Buat Elo yang Suka Nge-Bully, Siap-Siap Aja Ngadepin Jagoan-jagoan Ini!

Breakout2

Kalau kamu suka nge-bully, siap-siap menghadapi mereka. Kalau kamu adalah korban bullying, tenang saja, mereka akan selalu ada di belakangmu. Ya, Marvel kembali mempromosikan pesan mereka secara kreatif, dan mereka kembali berkampanye kreatif melalui variant cover. Kali ini Marvel mengkampanyekan gerakan anti-bullying. Mengingat permasalahan bullying melingkupi permasalahan remaja yang notabene di antaranya adalah pembaca komik Marvel, maka kampanye ini dianggap tepat sasaran.

Marvel Entertainment bekerja sama dengan STOMP Out Bullying mengadakan kampanye anti-bullying di bulan Oktober ini. STOMP Out Bullying organisasi yang memimpin program nasional untuk pencegahan bullying dan cyberbullying pada anak dan remaja di Amerika Serikat.

“The center of Marvel’s storytelling history is the eternal struggle between good and evil, with many of its greatest Super Heroes having to contend with — and rise above — bullying, in all its forms. We are proud to join forces with STOMP Out Bullying on its important bullying prevention awareness mission. We hope that all our fans take a moment this month to educate themselves on the need to stop bullying among our youth by checking out the free resources STOMP Out Bullying has to offer.

We are privileged to join forces with Marvel Entertainment on this critically important bullying and cyberbullying prevention campaign,” said Ross Ellis, founder and Chief Executive Officer of STOMP Out Bullying. “Bullying and cyberbullying have reached epidemic proportions, with one out of every four kids being a victim. And bullying transcends race, ethnicity, gender, and sexual orientation; in fact, some of Marvel’s greatest Super Heroes were themselves bullied as kids and teens. But just as Spider-Man, Captain America, and Marvel’s many other Super Heroes were able to triumph and go on to combat evil, so can every one of us be a Super Hero in our own right by standing up and joining the fight to eradicate bullying.”

–  Axel Alonso, Editor in Chief Marvel Comics.

Komik-komik yang akan mendapat variant cover anti-bullying di bulan Oktober antara lain adalah:

Rocket Raccoon #4 oleh Pascal Campion

marvel antibullying (4)

Rocket dan Groot tampak sedang menemani seorang anak yang sedang makan tapi tampak dikucilkan di kantin.

Guardians of the Galaxy #20 oleh Stephanie Hans

marvel antibullying (2)

Gamora tampak sedang menemani seorang anak perempuan yang tidak diajak teman-temannya yang tampak sedang bermain sepak bola.

Hulk #7  oleh Pascal Campion

marvel antibullying (3)

Hulk si raksasa hijau tampak sedang menghibur seorang pemain American Football yang di-bully teman setimnya.

Legendary Star-Lord #4 oleh  Paul Renaud

marvel antibullying (5)

Star-Lord sedang menghibur seorang anak alien yang tampak habis di-bully teman-temannya. Star-Lord mengaku pernah menjadi korban bully namun sekarang ia menjadi sosok legendaris. Walaupun mengaku begitu, tampaknya sang bocah alien tidak familiar dengan nama Star-Lord.

Captain America #25 oleh  Kalman Andrasofszky

marvel antibullying (1)

Captain America tampak sedang mencegah seorang anak yang hendak membully temannya.

Avengers #36

Inhuman #7

Hal yang menarik penulis adalah entah kenapa Marvel tidak melibatkan superhero seperti X-Men atau Spider-Man dalam masalah bullying ini. Mengingat Peter Parker jelas-jelas adalah korban bullying, dan X-Men seringkali mendapat masalah diskriminasi sebagai mutant dan sering mendapat bully dari masyarakat. Kemungkinan hal ini disebabkan karena Marvel menyelaraskan kampanye dengan perilisan film terdekat yaitu Guardians of the Galaxy (2014) dan The Avengers : Age of Ultron (2015).

Sumber: Marvel.com


SHARE
Previous articleRobin Williams Akhirnya Diabadikan Sebagai NPC dalam World of Warcraft
Next articleLytogame Festival 2014 Bakal Dimeriahkan Artis Ibukota!
Toto yang merupakan pemerhati dunia komik dan game ini pernah menjalani karier sebagai editor buku anak selama 3 tahun. Bekerja dalam dunia anak membuat jiwa mudanya selalu ada dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini, orang yang melanjutkan karier nya sebagai perancang pameran ini suka bereksplorasi seni melalui tulisan dan gambar (desain), yang kebanyakan terinspirasi dari berbagai komik dan game kesukaannya.