Leo’s Fortune Menjadi Bukti Jika Grafis Sebuah Game Mobile Bisa Secantik Konsol

Leo's-Fortune-1

Terkadang gamer mobile yang menjatuhkan pilihan pada Android sebagai platform bisa frustasi karena suatu game mobile dirilis lebih awal di iOS, atau bahkan eksklusif untuk platform-nya Apple tersebut. Apalagi jika game tersebut adalah salah satu yang terbaik, seperti Leo’s Fortune.

Game dari developer indie asal Swedia, 1337 & Senri LLC yang sudah dirilis untuk iOS sejak akhir April 2014 lalu ini sangat populer, mendapat penilaian tinggi di mata gamer iOS. Selain dianggap sebagai game mobile dengan grafis paling cantik, gameplay platformer-nya yang juga memadukan unsur puzzle, meskipun sederhana namun tetap saja juga adiktif. Apa yang menarik jelas, figur karakterya, yaitu Leopold, seorang (sebuah atau seekor, ya?) makhluk bulat berbulu dengan aksen Eropa Timur yang kental, membuat karakteristiknya tersebut menjadi daya tarik tersendiri.

Leo's-Fortune-2

Dengan begitu tingginya rating game ini di iOS, gamer mobile Android awalnya sangsi Leo’s Fortune juga bakal ditransfer ke Android. Namun ternyata 1337 ingin game pertama mereka ini bisa dikenal luas, dan memutuskan juga merilis versi Android-nya, yang hadir di Play Store-nya Google sejak 11 Juli kemarin.

Leo's-Fortune-3

Seperti tipikal game action platformer mobile lainnya, plot game ini juga simple. Leopold di sini bertualang untuk mengambil kembali hartanya (dalam bentuk koin emas) yang dicuri. Pencurinya ceroboh, dan mereka meninggalkan jejak, koin-koin tersebut terjatuh di sepanjang level. Leo pun mengejar pencuri dengan memunguti koin yang berjatuhan tersebut, melalui 24 level platforming yang disisipi banyak unsur puzzle berbasis physic. Karena wujudnya yang berbentuk bola berbulu, maka mekanis game ini juga terbatas. Kontrol hanya sekadar menyapukan jari di sisi kiri atau kanan layar. Sisi kiri layar untuk menggerakkan Leo, dan touchscreen di sisi kanan untuk melompat (sapukan jari ke atas lalu tahan, akan membuat badannya mengembang lebih besar).

Kombinasi dua gerakan standar tersebut menjadi modalmu untuk melalui puzzle-puzzle atau rintangan dan jebakan yang juga mampu membuat kita berpikir sejenak bagaimana memecahkannya. Kalian bisa tahu sedang menghadapi puzzle ketika Leo berkata:  “Ah, it’s some kind of puzzle.” Seperti ketika harus mendorong sebuah kotak untuk mengaktifkan lever, atau memanfaatkan berat badan Leo untuk mengendalikan sebuah mekanis (misalnya, dengan berdiri di bagian pinggirnya) yang akan menggerakkan Leo, seperti ketika dia harus melalui celah yang lebar.

Leo's-Fortune-4

Namun ada juga rintangan yang menuntut kita untuk menggerakkan Leo dengan tepat selama aktifitas platforming-nya. Seperti ketika Leo dipaksa mengembangkan badannya untuk melayang di udara sehingga gerakannya melambat agar bisa melalui duri-duri di tanah, atau ketika ukuran badannya yang membesar itu bisa dimanfaatkan untuk menekan suatu tombol dan menggerakkan entah itu platform atau mekanis lainnya untuk membuka jalan baginya. Kontrol yang sederhana ini memang sempurna diterapkan untuk gadget ber-touchscreen.

Leo's-Fortune-5

Kemudian kekuatan lain game ini tidak lain adalah grafisnya yang mengagumgam, begitu cantik dan terlihat hidup. Memang dari pandangan mata kami, grafis versi Android kali ini tidak terlihat sebaik versi iOS-nya. Namun ketika kalian memainkannya dengan Android dengan layar beresolusi tinggi, terlihat betapa karakter dan background yang menjadi setting perjalanan Leo begitu mendetail dan realistis. Latar belakang setiap level juga terlihat memiliki beberapa layer, sehingga kesan dalam pada background-nya begitu terasa. Apa yang paling kami sukai adalah animasi Leo, karena setiap bergerak, melompat, atau ketika badannya mengembang, bulu-bulu halus di tubuhnya itu seakan ikut bergerak dengan lembutnya mengikuti arah lompatannya. Bagi pengguna Android ber-OS KitKat, khususnya yang memiliki tombol virtual pada layar, kalian juga bisa merasakan fitur immersive mode, dan menikmati game ini dengan tampilan satu layar penuh.

