Game Assassin’s Creed Selanjutnya Angkat Karakter Wanita dari China!

Assassin's Creed Chronicles: China

Ubisoft saat ini memang tengah menyiapkan dua game Assassin’s Creed (AC) yang siap dirilis bulan November mendatang. Satu game, AC Unity untuk konsumsi pemilik Xbox One, PS4 dan PC, serta satu game lainnya, AC Rogue dikhususkan untuk para pemilik Xbox 360 dan PS3. Selain menyiapkan dua game tersebut, rupanya Ubisoft juga menyiapkan satu game AC lain dengan genre side scrolling berjudul AC Chronicles: China! Sesuai dengan namanya, kamu akan diajak untuk menjelajahi China abad ke-16 dengan mengangkat karakter utama seorang assassin wanita bernama Shao Jun.

Assassin's Creed Chronicles: China Gameplay

Merasa tidak asing dengan nama Shao Jun? Ya, bagi yang sudah mengikuti seri AC sejak kemunculan perdananya tahun 2007 lalu, nama Shao Jun mungkin masih segar di ingatanmu. Shao Jun adalah salah satu murid dari Ezio Auditore, karakter utama dalam AC II, AC Brotherhood dan AC Revelations. Shao Jun sendiri sempat muncul dalam film animasi pendek AC Embers, yang mengisahkan event setelah selesainya petualangan Ezio dalam AC Revelations.

Assassin's Creed Chronicles: China

Seperti yang sudah saya tuliskan di paragraf pembuka artikel ini, game ini akan berbeda dengan kebanyakan game AC lainnya karena dipresentasikan dalam gaya grafis 2.5D dan ber-genre side scrolling. Kamu akan mengikuti petualangan Shao Jun yang hidup di China abad ke-16 dan dikisahkan kembali ke China bersama dengan assassin lain dari Chinese Brotherhood untuk menyelamatkan negerinya. Untuk mengembangkan game ini, Ubisoft dibantu oleh Climax Studios, studio yang sebelumnya pernah mengembangkan Silent Hill: Shattered Memories untuk PS2, Wii dan PSP.

duniaku-acchina-4

Genre side scrolling sendiri sebenarnya tidak asing dalam sejarah game AC. Sebelumnya, Ubisoft juga pernah merilis AC Discovery untuk NDS yang memiliki genre serupa. Meskipun genre-nya menjadi side scrolling, namun kamu tetap bisa melakukan gerakan-gerakan khas assassin, seperti melakukan parkour di Tembok Besar China dan membunuh musuh secara diam-diam. Dalam pernyataan resminya, Ubisoft mengungkapkan bahwa gaya grafis dari game ini terinspirasi dari goresan lukisan khas China, lengkap dengan arsitektur-arsitektur sejarahnya. Shao Jun sendiri selain memiliki kemampuan khas assassin serta senjata baru seperti Jian Sword dan Foot Blade, juga memiliki kemampuan martial arts yang jarang ditemui di assassin lainnya.

Game Assassin’s Creed Selanjutnya Angkat Karakter Wanita dari China!

Assassin wanita yang tidak kalah garang dengan assassin pria!

Abaikan

Namun sayang, untuk saat ini AC Chronicles: China hanya dirilis bersamaan dengan AC Unity dan merupakan satu bagian dalam Season Pass-nya. Artinya, kamu hanya bisa mendapatkan game ini jika kamu membeli Season Pass-nya saja. Selain berisi AC Chronicles: China ini, jika kamu membeli Season Pass dari AC Unity kamu juga akan mendapatkan satu DLC Dead Kings yang akan melanjutkan kisah dari AC Unity. Dalam Dead Kings, kamu akan mengikuti perjalanan Arno yang meninggalkan Paris dan menuju Saint Denis untuk menyelidiki peristiwa misterius yang terjadi di kota tersebut.

[Sumber: UbiBlog]


SHARE
Previous articleAndaikan Bukan (Hanya) Foto Emma Watson yang Diretas
Next articleAVI Game Studio Coba Menghibur Lewat Game Bergaya Pixel Art

Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.