Akhirnya, Harapan “iPhone” Menggunakan OS Android Terwujud Melalui Galaxy Alpha

Samsung-Galaxy-Alpha-2

Samsung menjawab desan-desus eksistensi Galaxy Alpha hari ini. Mereka mengumumkan smartphone Android dengan bingkai berbahan metal, yang oleh Samsung disebut sebagai “pendekatan desain yang baru.” Dan benar, hanya frame di sekelilingnya saja, untuk panel belakang Galaxy Alpha masih tetap berbahan plastik bertekstur dengan finishing mirip kulit, seperti kebanyakan seri Galaxy terbaru Samsung.

Samsung-Galaxy-Alpha-3

Melihat konfigurasi hardware-nya, Galaxy dengan kode nama SM-G850F ini pantas duduk di kelas menengah hingga kelas atas. Apa yang membuatnya mampu mendominasi chart data hasil benchmark adalah chipset terbaru racikan Samsung, Exynos 5433 Octa Core (empat core Cirtex-A15 pada kecepatan 1.8GHz + empat core Cortex-A7 dengan kecepatan 1.3GHz), namun dipadukan dengan hanya layar Super AMOLED 4.7-inchi yang resolusinya HD 720p saja. Kami bisa menduga, luncurkan benchmark AnTuTu, hasilnya bisa saja melebihi 40 ribu poin. Sangat cocok untuk mengganggu chipset lain yang seharusnya lebih kuat darinya, namun jika dibebani resolusi layar Full atau Quad HD, susah berada di atas 40 ribu.

Samsung-Galaxy-Alpha-4

Melengkapi combo prosesor canggih dan resolusi yang sudah cukup untuk mata manusia tersebut, ada memory RAM 2GB, dan internal storage 32GB. Seperti iPhone, atau tipikal Nexus-nya Google, tidak ada slot micro SD di sini. Sepertinya Samsung mulai mau mengikuti selera, atau trik Google dalam menawarkan smartphone / tablet yang lebih mahal, dengan jatah storage internal yang lebih besar. Apalagi Android 4.4 KitKat memiliki batasan untuk micro SD / eksternal storage. Kalian tidak akan bisa dengan mudah menyalin file dari internal storage ke eksternal / micro SD, kecuali sedikit memodifikasi sistemnya melalui akses SuperUser. Samsung memang dikabarkan juga akan menyediakan versi 64GB Galaxy Alpha, namun anehnya, tidak disebutkan dalam konfirmasi mereka. 

Samsung-Galaxy-Alpha-5

Samsung-Galaxy-Alpha-6

Beberapa fitur lain yang bisa dibanggakan Samsung dari Galaxy Alpha antara lain: profil yang sangat tipis, hanya dengan ketebalan 6.7mm saja, serta beratnya pun tidak akan membuat penggunanya tersiksa, karena hanya 115-gram. Kombinasi keduanya dan layar 4.7-inchi, menghasilkan profil tubuh yang ideal untuk pengoperasian dengan satu tangan. Sarana fotografinya diserahkan pada kamera utama 12-megapixel, kamera depan 2.1-megapixel, mampu merekam video dengan kualitas 4K pada 30fps, ada konektivitas WiFi a/b/g/n/ac, Bluetooth 4.0, NFC dan baterainya 1860-mAh. Dan juga seperti Galaxy S5, untuk Galaxy Alpha yang akan menarget pasar iPhone 6 ini Samsung juga menyematkan sensor pemindai sidik jari pada tombol Home-nya, dan sensor detak jantung diposisikan di bagian belakang, dekat dengan lensa kameranya.

Samsung-Galaxy-Alpha-9

Samsung menyebutkan jika Galaxy Alpha mulai tersedia September 2014 mendatang, dan ditawarkan dengan pilihan warna Charcoal Black, Dazzling White, Frosted Gold, Sleek Silver, dan Scuba Blue. Indonesia juga dipastikan bakal mendapatkannya, karena sertifikat penjualannya juga sudah diajukan bersama beberapa tipe Galaxy baru Samsung, termasuk di sana Galaxy S5 Neo dan juga Galaxy S5 dual SIM. Namun untuk Galaxy Alpha ini, yang sudah mendapatkan sertifikatnya sejak akhir Mei 2014 lalu, belum diketahui kapan bakal mulai ditawarkan oleh Samsung Mobile Indonesia.

Samsung-Galaxy-Alpha-7

Samsung-Galaxy-Alpha-8

Spesifikasi Samsung Galaxy Alpha

  • Network: LTE Cat.6 (300/50Mbps)
  • Display: 4.7” HD Super AMOLED (1280 x 720)
  • AP: Octa Core (Quad 1.8GHz + Quad 1.3GHz)
  • OS: Android 4.4.4 (KitKat)
  • Camera: 12MP (rear) + 2.1MP (front)
  • Camera Features: Beauty Face, Dual Camera, HDR (High Dynamic Range), Panorama, Selective Focus, Shot & More, Virtual Tour
  • Video: UHD 4K (3840 x 2160) @30fps
  • Video Codec : H.263, H.264(AVC), MPEG4, VC-1, Sorenson Spark, MP43, WMV7, WMV8, VP8
  • Video Format : MP4, M4V, 3GP, 3G2, WMV, ASF, AVI, FLV, MKV, WEBM
  • Audio Codec : MP3, AMR-NB, AMR-WB, AAC, AAC+, eAAC+, WMA, Vorbis, FLAC
  • Audio Format : MP3, M4A, 3GA, AAC, OGG, OGA, WAV, WMA AMR, AWB, FLAC, MID, MIDI, XMF, MXMF,
  • IMY, RTTTL, RTX, OTA
  • Additional  Features: Ultra Power Saving Mode, Download Booster, Quick Connect, Private Mode
  • Google Mobile Service: Chrome, Drive, Photos, Gmail, Google, Google+, Google Settings, Hangouts, Maps, Play Books, Play Games, Play Newsstand, Play Movie & TV, Play Music, Play Store, Voice Search, YouTube
  • Connectivity: WiFi: 802.11 a/b/g/n/ac HT80, MIMO(2×2) Bluetooth®: 4.0 BLE / ANT+
  • USB: USB 2.0
  • NFC
  • Sensor: Accelerometer, Gyro Sensor, Geomagnetic Sensor, Hall Sensor, Light Sensor, Proximity Sensor, Gesture Sensor, Fingerprint Sensor, HR Sensor
  • Memory: RAM : 2GB
  • Internal Memory : 32GB
  • Dimension: 132.4 x 65.5 x 6.7 mm, 115g
  • Battery: 1,860 mAh

Samsung GALAXY ALPHA “Just Alpha” Official Video

Akhirnya, Harapan “iPhone” Menggunakan OS Android Terwujud Melalui Galaxy Alpha

Samsung menjawab desan-desus eksistensi Galaxy Alpha hari ini. Mereka mengumumkan smartphone Android dengan bingkai berbahan metal, yang oleh Samsung disebut sebagai "pendekatan desain yang baru."

Abaikan

[cb type=”company”]Samsung Electronics[/cb]

Sumber: Samsung


SHARE
Previous article“Fun’iki” Kacamata Pintar dari Jepang yang Siap Bersaing dengan Google Glass
Next articleGamescom 2014: Shadow Realms, IP Baru BioWare Dalam Online-RPG
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.