Sony Hentikan Layanan PlayStation Home di Seluruh Dunia Mulai Tahun Depan!

PlayStation-Home-1

Akhir pekan kemarin Sony mengumumkan jika mereka bakal menutup layanan PlayStation Home 31 Maret 2015 mendatang. Layanan ini sudah menjadi “ruman” kedua bagi komunitas PS3 sejak pertama kali dikenalkan Desember 2008 silam. Selama itu, sudah ada lebih dari 10 juta pengguna di seluruh dunia membangun platform sosial tersebut menjadi sebuah komunitas gamer yang kreatif.

Menurut penuturan dalam blog-nya, keputusan Sony ini dikarenakan tren dunia game sudah bergeser, dan bisa jadi Sony ingin memberikan layanan yang serupa untuk mesin game terbarunya. PlayStation Home bakal berhenti memberikan konten baru pada 12 November 2014. Dan gamer di Amerika Serikat dan Kanada bisa mendunduh konten hingga 3 Desember 2014. Sebagai tanda terima kasih kepada anggota komunitas yang masih aktif, Sony bakal merilis serangkaian konten gratis sebelum platform ini benar-benar ditutup pada 31 Maret 2015 nanti.

PlayStation-Home-2

Sebelumnya, pertengahan Agustus 2013 lalu Sony juga sudah memutuskan tidak akan memasukkan konten baru ke jejaring sosial mereka tersebut mulai September 2013, khusus untuk pengguna di Jepang. Sedangkan di Asia, sudah sejak Maret 2014 kemarin tidak mendapatkan update lagi.

Layanan ini mungkin tidak begitu penting, bahkan juga dianggap sebagai cara lain Sony menyedot uang gamer PlayStation melalui konten yang mereka tawarkan. Selain itu, ada juga kontennya yang menjadi sumber dimana kita juga bisa menikmati event awal yang diadakan oleh Sony, seperti konfirmasi peluncuran awal PS4, langsung melalui rumah virtual dalam PlayStation Home. Hingga Maret 2013 lalu, layanan ini memiliki lebih dari 31 juta pengguna di seluruh dunia.

Sumber: Sony


SHARE
Previous articleDihukum FIFA, Luis Suarez pun Tidak Bisa Bertanding di FIFA 15
Next articleLost Saga National Championship (LSNC) 2014 Telah Mendapatkan Juara untuk Regional Bengkulu dan Batam
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.