Leo's-Fortune-12

Game ini juga menjadi salah satu game yang diperlihatkan Google selama event Google I/O 2014 lalu. Karena memang Leo’s Fortune menjadi salah satu game yang bisa merasakan keuntungan fitur layanan Google Play 5.0. Karena itulah jika kalian memainkan (versi orisinal) game ini, selain fitur standar Play Games seperti leaderboard dan achievement, Leo’s Fortune juga mendukung cloud saving (gonta-ganti gadget tidak masalah, karena data save aman di cloud storage), notifikasi adanya quest baru, dan mungkin yang terbaik, game ini medukung permainan melalui kontroler game eksternal karena adanya standar gamepad dari Google. Sekali lagi, jika kalian memainkan versi orisinalnya, yang dijual seharga Rp. 59,000, baik di Play Store dan App Store. Oh ya, harga tersebut bebas dari in-app purchase!

Leo's-Fortune-11

Untuk kualitas visual setinggi apa yang ditawarkan 1337 melalui game pertama mereka ini, nilai tersebut sangat sepadan. Konten yang diberikan pun juga cukup banyak, karena dalam setiap level, ada beberapa tantangan yang bisa dikejar. Seperti melengkapi jumlah koin emas, tidak bioleh tewas sekali pun, hingga menyelesaikan game di bawah batasan waktu yang ditentukan. Berhasil memenuhi syarat tersebut akan memberi kalian bintang. Kumpulkan semua bintang, maka akan terbuka stage bonus. Selain itu, replay value maksimal didapatkan ketika kalian berhasil menyelesaikannya. Mode Hardcore akan terbuka, dengan tuntutan menyelesaikan game secepat mungkin dan tidak boleh tewas sekalipun, serta pencapaian nilainya bisa dipamerkan dengan teman lainnya melalui leaderboard.

Leo's-Fortune-10

  • Dapatkan Leo’s Fortune versi iOS melalui Apple App Store. Membutuhkan iOS minimal versi 7.0 dengan jatah storage 97.6 MB.
  • Dapatkan Leo’s Fortune versi Android melalui Google Play Store. Membutuhkan Android minimal versi 4.0.3 dengan jatah storage 293 MB.

Leo’s Fortune – 30 Second Launch Trailer (Android)

Leo’s Fortune Menjadi Bukti Jika Grafis Sebuah Game Mobile Bisa Secantik Konsol

Setelah Google memberi petunjuk selama Google I/O lalu, akhirnya Android mendapatkan Leo's Fortune, salah satu game terbaik dengan grafis tercantik untuk kelas mobile, yang sebelumnya hanya eksis di iOS.

Abaikan

Leo’s Fortune “Good Mornings” Gameplay Trailer HD

Leo’s Fortune Menjadi Bukti Jika Grafis Sebuah Game Mobile Bisa Secantik Konsol

Setelah Google memberi petunjuk selama Google I/O lalu, akhirnya Android mendapatkan Leo's Fortune, salah satu game terbaik dengan grafis tercantik untuk kelas mobile, yang sebelumnya hanya eksis di iOS.

Abaikan

Leo’s Fortune Story Trailer

Leo’s Fortune Menjadi Bukti Jika Grafis Sebuah Game Mobile Bisa Secantik Konsol

Setelah Google memberi petunjuk selama Google I/O lalu, akhirnya Android mendapatkan Leo's Fortune, salah satu game terbaik dengan grafis tercantik untuk kelas mobile, yang sebelumnya hanya eksis di iOS.

Abaikan

Leo’s Fortune – Launch Trailer

Leo’s Fortune Menjadi Bukti Jika Grafis Sebuah Game Mobile Bisa Secantik Konsol

Setelah Google memberi petunjuk selama Google I/O lalu, akhirnya Android mendapatkan Leo's Fortune, salah satu game terbaik dengan grafis tercantik untuk kelas mobile, yang sebelumnya hanya eksis di iOS.

Abaikan

Leo’s Fortune Five Star Trailer

Leo’s Fortune Menjadi Bukti Jika Grafis Sebuah Game Mobile Bisa Secantik Konsol

Setelah Google memberi petunjuk selama Google I/O lalu, akhirnya Android mendapatkan Leo's Fortune, salah satu game terbaik dengan grafis tercantik untuk kelas mobile, yang sebelumnya hanya eksis di iOS.

Abaikan

Rube Goldberg Machine Trailer for Leo’s Fortune

Leo’s Fortune Menjadi Bukti Jika Grafis Sebuah Game Mobile Bisa Secantik Konsol

Setelah Google memberi petunjuk selama Google I/O lalu, akhirnya Android mendapatkan Leo's Fortune, salah satu game terbaik dengan grafis tercantik untuk kelas mobile, yang sebelumnya hanya eksis di iOS.

Abaikan

Sumber: Official Website


SHARE
Previous articleKreator The Walking Dead Siapkan Film Animasi Pendek untuk Assassin’s Creed!
Next articleTekken 7 Dikonfirmasikan, Kini Gunakan Kekuatan Unreal Engine 4!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.