Hanya di Middle-earth: Shadow of Mordor, Kalian Bisa Ketemu Dengan Sang Penempa Cincin

Middle-earth-Shadow-of-Mo-4

  • Dev. / Pub. : Monolith Prod. / Behaviour Interactive / Warner Bros.
  • Platform: PC Windows, PS3, PS44, X360, XOne
  • Genre: Action RPG
  • Release Date: 30 September 2014, 18 November 2014 (PS3, X360) 

Penggemar tulisan J.R.R. Tolkien mendapatkan visualisasi menarik dari salah satu fakta dalam cerita novelnya melalui Middle-earth: Shadow of Mordor. Kami sudah mengulas banyak game Action RPG ini sebelumnya (baca: Middle-earth: Shadow of Mordor Perlihatkan Kemampuan Wraith Karakter Utamanya). Dan untuk mengiringi perilisan dari game yang mengambil setting dunia The Lord of the Rings yang dikembangkan Monolith Productions ini, kami angkat kembali dengan beberapa informasi yang perlu diketahui kalian yang memang mengikuti lore Tolkien baik dari novel, atau versi filmnya, Khususnya, game ini bakal menjembatani antara The Hobbit dan saga The Lord of the Rings, dengan rentang 60 tahun diantara kedua cerita tersebut.

Middle-earth-Shadow-of-Mo-6

Sedikit membuka kembali ingatan, kalian mengendalikan karakter orisinal Talion, ranger Gondor yang bertugas menjaga Black Gate Mordor, dan dikisahkan telah terbunuh oleh pasukan Sauron. Namun Talion (yang suara dan proporsi tubuhnya dibentuk dari aktor Troy Baker), dibangkitkan oleh seorang wraith dan mendapatkan kemampuan makhluk undead mirip wraith (penampakan umum seorang yang sudah tewas, namun menguasai sihir hitam). Kemudian dia memutuskan ke Mordor untuk menuntut balas.

Middle-earth-Shadow-of-Mo-1

Ceritanya juga melibatkan Rings of Power, namun terpisahkan di tengah canon The Lord of the Rings, dan tetap sejalan dengan kisah utamanya. Monolith memastikan hal itu karena mereka juga bekerjasama dengan Middle-earth Enterprises, serta Peter Jackson agar tetap sesuai dengan canon The Lord of the Rings serta The Hobbit. Meskipun, fakta Talion yang bisa “hidup kembali” ini juga tidak konsisten dengan legenda Tolkien, karena seharusnya hanya Beren (diceritakan sekilas dalam versi extended edition film The Fellowship of the Ring – 2001), satu-satunya orang mati yang kembali hidup di Middle-earth.

Middle-earth-Shadow-of-Mo-2

Dan mengenai kasus kembali hidup ini, kami memang sudah menuliskan, jika wraith yang kalian temui dalam game terpisah dari tubuh Talion. Karaktermu memang memiliki kemampuan wraith, dan dia bisa berganti antara skill ranger dan juga melancarkan kekuatan raith. Namun sebenasnya ada satu Wraith lainnya lagi yang eksis, dan dialah yang membangkitkan Talion dari kematian. Menariknya, wraith yang membangkitkannya itu tidak lain adalah orang yang membuat Rings of Power itu sendiri, yaitu Celebrimbor, elf yang dikisahkan membantu Sauron membuat Rings of Power. Celebrimbor terpilih sebagai Wraith di sini karena sejarah karakter ini dianggap bisa membantu mengembangkan cerita dalam game.

Middle-earth-Shadow-of-Mord

Sebagai salah satu figur mendasar dalam lore The Lord of the Rings, Celebrimbor-lah yang menempa cincin tersebut. Memang tidak begitu dikenal selain lampiran cerita aslinya, atau karya Tolkien lainnya, The Silmarillion. Celebrimbor pertama kali dikenalkan dalam The Silmarillion, karya Tolkien lainnya berwujud textbook dan menceritakan mengenai sejarah dunia dalam lore-nya.

