Satu Lagi Game Assassin’s Creed akan Hadir Tahun Ini Selain Unity dan Rogue

cover-acrogue

Jika Assassin’s Creed (AC) Unity dan AC Rogue tidak cukup untuk memuaskanmu tahun ini, Ubisoft rupanya masih memiliki satu game AC lain untuk kamu mainkan. Namun bedanya, kali ini AC yang hadir bukan dalam bentuk video game, melainkan board game monopoli. Ya, produsen monopoli berlisensi di Amerika, USAopoly sudah mengkonfirmasikan bahwa mereka kini tengah menyiapkan AC Monopoly, monopoli yang terinspirasi dari franchise buatan Ubisoft tersebut!

Kamu masih akan menemui gameplay ala monopoli standar dalam game ini, namun “dipoles” dengan menambahkan nuansa AC di dalamnya. Terdapat enam assassin yang bisa kamu mainkan antara lain Altair, Ezio, Connor Kenway, Aveline, Edward Kenway dan Arno Dorian. Keenam Assassin ini akan menggantikan bidak standar yang kamu temui dalam monopoli lain seperti topi, kapal, dan gerobak. Properti-properti yang diperjualbelikan pun diambil dari lokasi-lokasi historis yang kamu temui dalam franchise tersebut. Untuk menggantikan dolar, dalam monopoli AC ini terdapat Abstergo Credits yang menjadi mata uangnya. Abstergo Industries dan Abstergo Entertainment juga menjadi dua properti paling mahal di monopoli ini.

duniaku-acmonopoly-1

Oiya, nuansa assassin juga tercermin dari artwork Rich “Uncle” Pennybags atau yang selama ini kita kenal sebagai Mr. Monopoly. Biasanya kita melihat “paman kaya” ini menggunakan topi dan berdandan ala bisnisman, namun di monopoli AC ini Mr. Monopoly menggunakan jubah dan tudung assassin!

Sayangnya, sampai artikel ini ditulis USAopoly mengungkapkan bahwa monopoli ini hanya akan dirilis secara eksklusif di Eropa saja. Untuk jadwal rilisnya, USAopoly mengkonfirmasikan bahwa monopoli ini akan dirilis pada medio Oktober – November yang akan datang.

[Sumber: Polygon/Gamespot]


SHARE
Previous articleIntel Atom Dapatkan Unity 3D, Siap Dapatkan Dukungan Lebih Banyak Mobile Game
Next articleGamescom 2014: Halo Channel, Cara Microsoft Manjakan Penggemar Halo
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.