Jangan Beli Versi Bajakan The Sims 4 Kalau Kamu Tidak Mau Mengalami Hal Ini

The Sims 4

Banyak cara yang dilakukan developer dan publisher untuk memerangi pembajakan, contohnya adalah mengharuskan pembeli untuk mendaftarkan game yang sudah mereka beli secara online. Namun, apa yang dilakukan oleh Maxis dan EA untuk memerangi pembajakan di The Sims 4 ini tergolong unik dan kreatif. Bukan menjadi rahasia memang, bahwa The Sims memang adalah salah satu judul “favorit” bagi para pembajak karena memiliki basis penggemar yang cukup besar. Dibanding mengimplementasikan anti pembajakan atau Digital Rights Management (DRM), Maxis dan EA lebih memilih untuk “menggangu” para pemain yang membeli versi bajakan dari The Sims 4.

Bagi kamu yang pernah memainkan The Sims sebelumnya, kamu pasti mengetahui bahwa Sims kita seringkali “melindungi” bagian tubuh mereka dengan pixel-pixel awan saat mereka menggunakan shower, toilet atau bathtub. Hal ini juga terjadi dalam The Sims 4, namun bedanya jika kamu memainkan versi bajakannya, maka pixel-pixel tersebut akan tetap berada di layar meskipun Sims-mu sudah mengenakan pakaian. Bukan hanya itu, bahkan pixel-pixel ini akan terus melebar hingga memenuhi layar sehingga layarmu akan penuh dengan pixel-pixel dan mengaburkan pandanganmu seutuhnya…

The Sims 4 anti piracy

Belum ada tanggapan resmi dari EA maupun Maxis mengenai masalah ini. Beberapa pemain mengungkapkan bahwa bug ini bisa terjadi bahkan bagi yang membeli versi originalnya dan menuntut EA dan Maxis segera merilis patch untuk memperbaikinya. Namun, mayoritas pemain setuju, bahwa bug ini hanya ditemui dalam versi bajakan atau kopi game yang menggunakan aplikasi crack. Kita tunggu saja konfirmasi resmi dari EA maupun Maxis.

[Sumber: PlayerAttack/VG247]


SHARE
Previous articleAkibat Overdosis Main Game, Orang ini Duel Sama Bapaknya
Next articleSongoku Vs Superman Beradu, Siapa Menang?

Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.