Table-Top Games Digital Akankah Menggantikan Table-Top Games Tradisional?

table-top games digital

Table-top games makin banyak dilahirkan kembali dalam versi digital (Small World, Ticket to Ride, Dominion), atau bahkan memang dibuat langsung untuk digital (Hearthstone). STEAM mempunyai kategori “board game”. LINE mengadaptasi Monopoly menjadi LINE Let’s Get Rich yang ramai dimainkan penggunanya. Apakah tren ini akan menumbangkan table-top games tradisional (fisik) yang baru saja mencuat kembali ke permukaan?

Table-top games dan digital games (pada umumnya) mempunyai irisan pemain yang cukup besar. Kehadiran table-top games digital bagaikan usaha untuk memurtadkan para table-top gamer di irisan tersebut (yang juga suka memainkan digital games). Alasannya sederhana, table-top games digital bisa dimainkan kapan saja tanpa harus memanggil dan menunggu teman-teman berkumpul (itu pun kalau mereka setuju untuk memainkan game pilihan kita!).

 

table-top games digital dominion

Table-top games menyediakan kepraktisan lain: tidak perlu menata komponen permainan dan tidak perlu mengocok kartu. Permainan berlangsung cepat dan kita tidak perlu komplain apabila teman bermain kurang pandai mengocok kartu. Hal seperti ini paling terasa dalam card game digital seperti Dominion Online. Ada banyak kartu yang perlu dipilih dan ditata; semua itu beres dalam sekejap oleh apabila kita bermain versi digitalnya.

Table-top games digital juga sering menawarkan mode permainan online: melawan manusia alih-alih AI. Kita bisa membuat janji dengan teman, menunggunya muncul di forum, lalu bermain bersama. Kita juga bisa mengobrol bersama teman kita pada fitur chat.
Hal terbak dari table-top games digital adalah harganya yang jauh lebih murah daripada Table-top games fisik. Bagi kita yang tinggal di “ujung dunia”, membeli table-top games fisik berarti membayar ongkos kirim yang hampir setara dengan harganya. Untuk membeli table-top games digital, kita tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Sebagai bonus, kita bisa mendapatkan game kita saat itu juga, tidak perlu menunggu beberapa minggu seperti table-top games fisik impor.

 

smallworld table-top games digital

Dengan semua keunggulan tersebut, akankah table-top games digital menghapus yang fisik?

Nah, sekarang kita harus mengingat betapa payahnya sambungan internet di negeri kita. Keadaan putus-sambung-putus-sambung bisa membuat lawan dari negara lain marah-marah. Ticket to Ride online mengakali hal ini dengan cerdik: menggantikan pemain yang koneksinya terputus dengan AI. Tapi kita kehilangan permainan; lawan-lawan tidak bisa kita minta untuk menunggu.

Selain itu, bagaimana kolom chat bisa menandingi kumpul-kumpul dan interaksi sejati bersama teman-teman? Obrolan terasa kurang hidup. Kita juga tidak bisa saling bertukar camilan apabila bermain table-top games secara online.

table-top games digital arkana

table-top games digital combo

Jangan lupa juga bahwa table-top games fisik tidak hanya dibuat untuk dimainkan, tapi juga dikoleksi. Figur, komponen, desain papan–hal-hal tersebut hanya menjadi kenikmatan visual dalam table top games digital. Dan permainan apa yang lebih baik untuk menghibur tamu daripada cardgame? Dengan persiapan permainan yang lebih mudah daripada boardgame dan sifatnya yang lebih familier bagi semua umur, cardgame menjadi pilihan pertama untuk kita tawarkan kepada tamu yang bukan gamer.

Oleh karena itu, umur table-top games fisik masih panjang.


SHARE
Previous articleRegister Yourself to Welcome World in AyoDance
Next articleIGS 2014: Dari Game Baru hingga Aksi Perkusi Penuh Semangat di Booth Publisher
CTO Artoncode Indonesia ini mengawali karirnya sebagai salah satu pendiri Matahari Studio, pengembang game besar pertama di Indonesia. Saat ini dia mulai tertarik untuk membagikan buah pikirannya mengenai dunia game lewat tulisan.