Middle-earth-Shadow-of-Mo-5

Kalian yang menikmati wujud modern fantasi The Lord of the Rings dan dongen The Hobbit ­– melalui trilogi filmnya. Dan kami sendiri juga menduga mayoritas para pemain Shadow of Mordor baru mendengar namanya kali ini. Bisa jadi, developer ingin membuat kita terkejut ketika mengetahui bahwa ternyata figur yang selama permainan berada di balik sosol Talion, ternyata menjadi akar dari semua cerita Tokien.

Middle-earth-Shadow-of-Mo-7

Ketika kalian pertama kali bertemu dengan Celebrimbor dalam game, dia tidak ingat siapa dirinya, dan digambarkan hanya sebagai arwah penasaran yang marah karena terjebak di Mordor. Munculnya Sauron membangkitkannya, dan seiring perjalanannya dengan Talion lebih jauh ke dalam Mordor, dia pun membongkar identitasnya sendiri – dan saat itulah kalian akan merasakan sebuah revelation yang begitu penting. Sebagian besar kisahnya diceritakan dalam bentuk flashback, termasuk bagaimana perjalanan hidupnya sebelumnya dengan Sauron. Sedangkan tujuan hidupnya (sebagai wraith) saat ini adalah untuk mencari penebusan, atas semua kesalahan yang dilakukannya dulu – membuat Ring of Power.

Middle-earth-Shadow-of-Mo-8

Celebrimbor jelas karakter yang sangat menarik, karena dia ini Elf, namun juga tidak sepenuhnya baik, karena pernah bekerja sama dengan Sauron – tidak hitam atau putih, namun secara morale dia ini masuk ke abu-abu. Dan itu juga menarik, karena Sauron sendiri (dan juga keselruuhan Orcs) sebenarnya tidak sepenuhnya jahat. Dan itulah yang akan memberi plot twist tersendiri di tengah keseluruhan cerita, serta menawarkan jendela alternatif dalam memandang dunia fantasi Tolkien.

Middle-earth-Shadow-of-Mo-9

Variasi Gameplay Ranger dan Wraith

Dengan demikian, selama permainan Middle-earth: Shadow of Mordor kalian bisa berganti dari memainkan Talion sebagai manusia, atau sebagai Wraith. Sedangkan untuk Celebrimbor bisa kalian mainkan melalui salah satu konten downloadable atau DLC yang sudah disiapkan Monolith Productions. Settingnya dibuat open world, dan ada banyak kebebasan untuk menjalankan side quest kapan saja, atau berkelana ke berbagai penjuru dunia dalam game.

Middle-earth-Shadow-of-M-10

Dan seperti tipikal game open world lain, kalian bisa membuat karakter dan mengkustomisasi Talion saat memulai perjalannnya di Middle-earth. Sedangkan satu sistem yang sangat hebat menurut penilaian kami adalah Nemesis System, yang bakal mengingat interaksi kalian dengan karakter tertentu yang ditemui sepanjang perjalanan, serta bakal otomatis menyesuaikan sikap dimana karakter tersebut bakal bereaksi pada karakter. Musuh juga bisa membangun interaksi dengan Talion. Misalnya, seorang Uruk yang sebelumnya pernah dilempar ke kobaran api oleh Talion, maka dia bisa saja akan mencari Talion untuk menuntut balas, membawa tubuhnya yang terbakar, dan yang pasti, keadaaanya saat ini lebih kuat dari sebelumnya.

Middle-earth-Shadow-of-M-11

Pengembangan karakternya bebasis pada ability Talion baik sebagai ranger atau Wraith, melalui dua skill tree dengan ability yang berbeda. Ability Ranger misalnya, memungkinkan Talion bergerak mengendap-endap tanpa menarik perhatian musuh, sedangkan ability Wraith memungkinkan Talion mempengaruhi musuh untuk memenuhi keinginannya, atau memaksa mereka memberi informasi, menyebarkan cerita mengenai Talion ke telinga musuh lainnya (musuh biasa) untuk menurunkan moralnya, sampai bisa mendukung selama usaha kalian menghabisi pemimpin mereka.

