Kini Tidak Perlu Pusing Nilai Kurs Dollar Saat Berbelanja Game

Steam Rupiah

Dalam Steam Dev Days yang diselenggarakan awal tahun 2014 lalu, Valve pernah mengkonfirmasikan bahwa mereka akan menambahkan mata uang Rupiah dalam Steam. Artinya, kamu bisa berbelanja game-game di Steam dengan menggunakan mata uang Rupiah, tanpa takut harganya berubah-ubah karena fluktuasi kurs dolar. Kabar ini semakin diperkuat lewat email yang sudah dikirimkan Steam kepada pengguna dari Indonesia, bahwa mereka akan segera mengimplementasikan hal ini mulai 16 September 2014.

Akhirnya mereka pun menepati janjinya. Sejak dua hari terakhir jika kamu mengunjungi halaman Steam, kamu tidak lagi melihat harga-harganya dalam mata uang dollar lagi. Sebagai gantinya, harga game-game tersebut sudah dikonversikan ke dalam Rupiah, sesuai dengan kurs yang berlaku saat ini. Lantas, bagaimana jika kita masih memiliki balance di Steam Wallet dalam bentuk dollar? Tenang saja, karena lewat email yang dikirimkan, Valve juga mengungkapkan bahwa per tanggal 16 September 2014, semua balance yang ada dalam Steam Wallet kita akan langsung dikonversikan ke dalam Rupiah sesuai dengan kurs yang berlaku.

Email Steam

Bukan hanya game, tetapi semua aplikasi, DLC, dan konten-konten lain dalam Steam pun kini sudah menggunakan Rupiah sebagai banderol harganya. Termasuk beberapa game buatan developer Indonesia. Bagi kamu yang belum memiliki game-game buatan mereka, ini saat yang tepat bagimu untuk megoleksinya. Salah satunya adalah DreadOut, game besutan Digital Happiness yang kini dibanderol dengan harga Rp 165.000 saja plus Soundtrack dan Manga-nya yang dibanderol dengan harga Rp 55.999.

Screenshot Dreadout

Atau kamu juga bisa membeli versi Early Access dari Infectonator: Survivors yang kini dibanderol dengan harga hanya Rp 100.000 saja. Satu lagi game dari developer Indonesia, Motte Island kini juga bisa kamu dapatkan hanya dengan Rp 45.999 saja.

Tertarik untuk melengkapi koleksimu? Ayo segera kunjungi Steam sekarang juga!

[Sumber: Steam]


SHARE
Previous articleIni Alasan Rockstar Menunda Perilisan GTA V di PC
Next article#TGS2014 Trailer Baru The Evil Within yang Semakin Seram Saja!

Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.