Pengarang Attack on Titan Musnahkan Imajinasi Liar Para Fujoshi

Attack on Titan

Halo, selamat malam citizen, berita ini mungkin akan membuat kalian yang para fujoshi tidak kuat, jadi di mohon untuk mengambil nafas dalam-dalam sebelum membaca lebih lanjut.

Langsung saja ke inti permasalahan, baru-baru ini, Isayama Hajime melakukan sebuah interview bersama sebuah media yang hasil wawancaranya dipublikasikan melalui media cetak, usut punya usut, ternyata hasil wawancara kali ini membuahkan hasil yang sangat kontroversial. Yakni kejelasan dari gender seorang karakter bernama Armin Artlet yang menjadi sasaran beringas para fujoshi sejak pertama kali seri ini booming di pasaran, mulai dari dipasangkan dengan teman masa kecilnya, Eren, hingga dengan berbagai macam karakter tidak jelas yang membuat Armin tampak seperti seorang laki-laki polos namun sudah “berpengalaman”. 

Namun sayangnya, imajinasi liar tersebut harus dimusnahkan sekarang juga, because why? Ternyata Armin adalah perempuan. Dalam wawancaranya, Isayama mengatakan bahwa teman perempuan terdekat dari Mikasa Ackerman adalah Armin. Yap, “Teman Perempuan Terdekat Mikasa Adalah Armin”

img-0488

Memang kita sudah sadar sebelumnya bahwa Armin tampak sangat manis dengan postur tubuhnya yang kecil dan rambutnya yang ditata dengan manis, sedikit sulit dipercaya bahwa ia laki-laki. Namun pada beberapa saat di dalam manga-nya, Armin tampil sebagai laki-laki, ia juga pernah menyamar menjadi Historia namun saat ada laki-laki yang hendak melakukan sesuatu padanya, laki-laki tersebut sadar bahwa Armin bukan perempuan. So… Ini bagaimana jadinya? Yah, seperti yang sudah kita ketahui sebelumnya, ada dua karakter yang “ditutupi” gendernya, yakni Hanji Zoe yang dikatakan oleh Isayama “terserah pembaca mau menganggapnya laki-laki atau perempuan” dan Nanaba yang sempat membius para wanita namun ternyata ia adalah perempuan (atau laki-laki? Tidak ada yang tahu, dan sekarang ada Armin yang ternyata adalah seorang perempuan!

Berikutnya mungkin Levi memang benar-benar berpacaran dengan Erwin atau Mikasa sebenarnya adalah ibu dari Eren. Salut kepada Isayama. Salut. Atau mungkin ia hanya bercanda dengan semua ini? Mungkin saja, kalau Athira sih, dianggap serius karena sudah lelah dengan penyamaran gender di dalam cerita Sensei satu ini.

Source: Jurnal Otaku