Versi Reboot FPS Legendaris Doom Resmi Dikonfirmasikan Selama QuakeCon 2014

Doom-1

Siapa pun yang mengetahui siapa itu John Carmack dan mengenalnya sebagai bapaknya genre FPS  pasti mengenal salah satu “anak”-nya, Doom. Serial game legendaris yang dianggap menjadi salah satu pencetus banyak gameplay FPS modern dewasa ini. Beberapa tahun setelah Doom 3 dirilis 3 Agustus 2004 silam, sudah banyak yang berharap id Software segera melanjutkannya dengan sekuel. Nama Doom 4 pun terdengar dari mulut sang penciptanya, sedang dalam masa pengembangan sejak awal tahun 2008.

Ekspetasi berkembang, dan antusias akan sekuelnya tersebut terus tumbuh, walaupun pada akhirnya kita juga mengetahui ada masalah di balik proses pengembangannya, yang kemudian memaksa game tersebut harus di-restart ulang, dalam sebuah versi reboot dari Doom klasik. Dan seperti yang sudah diumumkan melalui teaser trailernya selama E3 2014 lalu, Doom 4, atau yang kini disebut dengan nama resmi Doom saja, mendapatkan pengumuman resmi selama acara QuakeCon 2014 yang berlangsung mulai 17 – 20 Juli 2014.

DOOM Teaser | E3 2014

Versi Reboot FPS Legendaris Doom Resmi Dikonfirmasikan Selama QuakeCon 2014

Selama QuakeCon 2014, id Software dan Bethesda resmi mengkonfirmasikan Doom, atau yang sebelumnya dikenal (dan diharapkan) sebagai Doom 4. Apa saja yang bakal kita temui dalam versi reboot ini?

Abaikan

Doom baru ini kembali dengan gameplay cepat (lari sambil menembak) dan berdarah, seiring kalian kembali mengukur Mars menghalau invasi para prajurit demon dari neraka. Menurut komentar dari developer selama presentasi demo yang dimainkan melalui PC (menggunakan kontroler Xbox One) selama QuakeCon, kami mendapatkan beberapa poin penting dari versi reboot Doom ini.

Doom-2

Mulai dikembangkan untuk PlayStation 4, Xbox One dsan PC menggunakan versi terbaru engine grafis id Software, idTech 6 engine; mendukung 1080p pada 60 bingkai tiap detiknya; kemudian masih mempertahankan aspek klasik yang dicintai para penggemarnya seperti senjata berukuran raksasa (termasuk double-barrel shotgun), pertarungan / menghabisi musuh melalui serangan hand-to-hand yang brutal; kini demon bisa kita kita buat pingsan dengan tembakan, kemudian menendangnya tepat di wajahnya (untuk sebuah kepuasan); game ini diawali tepat di luar sebuah fasilitas penelitian besar di permukaan Mars; bagian lain demo id Software memperlihatkan kita bisa memotong tangan mayat dan menggunakannya untuk membuka pintu yang terkunci pemindai telapak tangan.

Doom-3

Lebih lanjut, kini ada (banyak) tong-tong yang bisa meledak (setelah ditembak); health karakter tidak bisa pulih, namun musuh menjatuhkan item untuk menambah kesempatan kalian makin banyak menendang pantat para demon; gerakan penghabisan hand-to-hand juga melibatkan senjata khas seperti gergaji mesin; ada mode multiplayer kompetitif; musuh mendapatkan efek damage secara dinamis, misalnya gergaji mesin bakal mengoyak tubuh mereka, dan double barrel shotgun membuat musuh meledak, atau untuk demon seperti mancubus diperlukan rocket launcher; ada gerakan parkour ringan, seperti melompat dua kali.

Sejauh ini, tidak belum ada kabar kapan Doom akan dirilis.


SHARE
Previous articleKritikan Tajam dari Para Pengemar Game “World of Warcraft”
Next articleHati-hati! Versi Palsu dari Dua Game Buatan Developer Indonesia Beredar di App Store
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.