Mengekstrak Kulit Manggis Bersama Empat CEO Studio Game Jogja dan Salatiga dalam Mbaktin!

Kabar gembira untuk kita semua, kulit manggis kini ada di Play Store..

Merasa tidak asing dengan potongan lirik di atas? Ya, lagu yang muncul dalam salah satu iklan produk kesehatan tersebut tiba-tiba menjadi sangat populer di media sosial dalam beberapa hari ini. Entah siapa yang memulainya, namun hanya dalam kurun waktu beberapa hari saja, kamu pasti sudah banyak menemukan berbagai lelucon, meme, dan komik yang mengangkat potongan lirik tersebut. Tak terkecuali dengan empat developer game asal Jogjakarta dan Salatiga ini, yang sepertinya juga terkena “virus” serupa. Empat developer yang semuanya CEO studio masing-masing terdiri dari Gathot Fajar (Creacle Studio), Jasson Prestilliano (Enthrean Guardian), Dennis Adriansyah (Amagine Interactive) dan Frida Dwi (Agate Jogja) ini akhirnya berkolaborasi untuk mewujudkan versi game-nya yang diberi judul dengan MbakTin Ekstrak Kulit Manggis!

Kredit, bukan nyicil lho ya.. :D

Game ini menyajikan sebuah gameplay yang simpel, dimana pemain hanya perlu menyentuh layar tepat di buah manggis sejumlah angka yang tertera di manggis tersebut untuk mengekstraknya. Untuk itu, pemain berpacu dengan waktu guna mengumpulkan ekstrak tersebut sebanyak-banyaknya sebelum waktu habis. Jangan sampai menyentuh layar lebih dari angka yang tertera, karena itu bisa mengurangi waktumu secara drastis. Skor yang bisa didapat ini nantinya bisa dikompetisikan dengan skor milik pemain lain dalam sebuah leaderboard yang terintegrasi. Selain itu, kamu juga bisa sharing skor yang kamu dapatkan ke berbagai media sosial seperti Facebook dan Twitter.

Ketika dihubungi oleh Duniaku, Dennis yang merupakan desainer dari game ini mengaku mereka membuat game ini atas dasar ide setelah buka bersama komunitas GameLan. Setelah mendapatkan ide, mereka berempat langsung mengeksekusinya dalam sebuah Game Jam mini, tepat setelah acara Debat Calon Presiden putaran terakhir hari Sabtu, 5 Juli 2014 kemarin. “Wacananya sih kemarin pas ada buber. Tapi baru tereksekusi Sabtu malam, mention-mention di Twitter, lalu lanjut chat Facebook,” ungkapnya. Yang menarik, game ini dikembangkan hanya dalam waktu sekitar enam jam saja! “Inti game-nya dikerjakan sejak dari habis debat capres sampe setelah subuh gitu. Setelah itu paling cuma polishing sama nambahin leaderboard,” lanjut Dennis.

Selain menyajikan tema dan grafis yang lucu, musik dalam game ini pun dikemas sedikit mirip dengan jingle aslinya, namun digubah menggunakan aransemen khas Jawa. Meskipun mirip dengan jingle aslinya, Dennis menjelaskan bahwa game ini bukanlah advergame atau semacamnya. “Kita ga cari duit kok dari game ini, purely community based game,” jelas Dennis. Terakhir, voice acting “MbakTin Guud” di akhir game dengan logat Jawa yang kental juga membuat game ini cukup menggelitik.

MbakTin Guudddd…

Tertarik untuk mengekstrak kulit manggis bersama MbakTin dan empat CEO studio game di Jogjakarta ini? MbakTin Ekstrak Kulit Manggis sudah tersedia untuk platform Android, dan bisa kamu download di alamat ini. Kabarnya, dalam waktu dekat game ini juga akan hadir dalam versi iOS dan Windows Phone-nya.


SHARE
Previous articleSega Adakan Audisi untuk Mencari Model Karakter dalam Game Yakuza Terbaru
Next articleEvent dan Update DivoSaga Indonesia di Bulan Ramadhan
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.