Mengecewakan, PlayStation Mobile Hanya Bertahan Dua Tahun Saja!

Duniaku-PS-Mobile-3

Terakhir kami mendengar langsung dari perwakilan Sony selama Casual Connect Asia 2014 Mei lalu, bahwa mereka membuka lebih banyak dukungannya untuk developer indie, termasuk developer Indonesia, agar bisa mempublikasikan game mereka di platform PlayStation, khususnya PlayStation Mobile, melalui PSM Developer Program. Dan yang mengejutkan, dalam sebuan press release yang diunggah Sony melalui website resmi mereka di Jepang, Sony mengkonfirmasikan jika pihaknya akan menghentikan dukungannya untuk PlayStation Mobile (PSM).

Duniaku-PS-Mobile-4

Jangan kaget dulu, PSM tidak sepenuhnya ditutup. Sony hanya menghentikan dukungannya untuk perangkat yang mendapatkan label PlayStation Certified mulai dari Android 4.4.3 KitKat, hingga versi OS terbarunya nanti. Itu artinya, PSM masih bisa diakses secara normal di smartphone atau tablet yang menjalankan Android 4.4.2 KitKat. Hanya saja Sony juga tidak akan memastikan apakah ke depannya fitur seperti akses ke store PlayStation, mengunduh ulang konten dan game, juga akan tetap bisa dilakukan oleh Android yang disebutkan masih mendapatkan dukungan tersebut.

Duniaku-PS-Mobile-2

Seperti yang kami ulas sebelumnya, layanan yang pertama kali diungkapkan awal Oktober 2012 lalu ini bukan hanya milik gadget Android saja. PSM akan terus eksis, namun hanya untuk PlayStation Vita (PS Vita) dan PS Vita TV. Langkah ini jelas menjadi satu pukulan telak bagi pengguna Xperia, mengingat PSM menjadi salah satu senjata unggulan mereka (walaupun kami juga bisa mengaksesnya dari semua Android). Selain itu, penggemar PlayStation yang memang memanfaatkan maksimal akun mereka dan memainkan game yang ditawarkan di banyak platform Sony pun juga akan kecewa. Awalnya PSM dianggap akan menjadi kelanjutan sukses Sony menawarkan smartphone Android berwujud handheld, Xperia Play, yang memiliki beberapa konten khusus. Namun sayangnya, ketika PSM hadir, tidak ada game PSOne yang bisa dimainkan oleh PSM di Xperia, karena hanya PS Vita saja yang mendukung memainkan game klasik PSOne.

Duniaku-PS-Mobile-5

Memang sukar dipercaya Sony melakukan langkah ini, dan melepaskan dukungan pengalaman bermain game melalui toko digital khusus yang juga bisa diakses PS Vita, dan secara cross-platform tersinkronisasi dengan akun PSN — termasuk progress dan achievement-nya.  Yang pasti, semua Xperia unggulan dan flagship ke depannya yang menjalankan Android 4.4.3 akan kehilangan simbol PlayStation Certified. Dan Xperia-xperia modern tersebut juga tidak mungkin lagi (secara resmi tentunya) mendapatkan kontrol virtual yang diadaptasi dari kontroler Dual Shock-nya Sony.

Duniaku-PS-Mobile-12

Bisa jadi, eksperimen Sony mencoba membawa brand PlayStation untuk mendongkrak penjualan smartphone dan tablet Xperia mereka membutuhkan biaya yang sangat besar. Dan pada kenyataannya, usaha tersebut tidak berjalan dengan mulus, karena sejauh ini, sejak dikonfirmasikan 2 tahun lalu, hanya ada 72 game yang masuk kategori PSM di PlayStation Store. Bahkan dari semuanya (bisa kalian lihat daftarnya di sini), menurut kami hanya ada beberapa saja yang bisa dianggap sangat menarik (Chaos Ring-nya Media.Vision + Square Enix misalnya, atau yang namanya juga beken, Tokyo Jungle), dan mayoritas justru grafis dan kontrolnya biasa saja, serta masih banyak game mobile Android lain yang lebih baik (bisa kalian lihat di sini beberapa impresi game awalnya). Saat itu harapannya, PSM di Android bisa juga memainkan game-game klasik PSOne (sekali lagi, secara resmi, bukan via emulator).

Sumber: Sony


SHARE
Previous articleEvent Server Baru Perfect World Indonesia Masih Berlangsung
Next articleGalaxy Note 4 Dipastikan Lahir 3 September Bersama Samsung Gear VR
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.