IFA 2014: Ketika “Asisten Pribadi” Seperti Ini Terus Ikut dan Menggandeng Tanganmu Kemana Saja!

Moto-360-9

Kita mengenal salah satu Android Wear pertama, Motorola Moto 360 sudah sejak Maret 2014 lalu, meskipun saat itu baru diklaim sebagai versi purwa rupa saja. Baru kemudian bersamaan dengan ajang IFA 2014 di Berlin, Motorola berani menegaskan debut resmi smartwatch tersebut bersama dua jagoan Android barunya, Moto G dan Moto X.

Motorola walaupun sudah dibeli oleh Lenovo, namun tetap masih memiliki hubungan khusus dengan Google. Wajar jika smartwatch Android Wear lainnya datang dari Motorola. Apa yang menarik dari Android Wear ini adalah desainnya. Jika tipikal smartwatch berbentuk kotak, maka Moto 360 memilih bulat, seperti jam tangan konvensional. Hanya LG saja yang baru-baru ini meniru langkah Motorola dengan bentuk jam tangan tradisional tersebut melalui LG G Watch R.

Moto-360-1

Untuk debut resminya kali ini, Motorola mengungkapkan beberapa hal yang masih mereka sembunyikan sebelumnya, khususnya mengenai hardware Moto 360. Spesifiksinya memang mirip seperti Android Wear lainnya, karena memang ada semacam patokan oleh Google apa saja yang bisa dijalankan oleh smartwatch yang menjalankan Android Wear. Sedangkan khusus untuk prosesornya, rupanya Motorola mencoba untuk berbeda dengan memilih TI OMAP 3, bukanya Snapdragon 400 seperti pada Android Wear lainnya. Beberapa bagian hardware lainnya, seperti internal storage 4 GB, RAM 512 MB, dan baterai 350-mAh. Lebih jelasnya silahkan lihat gambar di bawah.

Moto-360-8

Melalui situs resminya diketahui jika Moto 360 sudah bisa dibeli sejak 5 September lalu melalui toko online Motorola, Google Play, dan juga Best Buy. Kalian langsung mendapatkan 6 Moto theme custom yang memanfaatkan bentuk layarnya yang membulat. Sedangkan pilihan strapnya ada tiga yang berbahan kulit (termasuk hitam dan abu-abu, dan ada variasi abu-abu berbahan suede, yang hanya dijual di Best Buy), dan dua lainnya berbahan metal. Untuk yang berbahan kulit dipatok dengan harga US $250, atau sekitar 2,9 jutaan. Sedangkan yang metal lebih mahal sekitar 900 ribuan.

Setiap paket pembelian juga termasuk docking khusus untuk men-charge baterainya secara wireless (lihat gambar di atas). Satu poin lebih, mengingat kompetitor tidak memiliki fasilitas semacam itu. Akhir tahun ini, Motorola juga bakal menyediakan opsi aksesoris lainnya, seperti strap kulit dengan harga sekitar 350 ribuan, strap metal, dan juga wireless charging.

Moto-360-11

Sebagai asisten pribadi yang selalu sigap, Moto 360 memungkinkan kita untuk melihat notifikasi dengan sekadar memutar pergelangan tangan, dengan memanfaatkan beberapa sensor sehingga bisa otomatis aktif ketika berada pada posisi seperti ketika user melihat ke arahnya – sepertinya ini sama dengan fitur Active Display yang diterapkan Motorola untuk Moto X. Bahkan perintah “Ok Google” yang sama juga bisa kamu serukan untuk membangkitkannya dari kondisi standby, sama seperti smartphone dengan “ratusan wajah” tersebut. Soal sensor, Android Wear ini juga memiliki sensor heart rate untuk mengukur detak jantung.

Moto-360-7

 

Menurut Motorola, mereka memilih bentuk bulat karena memiliki tujuan berbeda dibandingkan produsen smartwatch lainnya dengan bingkai persegi panjang, yang beralasan mampu menampung lebih banyak pixel. Dengan bentuk yang unik, Moto G terlihat lebih mewah, dan terlihat mahal. Dan Motorola mengatakan, justru bentuk bulat itu memberi ruang lebih untuk pengguna menyapukan jarinya. Dan meskipun dengan desain yang begitu mungil (apalagi dibandingkan LG G Watch R), Motorola masih bisa memberi perlindungan maksimal. Rating IP67 memberi rasa aman ketika tidak sengaja tercebur ke dalam air.

Moto-360-10

Tubuhnya juga terbuat dari material stainless steel, serta layar dilindungi Gorilla Glass. Bagian strap terbuat dari material kulit asli Horween yang termasuk kelas premium, namun menggunakan ukuran dan pin standar, sehingga bisa digantikan strap lainnya. Motorola mengingatkan agar kita tidak menggunakan strap metal yang tidak didesain untuk Moto 360, karena bisa jadi mengganggu antena radio di dalam bezelnya. Dan dengan opsi charge secara wireless, Motorola mampu membuat tubuhnya bersih dari port atau pin, sehingga makin membuatnya bisa menipu mata, bahwa ini adalah jam tangan biasa.

Moto-360-2

Namun sebenarnya layar Moto 360 tidak sepenuhnya bulat. Di bagian bawahnya, ada sedikit bagian yang memotong lingkaran layar — dan menurut Motorola, bagian tersebut untuk menyembunyikan driver LCD serta sensor ambient light. Untuk berinteraksi dengan Moto 360, ada dua cara bisa dilakukan. Entah menyapukan jari, atau perintah suara Google Now. Untuk swipe, dengan sapukan jari dari ujung atas ke bawah, kamu bakal munculkan panel notifikasi yang menunjukkan prosentase baterai tersisa, sekaligus akses cepat untuk mendiamkan / mute Moto 360. Ketika masuk mode mute, sekaligus juga menonaktifkan opsi pengenalan suara Google, dan kamu juga tidak bisa berinteraksi dengan perintah suara.

Moto-360-3

Selain strap yang berhubungan dengan unit utama Moto 360, di sisi luar kita mendapati satu tombol di sebelah kanan, yang berfungsi untuk mengantarkan kita kembali ke Home. Kemudian untuk strap-nya, seperti Android Wear lainnya, kamu bisa menggantinya dengan tipikal strap jam tangan lainnya. Dan yang paling membuat kami terkesan adalah, tampilan Home Moto 360 ini bisa dikustomisasi dengan banyak pilihan theme jam. Sepertinya, diantara Wear lainnya, hanya produk Motorola ini saja yang tidak akan membosankan dimainkan di atas pergelangan tangan kita.

Moto-360-4

Choose Moto 360

IFA 2014: Ketika “Asisten Pribadi” Seperti Ini Terus Ikut dan Menggandeng Tanganmu Kemana Saja!

... asisten pribadi yang cantik, menawan, seksi, bulat, dan begitu mungil, Motorola Moto 360!

Abaikan

Moto 360: Why a Watch

IFA 2014: Ketika “Asisten Pribadi” Seperti Ini Terus Ikut dan Menggandeng Tanganmu Kemana Saja!

... asisten pribadi yang cantik, menawan, seksi, bulat, dan begitu mungil, Motorola Moto 360!

Abaikan

[cb type=”company”]Motorola Mobility[/cb]

Sumber: Motorola 


SHARE
Previous articleTerbukti ! Inilah 5 Cara Dapatkan IP Cumlaude Walaupun Nge-game Terus
Next articleLSNC 2014: Telah Usai Mengadakan Babak Penyisihan Ke-4nya untuk Regional Padang dan Medan
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.