Kata Siapa SpongeBob Akan Dihapus?

10620571_339295039562482_3050885006720304621_n

Beberapa hari ini kita dikejutkan dengan pernyataan dari Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI tentang himbauan sekaligus penghargaan dari komisi tersebut terhadap beberapa judul kartun yang tayang di televisi swasta. KPI menyatakan bahwa ada beberapa judul kartun yang memiliki konten yang tidak pantas untuk dilihat anak-anak dan an menginstruksikan stasiun TV untuk menghilangkan muatan-muatan kekerasan dan adegan berbahaya serta tidak pantas ditiru oleh anak-anak. .  KPI memberikan dua peringatan, yakni yang bersifat BERBAHAYA dan HATI-HATI di mana para orang tua dihimbau untuk menemani anaknya saat menonton kartun tersebut atau justru melarang mereka untuk menontonnya. Salah satunya yang masuk ke dalam kategori hati-hati ini adalah kartun favorit semua kalangan, yakni, SpongeBob Square Pants. [baca: KPI – Awas Hati-hati Kalo Kamu Nonton Film Kartun Ini]

Apakah ada kata “dihapus”? Tidak bukan? Yang ada hanya “KPI menghimbau anak-anak dan orang tua agar selektif dalam memilih tayangan anak dan kartun. Untuk 5 (lima) tayangan (Spongebob, Bima Sakti, Little Krisna, Crayon Shin-chan, dan Tom and Jerry) agar orang tua melarang anak-anaknya menonton.

54776669

Tidak pernah ada kata “menghapus” kan? Tapi para ortu silahkan melarang anak-anaknya untuk menonton acara ini. Masyarakat yang bertindak cepat membarikan berbagai macam reaksi, salah satunya adalah berbagai macam internet meme muncul dan membawa berita bahwa SpongeBob akan dihapuskan. Reaksi keras secara tulisan dan gambar tersebar di internet, terutama di social media yang bahkan membuat topik #savespongebob menjadi salah satu trending topic. Yang diperhatikan oleh para penyiar adalah, SpongeBob harus menghilangkan adegan-adegan yang tidak pantas untuk ditonton oleh anak-anak, bukan menghapus peredaran SpongeBob dari layar kaca (kecuali kalau memang pihak penyiar tidak menggubris KPI yang meminta untuk penghapusan adegan-adegan tersebut).

KPI (1)

Keep calm, citizen, kalau citizen merasa bahwa sinetron-sinetron tidak jelas tidak ditindak oleh KPI, sebaiknya kamu juga baca pernyataan resmi dari KPI ini:

Dalam beberapa hari ke depan, kamipun akan menjatuhkan sanksi untuk tayangan sinetron dan FTV yang berpotensi membawa pengaruh negatif terhadap anak-anak dan remaja serta menyampaikan daftar sinetron dan FTV bermasalah tersebut kepada masyarakat luas.

Perlu kami sampaikan bahwa KPI juga mendapatkan keluhan dari berbagai kalangan masyarakat atas tayangan-tayangan yang tidak memperhatikan perlindungan terhadap anak dan remaja. Maka di samping sanksi yang telah kami jatuhkan kepada stasiun TV, kami sampaikan kepada orang tua agar selalu waspada bahwa tidak semua tayangan anak dan kartun layak untuk ditonton anak-anak. Bagi pengelola televisi agar ikut bertanggung jawab dalam memikirkan dampak dari tayangan TV terhadap perkembangan mental anak-anak.

carefully.


SHARE
Previous articleFatal Frame Makin Seksi. Inikah Potret Masa Depan Industri Game Jepang?
Next articleWarfare Siap Merebut Gelar Juara di Ajang CROSSFIRE STARS 2014 Korea Selatan
Penggemar berat Roger Federer, Jouji Nakata, Sho Hayami, dan Suwabe Junichi. Wota iDOLM@STER dan juga seorang penikmat game yang memiliki karakter laki-laki 30 tahun ke atas. Silahkan lihat kegalauan saya di twitter: ryofucha