Mainin “Kakak Perempuan” di #TGS2014 Sampai Harus Dilakukan di Ruangan Tertutup!

Onechanbara-Z2-Chaos-2

Onechanbara-Z2-Chaos-3

Awalnya serial OneeChanbara mungkin tidak begitu terkenal. Game action adventure dengan sedikit bumbu horor yang dikembangkan Tamsoft untuk D3 Publisher ini sekadar dirilis sebagai bagian serial Simple 2000 untuk PlayStation 2, yang kemudian juga merambah dalam bentuk port ke Xbox 360, Wii, PSP, PS3, PS4 dan bahkan ponsel.

Judul game ini sendiri mengacu pada istilah bahasa Jepang, onee-chan atau kakak perempuan (atau wanita yang lebih dewasa), ditambah dengan kata chanbara, yang artinya pertarungan dengan pedang. Dan memang yang benar “OneeChanbara”. Namun karena seringnya pengejaan dan pengucapan yang salah sebagai “Onechanbara,” karena judul versi Inggrisnya mengacu pada ejaan simplified, maka untuk game terbarunya pun baik versi Jepangnya langsung menggunakan nama Onechanbara.

Onechanbara-Z2-Chaos-10

Sejak seri pertamanya, OneeChanbara mengajukan gameplay “hack-and-slash”, melibatkan kalian mengendalikan Aya, gadis cowgirl dengan kostum setengah telanjang, yang juga identik dengan hiasan syal serta senjata katana. Dengan kostum yang begitu minim, kalian akan susah payah mengalihkan perhatian dari Aya yang memang menggoda dengan pakaiannya, sembari dihadapkan dengan segerombolan zombie, dan bahkan makhluk dengan wujud yang mengerikan.

Onechanbara-Z2-Chaos-9

Kostum Aya, dan juga karakter wanita lainnya yang memang sangat terbuka tersebut, ditambah lagi musuh yang diserang karakter pasti memuntahkan darah segar, membuat serial OneeChanbara selalu diganjar rating dewasa di negara asalnya, termasuk itu juga Onechanbara Z2: Chaos yang bakal dirilis di Jepag 30 Oktober 2014 mendatang untuk PlayStation 4.

Onechanbara-Z2-Chaos-4

Untuk pertama kalinya, serial ini akan hadir di konsol now-gen, meskipun baru mesin Sony saja. Seri sebelumnya, Onechanbara: Bikini Samurai Squad 2 memang juga eksklusif Xbox 360, namun sejauh ini D3 Publisher selaku developer untuk game yang di Barat bakal mendapat sebutan Onechanbara: Bikini Samurai Squad 3 ini, baru dipastikan perilisan versi Jepangnya saja.

Onechanbara-Z2-Chaos-5

Untuk sekuel terbarunya ini, para kakak perempuan, dan juga adik perempuannya kembali, dengan visual yang lebih baik karena PS4 mampu memberikan semua pergerakan dalam resolusi Full HD dan 60 frame per detiknya – pertama kali yang mampu diwujudkan serial ini. Seperti biasa, pilihan karakter playable-nya ada empat, dan mereka semua beraksi bersamaan, dan bebas bisa diganti di tengah aksi pertarungan. Sebuah fitur baru yang disebut “Cross Merge Combination” memungkinkan dua karakter melakukan serangan bersama-sama. Itu jika keduanya dikendalikan player, dan jika hanya satu saja atau main single player, maka karakter lainnya akan dikendalikan komputer, dan tetap merespon setiap gerakan yang kalian berikan pada karakter playable dengan gerakan / serangan mereka sendiri.

Onechanbara-Z2-Chaos-13

Kemudian kia juga menjumpai sistem baru, yaitu skill berbasis “QTK (Quick Time Skill),” yang memanfaatkan sapuan jari di atas touchpad (mengikuti perintah arah panah pada layar) PlayStation 4 untuk melancarkan serangan spesial kepada mid dan big boss. Selain touchpad / bidang sentuh DualShock 4, kalian juga bisa mengaktifkan gerakan QTK tersebut melalui kombinasi tombol kontroler. Kedua karakter bisa menyerang musuh ketika melakukan gerakan penghabisan QTK pada musuh.

