Kalau Kualitas AC Unity Versi PC Seperti Ini, Masihkah Gamer PC Ngamuk ke Ubisoft?

duniaku-acunity

Standar spesifikasi PC yang tinggi untuk Assassin’s Creed (AC) Unity sudah membuat “murka” banyak gamer PC (baca: Gara-gara Spesifikasi PC AC Unity Terlalu Tinggi, Gamer PC Ngamuk ke Ubisoft). Salah satu yang menjadi dasar kemarahan para gamer PC adalah mereka ragu bahwa Ubisoft bisa menghadirkan kualitas game yang setara dengan kocek yang mereka keluarkan. Mungkin Ubisoft sadar, bahwa semakin lama jumlah gamer yang mengamuk ini semakin banyak. Oleh karena itu, mereka pun merilis satu trailer baru yang menampilkan keunggulan AC Unity saat dimainkan di PC.

Bekerja sama dengan Nvidia GameWorks, Ubisoft merilis demo AC Unity yang memanfaatkan teknologi-teknologi yang dimiliki kartu grafis GeForce GTX milik Nvidia. Kamu bisa melihat dalam trailer ini, bahwa dengan menggunakan berbagai teknologi seperti Anti Aliasing, Soft Shadows, dan Direct X Tesselation, AC Unity bisa tampil memukau dengan detail dan lingkungan yang hidup. Karena demo ini dibuat atas kerja sama dengan Nvidia, tentunya para pemilik kartu grafis GeForce GTX-lah yang bisa menikmatinya.

ac empire 2017

Kalau Kualitas AC Unity Versi PC Seperti Ini, Masihkah Gamer PC Ngamuk ke Ubisoft?

Apakah kualitasnya sebanding dengan kocek yang dikeluarkan untuk upgrade PC?

Abaikan

Sekedar mengingatkan, untuk memainkan AC Unity di PC, kamu membutuhkan kartu grafis minimal NVIDIA GeForce GTX 680 atau AMD Radeon HD 7970 yang memiliki banderol paling murah sekitar Rp 4 hingga Rp 4.5 juta. Selain itu, kamu juga membutuhkan RAM minimal 6GB dan space di HDD minimal 50GB (baca: Spesifikasi PC-mu Harus Setinggi Ini untuk Main Assassin’s Creed Unity).

Apakah demo di atas bisa sedikit meredakan kemarahan para gamer PC yang sebelumnya sempat ngamuk ke Ubisoft ya? Kalau menurut pendapat citizen sendiri bagaimana?

[Sumber: VG247]


SHARE
Previous articleCewek Sekarang Lebih Suka Dilamar Pakai Smartphone Daripada Cincin
Next articleWibu Sepertinya Memang Tidak Hidup Dalam Realita
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.