Bila “Kehormatannya” Telah Hilang, Akankah Fans Beri Maaf?

    Sebagai seorang wota, kehormatan para idol, terutama yang menjadi oshi mereka, adalah sebuah hal yang tidak boleh hilang atau direbut secara paksa oleh siapapun juga.

    Namun kenyataannya, seorang idol yang dianggap tidak “suci” lagi (baca: Fans Kecewa, Ternyata Personel JKT48 Tidak “Suci” Lagi) ternyata akan mendapatkan hukuman yang mampu membuatnya kehilangan kehormatan tersebut, contohnya adalah kasus Minami Minegishi yang sampai mencukur habis semua mahkota-nya (Benar, rambutnya, rambut adalah kerhomatan dan mahkota wanita) di dalam video ini:

    Bila “Kehormatannya” Telah Hilang, Akankah Fans Beri Maaf?

    Apakah ini akhir dari skandal JKT48 ?

    Abaikan

    Video ini bukanlah video hukuman dari manajemen AKB48, namun hal ini dilakukan karena ia merasa kehormatannya tercoreng. kepada semua orang yang ikut kecewa akan tindakannya yang mencuatkan skandal di saat-saat ia sedang dalam masa tenarnya. Sebelum membuat video ini, Minami sudah diberi hukuman untuk “diturunkan pangkatnya” ke grup lain dan bukan grup utama AKB48.

    Banyak pro kontra yang terjadi saat Minami memunculkan video ini, banyak yang merasa bahwa seharusnya Minami tidak usah melakukannya, mahkotanya adalah miliknya bukan milik siapapun dan ia tidak perlu membuang semuanya demi meminta maaf kepada khalayak akan tindakannya dengan cara seperti ini. Hukuman yang diberikan oleh pihak manajemen dirasa sudah “cukup” untuk me”nyucikan” kembali Minami yang sudah melanggar golden rules.

    Fans Minami sendiri pun tidak sedikit yang masih menghargai gadis tersebut meskipun ia telah di demote dan menghilangkan mahkotanya.

    Not to mention that she still looks so cute and fluffy

    Lalu bagaimana jadinya dengan gosip bahwa anggota JKT48 pacaran yang terkuak? (baca lagi: Fans Kecewa, Ternyata Personel JKT48 Tidak “Suci” Lagi ) apakah hal yang sama akan terulang? Hukuman yang diberikan secara langsung oleh pihak manajemen biasanya adalah penurunan pangkat, atau di demote ke grup lain, namun perlu diingat bahwa JKT48 belum memiliki grup lain layaknya AKB48 dan saudari-saudarinya di Jepang sana.  Apakah yang terjadi hanyalah penurunan pangkat dari idol tersebut? Bagaimana bila nantinya para idol yang terkena hukuman ini pun meminta maaf dengan cara yang sama dengan Minami, apakah kalian, para wota dari idol tersebut masih mau untuk menjadi fans-nya meskipun mahkota-nya sudah terenggut dan sudah tidak suci lagi?

    Idol juga manusia, meskipun ada golden rules, idol tetaplah manusia, idol juga masih muda, bila kita mengingat kembali realitanya, idol adalah kumpulan gadis-gadis yang mayoritas di bawah 20 tahun, tentu mereka masih memiliki emosi yang kurang stabil di masa-masa itu, apalagi menjadi sebuah idol bukan pekerjaan yang mudah. Tentu kita bisa berkata “itu sudah menjadi resikonya” namun apakah salah bila kita kembali memaklumi sisi kemanusiaan mereka? Apakah mereka melakukan tindakan kriminal dengan, misalnya, melanggar golden rules dan memiliki pacar? Memang tidak, tapi memang hal ini bisa melukai hati para wota mereka, namun hei, para wota, apakah kalian juga tidak ingin menjadi pacar dari oshi kalian? Tentunya bila hal itu terbesit di dalam hati kalian,  Athira rasa wota-wota sekalian pun sudah berharap oshi kalian untuk melanggar golden rule dengan memacari anda.

    Athira sendiri juga seorang wota, namun wota 2d, dan kurang setuju dengan adanya golden rules yang kesannya memaksakan para idol untuk tetap “suci”. Padahal memiliki pacar bukan berarti tidak “suci” juga kok. Menurut Athira. Selain itu bila memang seorang fans, Athira rasa hanya dengan karena idol tersebut memiliki pacar, tidak berarti harus berhenti menjadi fans-nya bukan? Idol is there to make you smile. Idol works hard for us, so why don’t we step back a little and appreciate what they did rather than talking about she breaking a golden rule?


    SHARE
    Previous articleBegini Cara Mencari Jejak Penyihir Cantik dalam Trailer The Witcher 3: Wild Hunt
    Next articleAplikasi Karaoke Harmoni Hanya Untuk Anak? Ah, Kata Siapa?! Nih Buktinya!
    Penggemar berat Roger Federer, Jouji Nakata, Sho Hayami, dan Suwabe Junichi. Wota iDOLM@STER dan juga seorang penikmat game yang memiliki karakter laki-laki 30 tahun ke atas. Silahkan lihat kegalauan saya di twitter: ryofucha