Jangan Ngaku Petani Sukses Hay Day Jika Belum Bercocok Tanam di Harvest Moon: The Lost Valley

Harvest-Moon-The-Lost-8

Natsume mengumumkan seri Harvest Moon terbaru mereka selama E3 2014 pertengahan tahun ini. Game yang disebut sebagai Harvest Moon: The Lost Valley tersebut dikembangkan untuk Nintendo 3DS, dan dianggap sebagai titik evolusi franchise Harvest Moon. Natsume akan membuat game ini disukai pemain hardcore serial tersebut, namun dengan tetap membuatnya juga menarik di mata pemain baru yang pertama kali mencoba dunia Harvest Moon.

Harvest-Moon-The-Lost-1

Natsume juga membuatnya terfokus untuk pasar Barat. Terlihat dengan gameplay-nya yang mirip Minecraft, lebih ke arah “membangun dunia,” tidak seperti game-game Harvest Moon sebelumnya yang lebih menonjolkan kegiatan bercocok tanam, bahkan desain dan nama karakternya pun tampak kebarat-baratan (baca: Filosofi Kembali Ke Basic Harvest Moon: Lost Valley). Selama E3 lalu memang kami menuliskan game ini dirilis Oktober 2014 ini, namun menjelang tanggal yang seharusnya game ini dirilis, Natsume merevisinya dengan jadwal rilis baru, 4 November 2014 nanti di Amerika Utara dengan harga $29.99, atau sekitar Rp. 360 ribuan. Masih ada waktu untuk memesan awal game ini, dan mendapatkan bonus pre-ordernya, berupa Dog atau Bunny Plushie. Detail pre-oder bisa kalian lihat di sini atau melalui toko online Natsume. Untuk versi Eropa / PAL, Natsume akan merilis game ini awal 2015 mendatang.

Harvest-Moon-The-Lost-10

Menurut Natsume, dalam The Lost Valley dua karakter utama kalian (pilih salah satu, namanya Pete atau Claire) berjalan di pegunungan, dan tiba-tiba terperangkap dalam badai salju. Mereka berhasil menemukan tempat perlindungan berkat bantuan suara samar-samar. Ketika karakter terbangun, kalian menemukan ternyata bantuan itu datang dari Harvest Sprite, yang menceritakan jika semua musim di gunung tersebut menghilang, dan tinggal musim dingin saja. Untuk mengembalikan 4 musim ke lembah yang menjadi setting, kalian memerlukan bantuan para penduduk, Harvest Sprite, Harvest Goddess, dan bahkan juga King of the Underworld!

Harvest-Moon-The-Lost-2

Seperti yang sudah kami tuliskan, gameplay game ini lebih mengarah ke kustomisasi dunia sekeliling ala Minecraft, seperti dengan membuat bukit, lembah, mengalihkan aliran sungai, membangun jembatan, dan lainnya. Penduduk desa, para villager juga akan meminta bantuanmu, dan itu bisa meningkatkan hubungan kalian dengan mereka. Perlengkapan menjadi context sensitive, yang artinya mereka otomatis akan melakukan aksi yang berhubungan dengan obyek dimana karakter berdiri, tanpa perlu di-equip.

Harvest-Moon-The-Lost-9

Walaupun berkesan world-building, namun aktivitas pokok serial ini, seperti bercocok anam, beternak, menambang, memotong kayu, dan memancing tetap kalian temui, dengan elemen baru, seperti kalian perlu memperhatikan ketinggian lahan dimana tanaman ditanam, karena bakal mempengaruhi bagaimana mereka bertumbuh dan bakal menjadi seperti apa tanaman itu nanti. Kalian nanti juga bakal dipermudah untuk masalah transpor, karena Natsume juga memberikan “Harvest Sprite whistle,” untuk otomatis teleport kembali ke tanah pertanian.

Harvest-Moon-The-Lost-3

Nantinya Natsume mendukung The Lost Valley dengan DLC (Downloadable Content), yang bertujuan memperpanjang waktu permainan, dan termasuk di sana adalah DLC gratis serta berbayar. Tidak satupun DLC tersebut menjadi bagian game utama yang sengaja dilucuti saat ini, dan konten tersebut tidak kalian butuhkan dalam permainan default-nya, atau akan membuat kalian bisa dengan mudah menyelesaikan permainan. Sebagian besar DLC terfokus pada konten setelah cerita berakhir, atau untuk mendukung aktivitas setelah karakter menikah.

Harvest-Moon-The-Lost-4

Detail lainnya, jika ada item di tanah di dekat karakter yang bisa dipungut, segera item itu tersimpan di dalam inventory, dengan item yang sama akan bisa disimpan hingga maksimal 99 (sebelumnya dilaporkan mencapai 255). Kalian juga bisa mengambil screenshot di tengah permainan, cocok untuk gamer yang suka pamer. Kemudian jika dalam artikel sebelumnya kami sudah menjelaskan sedikit mengenai sistem memelihara binatang dalam game, untuk bercocok tanam juga ada perubahan dari Harvest Moon yang kita kenal.

Harvest-Moon-The-Lost-5

Sistem tanaman dalam game ini mengenalkan beberapa varian tanaman yang berbeda dari yang biasanya, baik secara visual dan karakternya. Misalnya, cabbage / kubis dalam game ini ada 10 cara berbeda dimana kalian bisa menumbuhkan kubisnya, termasuk di sana great cabbage, red cabbage, dan varian lainnya bergantung dari bagaimana kalian menumbuhkannya. Contoh lainnya, menanam pumpkin / labu kuning di tanah rawa, akan menghasilkan variasi yang berbeda dari labu yang biasanya. Keseluruhan ada 100 variasi tanaman dalam game ini. Dan mengingat tanaman bisa ditanam di banyak tempat di Harvest Moon: The Lost Valley, kalian perlu berpikir yang tidak biasanya. Seperti apa yang terjadi jika menanam tanaman di dekat, atau jauh dari air, atau di lahan dataran tinggi, atau yang rendah, di tanah kering, atau yang lembab seperti berawa, bakal memberi efek / hasil tanaman yang berbeda.

Harvest-Moon-The-Lost-6 Harvest-Moon-The-Lost-7

Harvest Moon: The Lost Valley (E3)

Jangan Ngaku Petani Sukses Hay Day Jika Belum Bercocok Tanam di Harvest Moon: The Lost Valley

Tanaman dalam game ini bisa tumbuh berbeda bergantung lokasi!

Abaikan

Harvest Moon: The Lost Valley – EU Announcement Trailer

Jangan Ngaku Petani Sukses Hay Day Jika Belum Bercocok Tanam di Harvest Moon: The Lost Valley

Tanaman dalam game ini bisa tumbuh berbeda bergantung lokasi!

Abaikan


SHARE
Previous articleDLC Pertama Alien: Isolation Menjamin Kalian Lebih Susah “Survive!”
Next articleTidak Mau Kalah, Wild Season Siap Menyaingi Harvest Moon The Lost Valley!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.