Middle-earth-Shadow-of-M-12

Kekuatan Wraith sangat kuar, dan memungkinkan Talion mengendalikan para pengikut Sauron. Para monster Mordor tidak akan mudah lolos dari kekuatan gelap Talion itu, dan kalian bisa dengan mudah menjadikan Graug (monster amfibi raksasa yang sebelumnya eksis dalam Lord of the Rings Online) bertarung di pihakmu, bahkan menungganginya.

Middle-earth-Shadow-of-M-14

Berkat sistem Nemesis, musuh bakal meningkat kekuatan dan ketenarannya. Dan saat itu terjadi, jika orc berhasil kalian kalian lumpuhkan kembali, maka akan memberi rune yang cukup kuat untuk meng-upgrade senjata.

Middle-earth-Shadow-of-M-13

Jika kalian memilih meng-upgrade kekuatan Wraith cukup besar, kalian bisa mengendalikan keseluruhan pasukan orc dan membawanya menjalankan misi di kemudian hari. Dan dengan sebuah pasukan besar di sisimu, membuat usaha balas dendam menjadi lebih mudah.

Nemesis System Bisa Dikloning di Game Lain

Mekanis game ini memang tidak bisa dikatakan baru. Kami sendiri merasa permainannya seperti perpaduan antara pertarungan dalam serial Batman: Arkham dan penjelajahan area yang mengingatkan pada Assassin’s Creed – ya, lengkap dengan gerakan akrobatiknya. Tetap akan mendapat ancaman meniru game lainnya. Namun Monolith terbukti mampu meramu banyak mekanis game lain, dan dan memberikan satu sistem yang terbukti ambius.

Middle-earth-Shadow-of-M-15

Sistem Nemesis ini bisa memperbarui aksi yang biasa kita temui dalam tipikal game open-world. Berkat statusnya sebagai undead, konsep Game Over sudah dihapus dalam Shadow Of Mordor. Setiap musuh yang berhasil menghabisimu akan mendapatkan promosi dari Sauron, menjadi War Chief misalnya, sedangkan karakter kalian sendiri bakal respawn kembali ke dunia karena kekuatan dunia lain yang dimilikinya. Kemudian kembali kalian bisa menyatakan lagi dominasi kalian atas para bodyguard War Chief dengan mengendalikan pikiran mereka menggunakan kekuatan Wraith, dan menciptakan kekacauan di tengah pasukan orc.

Middle-earth-Shadow-of-M-16

Dan jika nantinya para minion yang dikendalikan pikirannya tersebut bisa menghabisi War Chief dan dipromosikan menjadi kapten dari pasukannya sendiri, Talion akan mendapatkan satu batalyon pasukan di belakangnya untuk membantu dalam menyerag markas musuh selanjutnya. Sistem ini sangat fleksibel untuk mendukung misi balas dendam Talion, tentunya jika digunakan dengan baik. Sistem tersebut bisa saja diadaptasi ke dalam game lain, terutama game yang menang konsepnya terfokus pada konsekuensi dari usaha assassination yang dilakukan karakter, dan efek berantai yang dihasilkan dari tindakan pembunuhan tersebut.

Middle-earth: Shadow of Mordor — 101 Trailer

Hanya di Middle-earth: Shadow of Mordor, Kalian Bisa Ketemu Dengan Sang Penempa Cincin

Sosok yang memicu perang besar di Middle-Earth!

Abaikan

Shadow of Mordor: Season Pass Trailer

Hanya di Middle-earth: Shadow of Mordor, Kalian Bisa Ketemu Dengan Sang Penempa Cincin

Sosok yang memicu perang besar di Middle-Earth!

Abaikan

Shadow of Mordor – “Making Of” Episode 1 – Monolith Productions

Hanya di Middle-earth: Shadow of Mordor, Kalian Bisa Ketemu Dengan Sang Penempa Cincin

Sosok yang memicu perang besar di Middle-Earth!

Abaikan


SHARE
Previous articleFairy Tail Online Indonesia Buka Server Si Seksi Erza Scarlet
Next articleTenkai Knights: Brave Battle, Menjadi yang Terkuat di Planet Quarton

Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.