Review Sailor Moon Crystal Act 1: Usagi – Sailor Moon

Tsuki ni kawatte, oshioki yo!

Fans Sailor Moon pasti tahu dengan ucapan khas dari Usagi saat menjadi Sailor Moon. Setelah sekian lamanya, kita akan kembali mendengar Sailor Moon mengucapkan Tsuki ni kawatte, oshioki yo! (Dengan kekuatan bulan, akan menghukummu!). Sailor Moon Crystal adalah reboot dari anime Sailor Moon yang rilis 20 tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 1992. Sailor Moon Crystal ini dirilis untuk menyambut 20 tahun Sailor Moon yang semestinya jatuh pada tahun 2011, namun mengalami penundaan hingga baru bisa rilis pada 2014 ini.

Kabar baik bagi kita adalah bahwa Sailor Moon Crystal mengikuti cerita manga nya. Seperti pada episode pertama ini, Sailor Moon Crystal pun memakai judul chapter pertama di manga, yaitu “Act 1 : Usagi – Sailor Moon”. Sekilas ceritanya pun serupa, mengisahkan tentang gadis 14 tahun Usagi Tsukino yang merupakan pelajar yang tidak pintar. Ia mengidolakan seorang hero bernama Sailor-V yang sedang dibicarakan banyak orang. Saat menjalani hidup sehari-harinya, ia bertemu dengan seekor kucing yang dahinya tertempel band-aid. Usagi melepaskan band-aid itu dan malamnya ia didatangi sang Kucing. Kucing ini ternyata bisa berbicara dan mengaku bernama Luna. Luna memberikan Usagi sebuah bros, dan mengatakan bahwa Usagi terpilih sebagai seorang Pretty Guardian (bishojo senshi) dengan nama Sailor Moon. Usagi pun berubah dengan mantera “Moon Prism Power, Make Up”.

Melalui alat di bagian cepolnya (itu namanya cepol kan ya…), Usagi merasakan bahaya pada temannya, Yumiko, yang diserang oleh seseorang yang menyamar menjadi ibunya. Usagi pun mendatangi toko perhiasan milik ibunya Yumiko, dan harus menghadapi orang-orang yang terpengaruh kekuatan kristal dari orang yang menyamar jadi ibu Yumiko itu. Ternyata itu adalah Youma bernama Morga yang memakai kekuatan kristal untuk menyerap energi dan mengendalikan orang yang mengenakannya. Usagi yang masih ketakutan lalu menangis, dan suaranya membuat orang-orang yang mengejarnya berhenti. Tak lama kemudian ia mendapat saran dari suara misterius. Luna yang mendampinginya menyarankan Usagi menggunakan jurus Moon Tiara Boomerang untuk mengalahkan Youma Morga.

Setelah itu sosok misterius yang menjadi sumber suara sebelumnya melesat keluar dari toko perhiasan. Sosok yang mengenakan tuxedo berjubah dan betopeng ini mengaku bernama Mask Tuxedo. Usagi pun kembali menjalani hidup sehari-harinya, dengan adegan penutup sekilas sosok Ami Mizuno di kejauhan.

Tentunya karena ini merupakan anime adaptasi ada beberapa perubahan dibandingkan manganya, contoh adalah menghilangnya kacamata Sailor Moon yang kini berganti dengan cepol yang bisa menangkap suara bahaya. Lalu tentunya henshin dari Sailor Moon juga lebih fresh..dan rumit dibandingkan sebelumnya.

Review Sailor Moon Crystal Act 1: Usagi – Sailor Moon

Inilah reboot dari anime Sailor Moon yang rilis 20 tahun yang lalu. Sailor Moon Crystal dirilis untuk menyambut 20 tahun Sailor Moon yang semestinya jatuh pada tahun 2011, namun mengalami penundaan hingga saat ini.

Abaikan

Tentunya juga ada perubahan grafis pada karakter-karakternya. Jika dahulu Usagi dan kawan-kawannya terlihat lebih chubby, maka kali ini gambar di anime nya terlihat lebih langsing seperti di manga.

sailor moon crystal 00 sailor moon crystal 01 sailor moon crystal 02 sailor moon crystal 03 sailor moon crystal 04 sailor moon crystal 05 sailor moon crystal 06

Buat kamu fans Sailor Moon sejati, kini adalah saat yang tepat untuk bernostalgia bersama bishojo senshi kesayanganmu dengan animasi bergrafis HD. Sailor Moon Crystal dapat diikuti melalui channel Niconico. Sailor Moon Crystal diproduksi oleh Toei Animation.


SHARE
Previous articleReview Dawn of the Planet of the Apes: Kebijaksanaan Caesar Timbulkan Peperangan
Next articleDragon Nest New Update: Assassin Class “Aku Adalah Dirimu”
Toto yang merupakan pemerhati dunia komik dan game ini pernah menjalani karier sebagai editor buku anak selama 3 tahun. Bekerja dalam dunia anak membuat jiwa mudanya selalu ada dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini, orang yang melanjutkan karier nya sebagai perancang pameran ini suka bereksplorasi seni melalui tulisan dan gambar (desain), yang kebanyakan terinspirasi dari berbagai komik dan game kesukaannya.