PAX 2014: Berkat Ninja Theory, Disney Infinity Jadi Bernuansa DmC!

duniaku-disneyinfinitydmc-1

Developer versi reboot dari Devil may Cry (DmC), Ninja Theory sudah mengkonfirmasikan satu judul baru dalam Gamescom 2014 pertengahan Agustus 2014 lalu, Hellblade. Selain ingin menawarkan sebuah properti intelektual baru, Hellblade juga menjadi tonggak sejarah bagi Ninja Theory, karena untuk pertama kalinya mereka mencoba jalur indie dalam game ini, tanpa campur tangan publisher untuk memasarkannya. Banyak yang bertanya-tanya, apa ya yang dilakukan Ninja Theory dalam masa “nganggur” kurang lebih satu tahun antara perilisan DmC dan konfirmasi Hellblade?

PAX 2014: Berkat Ninja Theory, Disney Infinity Jadi Bernuansa DmC!

.. terutama untuk sistem pertarungannya

Abaikan

Akhir pekan lalu Ninja Theory membeberkan kegiatan mereka selama satu tahun ini. Dalam event PAX Prime 2014, Ninja Theory mengungkapkan bahwa masa “nganggur” tersebut mereka manfaatkan dengan “bermain” Disney Infinity! Tentu bukan bermain dalam arti sebenarnya, melainkan membantu Avalanche Software untuk mengembangkan Disney Infinity 2.0 yang menghadirkan para karakter superhero dari universe Marvel.

duniaku-disneyinfinitydmc-2

Seperti dikutip dari Destructoid, Ninja Theory mengkonfirmasikan bahwa mereka membantu Avalanche dalam mengembangkan tiga karakter dalam Disney Infinity 2.0 antara lain Loki, Green Goblin, Ronan The Accuser dan Princess Jasmine. John Vignocchi, salah satu staff kunci dari Disney Interactive mengungkapkan bahwa Ninja Theory sudah bekerja sama dengan mereka sejak bulan Februari 2014 lalu. Kemampuan dan pengalaman Ninja Theory dalam membuat sistem pertarungan dalam game-game yang sudah dikembangkan menjadi aspek yang ingin Disney lihat mereka implementasikan dalam Disney Infinity 2.0 ini.

Selain dikenal dengan game-game seperti DmC, Enslaved: Journey to the West dan Hellblade, Ninja Theory juga dikenal membesut beberapa game mobile. Salah satunya adalah Fightback yang mereka luncurkan di iOS pada Desember 2013 lalu. Hellblade sendiri saat ini masih dalam tahap pengembangan awal, dan karena kali ini memilih jalur indie, mereka ingin juga melibatkan para penggemarnya untuk mengikuti tahap demi tahapnya serta memberikan saran-saran yang berharga.

[Sumber: Polygon/Kotaku]