7 Fakta yang Harus Kamu Ketahui Tentang Resident Evil: Revelations 2

Resident Evil: Revelations 2

Capcom dan Sony membawa kejutan dalam konferensi pers pre-TGS 2014 SCEJA pada awal September 2014 lalu. Mereka mengkonfirmasikan sekuel dari seri Resident Evil (RE): Revelations yang mengawali debutnya justru di handheld. Yang menarik, tidak ada 3DS yang notabene “berjasa” dalam melambungkan nama Revelations untuk target platform game ini. Mereka hanya mengkonfirmasikan di akhir teaser trailer bahwa game ini akan dirilis untuk PS3, PS4, Xbox 360, Xbox One dan PC (secara digital via Steam).

Capcom menjanjikan ada banyak hal yang baru dalam game ini, mulai dari setting, kisah hingga karakter utama yang bisa kamu mainkan. Tidak akan ada Chris atau Jill dalam karakter utama game ini, dan Capcom sudah berencana akan membeberkan detail lebih banyak saat TGS 2014 yang akan berlangsung mulai 19 September 2014 yang akan datang. Namun TGS belum juga bergulir, tetapi detail dari RE: Revelations 2 ini sudah dibocorkan lebih dulu oleh majalah Gamesmaster. Siapa karakter utama dalam game ini? Di mana settingnya? Berikut ini adalah 10 fakta yang harus kamu ketahui tentang game ini.

revelations

7 Fakta yang Harus Kamu Ketahui Tentang Resident Evil: Revelations 2

Mulai dari setting, karakter utama, hingga musuh baru!

Abaikan


1

Setting Waktu dan Tempat


Resident Evil: Revelations 2

RE: Revelations 2 akan ber-setting di antara event RE 5 dan RE 6. Sekuel kali ini akan berlokasi di sebuah fasilitas penahanan yang terletak di sebuah pulau yang sudah lama ditinggalkan.


2

Claire akan Menjadi Protagonis Utama


Resident Evil: Revelations 2

Ya, tidak ada Chris maupun Jill, melainkan Claire yang akan menjadi karakter utama dalam game ini.


3

Claire Tidak akan Sendirian


Resident Evil: Revelations 2

Melainkan akan dibantu oleh Moira Burton. Mendengar namanya mungkin kamu sudah bisa menebak. Ya, Moira adalah putri dari Barry Burton!


4

Bisa Dimainkan Single Player maupun Co-op


Campaign game ini bisa dimainkan seorang diri, atau bersama pemain lain secara co-op. Campaign akan dimulai saat Claire dan Moira tersadar setelah diculik. Gameplay dalam game ini akan ditampilkan dalam 1080p dan menggunakan framerate 60 fps (untuk konsol current gen dan PC)


5

Dua Karakter, dua Gaya Berbeda


Resident Evil: Revelations 2

Baik Claire maupun Moira memiliki gaya bertarung yang berbeda. Claire lebih terfokus pada pertarungan melawan zombie, sedangkan Moira lebih bertindak sebagai support saja, baik untuk menyembuhkan (menggunakan herb), maupun menggunakan alat-alat pendukung seperti senter. Permainan akan berakhir jika hanya Claire yang tewas, dan satu-satunya tugas Moira adalah menjaga Claire agar tetap hidup.


6

Kembali ke Asal


Resident Evil: Revelations 2

Tidak seperti RE 5 maupun RE 6 yang banyak memiliki bumbu action, gameplay dalam RE: Revelations 2 ini akan lebih bernuansa survival horror, atau lebih mirip dengan prekuelnya yang sekaligus membawa kembali pemain merasakan nuansa gameplay khas RE klasik.


7

Terdapat Satu Jenis Musuh Baru


Game ini akan memperkenalkan satu tipe musuh baru, Afflicted. Musuh ini terlihat seperti Zombie, namun akan banyak hal yang membedakan keduanya. Afflicted bisa memberikan damage yang besar kepada pemain dan juga bisa bergerak dengan sangat cepat. Tipe musuh baru ini juga memberikan banyak pilihan kepada pemain mengenai bagaimana cara melawannya, apakah langsung menghadapinya secara langsung, melawan secara diam-diam, atau berlari ke tempat yang lebih tinggi untuk menghemat peluru.

Mengingat TGS 2014 belum bergulir, besar kemungkinan Capcom akan membeberkan banyak detail lain dari RE: Revelations 2 dalam event tersebut. Bagaimana para penggemar survival horror? Siap untuk berpetualang bersama Claire dan Moira? Nantikan RE: Revelations 2 yang menurut rencana akan dirilis pada awal 2015 mendatang.

[Sumber: Push-Start/VG247]


SHARE
Previous article“INITIVIUM PES2013 Series” Mempersembahkan Tournament Piala Bergilir Walikota Bandung
Next articleFairy Tail Online Sudah Siap Dirilis WaveGame di Indonesia

Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.