Meskipun Beredar Bajakannya, Kurang dari Sebulan DreadOut Sukses Terjual 10.000 Kopi !

cover-dreadout

Apa yang dialami Digital Happiness dengan DreadOut-nya mungkin bisa menjadi inspirasi untuk para developer indie agar tidak terlalu memusingkan tentang pembajakan hasil karya. Melalui akun Twitter resminya, Digital Happiness dengan bangga mengkonfirmasikan bahwa mereka sudah berhasil menjual sekitar 10.000 kopi game DreadOut hanya dalam satu bulan sejak perilisan perdananya akhir Mei 2014 lalu. Padahal, hanya 24 jam sejak perilisannya, mereka sudah harus menghadapi aksi pembajakan yang menjual DreadOut dalam bentuk DVD retail.

Digital Happiness sendiri menambahkan dalam Tweet tersebut, bahwa dengan maraknya pembajakan ini tidak seharusnya membuat kita untuk berhenti berkreasi. “Ini cuma sekedar sharing saja agar developer lokal tidak berhenti berkarya meskipun dalam waktu 24 jam sudah beredar bajakannya,” ungkap Rachmad Imron, game producer dari DreaOut seperti dikutip dari pernyataan resminya kepada Duniaku.net.

duniaku-dreadout-2

DreadOut sendiri sampai saat ini hanya dijual dalam bentuk digital via Steam. Sampai saat ini, Digital Happiness memang masih belum memiliki rencana untuk merilis versi fisiknya. Mereka masih berkutat untuk memberikan update-update baru dan juga menyiapkan versi 32 bit dari Act pertama yang sudah dirilis. Jadi, jika kamu mendukung kreativitas para developer indonesia, tunjukkan dukunganmu dengan membeli versi originalnya melalui Steam di alamat ini dengan merogoh kocek sebesar US $14.99 atau US $13.49 selama Steam Summer Sale berlangsung hingga 30 Juni yang akan datang.


SHARE
Previous articleGRID Autosport Ingin Membawa Genre Racing ke Tingkat yang Lebih Tinggi
Next articleJump Jump Dzigh, Game Simpel nan Adiktif Pertama dari Own Games di Android
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.