#TGS2014 Ryuunosuke Naruhodou dan Sherlock Holmes Akan Saling Mengadu Teori

The-Great-Ace-Attorney-2

The Great Ace Attorney, atau yang lebih kita kenal sebagai Dai Gyakuten Saiban: Naruhodou Ryuunosuke no Bouken menjadi salah satu game unggulan Capcom selama TGS 2014. Game Ace Attorney baru untuk 3DS ini merupakan prekuel dari keseluruhan Ace Attorney yang sudah kita kenal, dan mengambil setting di era Meiji Jepang dengan fokus karakter Ryuunosuke Naruhodou, leluhur dari protagonis serial ini, Phoenix Wright, yang dikisahkan dalam proses menjadi pengacara.

The-Great-Ace-Attorney-1

Ditemani asistennya, Susato Mikotoba (seorang penggemar novel misteri, Ryuunosuke akan berkelana ke Inggris untuk menuntut ilmu lebih jauh. Di sanalah dia berkenalan dengan detektif terkenal Sherlock Holmes, dan bekerja sama untuk memecahkan kasus misterius. Dan jika ada Holmes, seperti yang kami ulas sebelumnya (bada di sini: Kamu Pasti Tidak Menyangka Bahwa Karakter Ace Attorney Ini Adalah Watson!), kalian juga bakal bertemu dengan asistennya, Iris Watson, yang dalam game ini digambarkan sebagai seorang gadis jenius di usianya yang baru delapan tahun.

Selama TGS 2014, Capcom merilis trailer barunya, yang bisa kalian lihat melalui artikel kami sebelumnya (baca di: #TGS2014: Ace Attorney Semakin Detail Dengan Sherlock!), atau versi yang lebih panjang di bawah ini:

#TGS2014 Ryuunosuke Naruhodou dan Sherlock Holmes Akan Saling Mengadu Teori

Melalui sistem Joint Reasoning dalam The Great Ace Attorney!

Abaikan

Dan berikut cuplikan stage event yang digelar Capcom selama TGS 2014 di booth mereka.

#TGS2014 Ryuunosuke Naruhodou dan Sherlock Holmes Akan Saling Mengadu Teori

Melalui sistem Joint Reasoning dalam The Great Ace Attorney!

Abaikan

Jika kalian sudah penasaran seperti apa permainannya nanti, lihat saja video berikut:

#TGS2014 Ryuunosuke Naruhodou dan Sherlock Holmes Akan Saling Mengadu Teori

Melalui sistem Joint Reasoning dalam The Great Ace Attorney!

Abaikan

MAsih tetap memakai judul Ace Attorney, tentu saja kalian masih mendapati gameplay dengan fokus adu argumen dan bukti selama di ruangan sidang seperti seri-seri sebelumnya. Termasuk kini digambarkan dengan lingkungan dan model karakter 3D, seperti pada Phoenix Wright: Ace Attorney – Dual Destinies. Kalianjuga masih memainkannya dalam dua mode permainan, yaitu sesi penyelidikan, dimana kalian menjelajahi area dalam interface visual novel (sekadar point dan click obyek) untuk mengumpulkan bukti dan kesaksian. Sesi lainnya, “pertarungan” di ruang sidang, dimana kalian harus menemukan kontradiksi di setiap pernyataan saksi untuk menemukan kebenaran.

The-Great-Ace-Attorney-2

Apa yang baru dalam game ini adalah sistem Joint Reasoning, yang bakal berlangsung selama penyelidikan bersama Sherlock Holmes. Ketika mejalani bagian tersebut, Holmes bakal membuat kesimpulan singkat mengenai saksi yang sedang mereka selidiki, dan bergantung pada kalian sebagai pemain untuk menentukan apakah ada kontradiksi dalam teori Homes tersebut. Dan hal itu terkadang memaksa kalian untuk memeriksa para saksi dari beragam sudut, seperti bagaimana kalian bisa memeriksa bukti tertentu dengan lebih detail dalam prekuelnya, dengan tujuan untuk menemukan petunjuk yang lebih tersembunyi, yang bisa membantu Holmes untuk memberi kesimpulan yang lebih tepat.

The-Great-Ace-Attorney-3

The-Great-Ace-Attorney-4

Game ini direncanakan akan dirilis di Jepang tahun 2015 nanti untuk 3DS. Sayangnya, belum ditentukan kapan tanggal pastinya.

Duniaku Network adalah media partner #TokyoGameShow untuk Indonesia.


SHARE
Previous articleInternet Indonesia Bisa 500 Kali Lipat Lebih Cepat Tahun Depan, Asal…
Next article#TGS2014 DLC Ketiga The Crown of the Ivory King Ditunda Perilisannya

Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY – yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi “ngoprek” smartphone.