SoulCraft 2 Lanjutkan Pertarungan Angel vs Demon di Android, Kini Dengan Mode Multiplayer

SoulCraft-2-1

Action RPG mobile, dan dirilis untuk Android. Namun Jangan sampai salah membacanya Citizen, karena ini bukanlan StarCraft IISoulCraft 2 League of Angels baru saja dirilis untuk Google Play Store. Mereka yang sudah memainkan prekuel dari game garapan developer Jerman MobileBits GmbH ini pasti sudah tidak sabar menunggu hadirnya sekuel game freemium SoulCraft, yang disebut-sebut sebagai salah satu Action RPG bernuansa Diablo terbaik untuk platform mobile. Apa yang menarik dari SoulCraft, kalian tidak mendapatkan aksi pertikaian dari makhluk seperti arc dan wizard, namun pihak berseberangan dalam SoulCraft adalah angel dan demon.

SoulCraft-2-2

Sama seperti prekuelnya, SoulCraft 2 masih melanjutkan konsep mekanis hack and slash RPG, serta dengan karakter berbasis job system yang istilahnya sedikit berbeda dari tipikal class RPG konvensional. Sekuelnya ini menambahkan mode multiplayer (kini kalian bisa menantang pemain lain dalam pertarungan multiplayer asynchronous, bayangkan seperti Clash of Clan, dan mengskustomisasi pertahananmu), beberapa pilihan karakter baru (ada tujuh karakter malaikat, dengan class dari warrior dengan pola serangan melee, atau mage yang fokus long range), dan opsi mengkustomisasi skill karakter. Single player campaign-nya pun juga baru, melanjutkan jalan cerita prekuelnya, dalam misi kalian menghentikan demon yang akan memicu apocalypse, dengan setting nyata seperti di New York, Tokyo atau Moskow. Apalagi game ini dirilis gratisan, sehingga tidak ada alasan lain sekadar mencoba memainkannya.

SoulCraft-2-3

Untuk grafisnya, kami memang baru sebentar saja mencobanya, namun keseluruhan grafisnya masih sama. Dengan tema serius pertarungan malaikat dan iblis, developer sepertinya tidak mau membuatnya terkesan gelap, karena justru visualisasinya penuh warna, meskipum bukan warna-warna yang cerah. Detailnya juga sama, dan efek-efek ability karakter pun terlihat begitu  menguasai layar. Apalagi kini developer memberikan dukungan untuk immersive mode khusus untuk pengguna Android 4.4, kalian bisa memainkannya dengan tampilan satu layar penuh. Bagi pengguna Nexus, atau smartphone / tablet lain yang tombol virtualnya menyatu dengan layar, akan merasakan mode immersive tersebut.

SoulCraft-2-4

Dan seperti game freemium lainnya, in-app purchase jelas menghiasi SoulCraft 2. Sebagian besar IAP-nya menawarkan mata uang sekunder dalam game, yaitu Gold — selain juga untuk membuang iklan. Kamu bisa membelinya dengan harga mulai Rp. 12 ribuan untuk 300 Gold, hingga Rp/ 350 ribuan untuk 7000 Gold. Memang dalam game kalian juga bisa mendapatkannya, namun tidak sebanding dengan harga tawaran item-item keren yang dijual di dalam game. Dan sepertinya jika malas grinding (diklaim bisa menyelesaikan game tanpa sepeser pun membeli IAP), kalian akan lebih memilih membeli Gold saja untuk mempercepat permainan.

SoulCraft-2-5

Oh ya, seharusnya juga akan ada versi iOS-nya, namun rupanya pihak developer lebih suka merilisnya lebih awal di Android. Kami akan mengupdate artikel ini ketika versi iOS-nya sudah dirilis nanti.

  • Dapatkan SoulCraft 2 versi Android melalui Google Play Store. Membutuhkan minimal Android versi 2.3.3 dan jatah storage 189 MB.

SoulCraft 2 – League of Angels (Official Release Trailer)

SoulCraft 2 Lanjutkan Pertarungan Angel vs Demon di Android, Kini Dengan Mode Multiplayer

Jangan sampai salah membacanya sebagai StarCraft II. SoulCraft 2 League of Angels yang baru saja dirilis ini menjadi sekuel salah satu Action RPG bernuansa Diablo terbaik untuk platform mobile.

Abaikan

Sumber: Facebook 


SHARE
Previous articleTujuh Kemungkinan Cameo di Guardians of the Galaxy
Next articleBattle of Heroes, Satu Lagi Game Tower Defense dari Developer Asal Jakarta
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.