Onechanbara-Z2-Chaos-12

Seperti seri sebelumnya, kali ini kalian tetap mendapat pilihan yang yang sama. Aya dan adik perempuannya, Saki, serta Kagura dengan adik perempuannya juga, yang bernama Saaya. Keduanya merupakan vampire (terlihat dari warna bola matanya), dan pertama kali dikenalkan dalam Onechanbara Z / Bikini Samurai Squad 2 untuk Xbox 360 tahun 2012 lalu. Menariknya, baik Aya dan Kagura sama-sama berkostum minim, sedangkan adik mereka jauh lebih sopan.

Onechanbara-Z2-Chaos-14

Selama TGS 2014, kami mendapat kesempatan mencoba game ini sepanjang 5 menit saja. Well, kami juga memakluminya, dengan space yang kecil untuk game berating dewasa seperti ini, tidak baik berlama-lama memandangi karakter berkostum minim seperti itu. Seperti prekuelnya, game yang sebenarnya lebih sering dihiraukan ini ternyata melebihi ekspetasi. Bukan sekadar fan service saja, karena aksinya berjalan sangat cepat, dengan beberapa mekanis baru yang membuat keseluruhan gameplay begitu menarik. Apalagi ketika keempat karakter mengeluarkan gerakan spesialnya, semua yang terlihat di layar seakan hanya efek kilatan serangan mereka saja.

Onechanbara-Z2-Chaos-7

Onechanbara-Z2-Chaos-11

Sayangnya, demo yang kami mainkan sebenarnya sama seperti level pertama Onechanbara Z, namun dengan kualitas grafis PS4. Layout dan musuhnya sama, demikian juga boss. Membuat kami berpikir, inikah yang disebut serial “simple”? Sekadar menggunakan resourde game sebelumnya, dan sedikit merubahnya untuk sebuah game baru? Perbedaannya tentu saja pada mekanis, karena meskipun memainkannya single-player, namun ketiga karakter lain bergerak dengan sendirinya membantu dan merespon setiap aksi yang kami lakukan. Opsi ganti karakter di tengah permainan juga kami apresiasi, karena memberi variasi permainan. Bahkan dengan gameplay-nya yang begitu cepat, game ini cocok dijadikan pilihan mereka yang mencari pilihan sekelas (dalam batasan aksi cepat dan hard-stylish) seperti Devil May Cry atau Bayonetta.

Onechanbara-Z2-Chaos-15

Selama TGS 2014, game-game yang sidah diganjar rating CERO Z atau untuk gamer dengan usia 18 tahun ke atas, harus mendapatkan tempat khusus yang lebih tertutup dan dengan space yang kecil dibandingkan game lain yang dibiarkan terbuka dan bisa diakses dengan mudah dari luar booth. Game yang termasuk dalam rating CERO Z tidak lain Onechanbara Z2: Chaos ini. Dan untuk memaksimalkan ruang yang kecil tersebut, D3 Publisher menyiasatinya dengan memberikan desain booth yang tetap menggoda dan berbeda dibandingkan yang lainnya. Lihat saja sendiri melalui foto berikut. Belum-belum kami sendiri merasa “hot” sebelum mencoba memainkan demonya selama event.

Mainin “Kakak Perempuan” di #TGS2014 Sampai Harus Dilakukan di Ruangan Tertutup!

Ya, karena aksi kakak-adik perempuan Onechanbara Z2: Chaos ini masuk dalam kategori dewasa!

Abaikan

Mainin “Kakak Perempuan” di #TGS2014 Sampai Harus Dilakukan di Ruangan Tertutup!

Ya, karena aksi kakak-adik perempuan Onechanbara Z2: Chaos ini masuk dalam kategori dewasa!

Abaikan

Duniaku Network adalah partner resmi dari #TokyoGameShow2014


SHARE
Previous articleGrand Finals League of Legends Garuda Series Berhasil Mendapatkan Juaranya
Next article10 Juta iPhone 6 Terjual Hanya Dalam 3 Hari!

Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY – yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi “ngoprek” smartphone.