Begini Caranya Akses Internet Walau Internet Indonesia Kiamat

dalam

Beberapa hari ini beredar kabar internet Indonesia akan kiamat dikarenakan penyedia jasa internet yang bernaung didalam APJII akan kompak mematikan internet. Keputusan tersebut diambil karena adanya kriminalisasi kepada salah satu ISP yang beroperasi di Indonesia yang berujung di hukumnya pimpinan perusahaan penyedia jasa internet tersebut.

Terlepas dari siapa yang salah dari kejadian tersebut, kita sebagai pengguna bakalan menjadi pihak yang dirugikan dengan matinya internet tersebut. Apalagi bagi kita yang bekerja menggunakan internet, the show must go on. Namun jika kiamat internet benar benar terjadi  begini persiapan kita agar tetap bisa mengakses internet di Indonesia.

Gunakan Akses Internet Satelit

Opsi pertama yang bisa kita lakukan adalah menggunakan penyedia jasa layanan internet yang memanfaatkan satelit. Karena tidak menggunakan frekuensi telepon genggam, penggunaan satelit hampir tidak mungkin terpengaruh pemutusan internet di Indonesia. Saat ini akses internet menggunakan satelit sudah cukup murah, mulai dari dibawah 1 juta anda sudah bisa mengakses layanan internet jenis ini.

Kelemahan dari jenis layanan ini adalah tingginya latensi (delay) internet sehingga hampir tidak mungkin digunakan untuk aplikasi yang membutuhkan latensi rendah seperti game online. Kelemahan lainnya adalah jika internet indonesia yang dilewatkan IIX ditutup, layanan ini hanya bisa mengakses website internasional.

Akses Langsung ke Network Access Provider

Opsi lain yang bisa kita ambil untuk tetap bisa menggunakan Internet adalah dengan mengadakan akses internet sendiri melalui Network Access Provider (NAP). NAP adalah penyedia layanan yang biasanya menyediakan internet untuk akses bandwith internasional ke ISP. Dengan kata lain ISP pun seringkali membeli bandwidth internet internasional melalui NAP tersebut.

Memang harga layanan tersebut biasanya dilakukan dengan satuan unit dengan besar sekitar 155 Mbps dan jelas tidak melayani eceran, namun rasanya jika anda bekerja di perusahaan besar hal tersebut bukan masalah.

Gunakan ISP yang (Hampir) Tidak Mungkin Menutup Layanan

Jika kita cermati alasan penutupan layanan internet adalah kekhawatiran pelaku usaha bahwa model bisnis yang dilakukan melanggar ketentuan peraturan pemerintah. Nah walaupun banyak penyedia jasa yang termasuk kategori tersebut, beberapa penyedia layanan relatif “aman” karena tidak menggunakan skema kerjasama penggunaan frekuensi seperti Indosat dan IM2. Sebagai contoh Telkomsel dan Telkom, kedua penyedia jasa internet tersebut tidak melakukan apa yang dilakukan Indosat dan IM2.

Selain Telkomsel, penyedia jasa internet besar lain seperti Xl Axiata, Smartfren dan Bolt memiliki frekuensi sendiri sehingga tidak diperlukan bekerjasama dengan pihak lain. Lazimnya yang melakukan kerjasama adalah ISP yang tidak memiliki izin frekuensi sendiri atau melayani segmen pasar korporasi tertentu. Dengan demikian asalkan anda menggunakan penyedia jasa internet yang sudah kami sebutkan tersebut, kecil kemungkinan Internet anda akan mati.

Tentu saja, selain cara tersebut, kamu juga bisa menghindarkan kiamat internet dengan mengisi petisi agar Mahkamah Agung bisa memberikan kepastian hukum pada mayoritas ISP di Indonesia