BioShock Untuk PS Vita Seharusnya Akan Dibuat Seperti Final Fantasy Tactics

BioShock-PS-Vita

Pada tahun 2011 lalu, Ken Lavine, pencipta serial BioShock pernah mengungkapkan jika Irrational Games menyiapkan satu versi BioShock untuk PlayStation Vita selama press event Sony, bersamaan dengan pengumuman PS Vita. Hanya saja saat itu tidak banyak detail diungkapkan.

Ken Levine kemudian juga pernah menambahkan, jika game tersebut masih mereka kembangkan, dan bakal sama seperti kedua BioShock pertama, atau bisa juga menjadi versi BioShock Infinite untuk PS Vita. Lavine juga pernah berkata, jika dia lebih suka membuat game Vita tersebut unik. Berlanjut pada April 2012, ketika Irrational Games sedang disibukkan menyelesaikan Infinite, Levine menyatakan jika BioShock untuk PS Vita sedang di tunda proses pengembangannya.

Berlanjut sampai kemarin, kami mendapatkan kabar jika game BioShock untuk PS Vita ternyata sudah dibatalkan, karena tidak ditemukan kesepakatan antara Sony dengan Take Two selaku publishernya, meskipun Sony sudah bicara banyak ke publik bahwa game tersebut akan dibuat untuk PS Vita, bahkan ketika game itu sendiri belum dikembangkan. Lavine juga menambahkan, bahwa BioShock tersebut jika diteruskan pengembangannya, akan menjadi seperti tipikal game strategy seperti Final Fantasy Tactics, dan mengambil setting sebelum kejatuhan Rapture.

Sayang sekali ya, walaupun cerita dalam BioShock mungkin tidak sebesar Final Fantasy Tactics unsur politiknya, namun kami yakin akan memberi nuansa yag baru ketika memainkan sebuah BioShock secara mobile. Pemain PS Vita yang masih berharap mainkan BioShock di handheld, bisa saja men-streamingkan BioShock Infinite melalui PS4. 


SHARE
Previous articleNinja Online Buka Server Baru dan Event Football Carnival
Next articleGame-game Mobile Sega Kini Berada di Tangan Gumi, Makin Cepat Keluar Jepang
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.