The Inhumans, Proyek Film Marvel Paling Berisiko

Marvel-MoviesJika ada kesamaan dari semua seri baru Marvel dalam phase 3 (Baca: Black Panther, Doctor Strange, Civil Wars, hingga Avengers: Infinity War Ramaikan Marvel Phase 3 ), maka ada sebuah kesamaan: banyaknya karakter baru yang ditampilkan dari roster karakter Marvel. Doctor Strange dan Black Panther tidaklah termasuk superhero yang masuk list A Marvel layaknya Iron Man, Thor ataupun Hulk. Oleh karena itu, meskipun nantinya hasil jadi filmnya bagus, tetap saja keduanya butuh perjuangan agar tetap diingat oleh penikmat film. Karakter seperti Doctor Strange misalnya, biasanya selalu berperan sebagai sosok yang berdiri disamping panggung, dan hanya akan muncul memperingatkan superhero lainnya jika masalah mulai serius, akan tetapi Doctor Strange jarang sekali menjadi tokoh yang disorot dalam cerita.

Meskipun begitu, setelah melihat kesuksesan Guardians of the Galaxy, Marvel mulai berpikir bahwa sebuah franchise buku komik tidak perlu menjadi bintang dan terkenal untuk masuk ke dalam layar lebar. Oleh karena itu, masih memungkinkan untuk karakter Doctor Strange dan Black Panther untuk masuk ke layar lebar dan menjadi hit –oh, dan tak terkecuali: The Inhumans.

Mungkin dari kalian ada yang belum familiar dengan nama ini, dan bertanya-tanya: siapakah the Inhumans? Terlepas dari sekumpulan pria dan wanita dengan kostum mereka yang lucu dan agak norak, apakah yang membuat mereka pantas untuk masuk ke dalam Marvel’s Cinematic Universe?

The Inhumans Royal Family. Dari kanan ke kiri: Triton, Gorgon, Karnak, Black Bolt, Medusa, Crystal
The Inhumans Royal Family. Dari kanan ke kiri: Triton, Gorgon, Karnak, Black Bolt, Medusa, Crystal

The Inhumans pertama kali diperkenalkan lewat komik Fantastic Four, dan baru muncul sebagai satu tim penuh lewat Fatastic Four #45 setelah Johny Strom membuntuti salah satu Inhuman bernama Crystal menuju tempat persempunyian mereka.

The Inhumans adalah manusia yang memiliki kekuatan super, tetapi tidak termasuk dalam ras  manusia melainkan ras Inhuman. Dahulu kala, alien Kree (makhluk-makhluk berwarna biru yang kalian temui dalam Guardian of The Galaxy) menyadari potensi dari manusia terdahulu dan memodifikasi mereka untuk digunakan sebagai senjata melawan the Skrulls. Saat potensi mereka terbangun, The Inhumans akhirnya malah menolak untuk dijadikan pion semata oleh the Kree.

Seperti mutant-mutant dalam X-Men, semua Inhuman dewasa memiliki kekuatan super dan beberapa bahkan mengubah bentuk fisik mereka seperti kulit bersisik, kaki kuda alih-alih kaki manusia, tentakel alih-alih mata, dan, yah, ada seorang yang pada dasarnya adalah seekor anjing.

Akan tetapi, berbeda dengan X-Men, The Inhumans sebenarnya bukanlah sebuah tim superhero. The Inhuman pada dasarnya adalah ras mereka sendiri. Mereka memiliki rumah atau kerajaan sendiri: Kota Attilan yang letaknya sering berpindah-pindah mulai dari bulan, hingga pegunungan Himalaya. The Inhumans memiliki budaya, aturan, dan juga sistem kasta mereka sendiri.

Silahkan tertawakan bentuk kostumnya, tetapi jangan remehkan kekuatan dari Black Bolt
Silahkan tertawakan bentuk kostumnya, tetapi jangan remehkan kekuatan dari Black Bolt

Raja mereka adalah Black Bolt, salah satu superhero terkuat Marvel yang pernah bertarung secara seimbang melawan superhero kuat lainnya seperti Hulk dan Thor. Black Bolt mengubah energi menjadi kekuatan dan kecepatan. Akan tetapi, senjata utama Black Bolt adalah suaranya. Jika Black Bolt berbisik, dia akan mengeluarkan gelombang energi yang luar biasa menghancurkan. Contohnya saja, jika dia masuk ke dalam rumahmu dan berkata “Hai”, maka kamu akan terhempas menghantam dinding dan menghancurkan kaca-kaca jendelamu. Jika dia berkata “Bagaimana kabarmu?”, dengan suara manusia normal, kamu akan meledak dan rumahmu akan roboh, tetapi dia akan baik-baik saja. Jika dia berteriak “Halo BRO!”, kamu akan langsung menguap dan kota tempat tinggalmu akan runtuh ke dalam bumi.

"Halo Brooooo!!!"
“Halo BROOOO!!!”

Selain Black Bolt, ada juga karakter lainnya seperti sang ratu dan istrinya, Medusa, Triton, Gorgon, Karnak, Lockjaw, dan masih banyak lagi. Musuh besar Black Bolt adalah saudaranya sendiri yang iri kepadanya, Maximus the Mad.

Nah, sekarang yang menjadi pertanyaan terbesarnya adalah: apa peran yang akan mereka mainkan didalam Marvel Cinematic Universe?

Salah satu jawaban yang mungkin adalah salah satu franchise dimana Marvel Studios tidak memiliki hak atasnya: X-Men. The Inhumans dan X-Men memiliki banyak kemiripan. Keduanya sama-sama terpisah dari ras manusia karena kekuatan super mereka, entah yang mereka dapatkan semenjak lahir ataupun ketika mereka dewasa (The Inhumans baru mendapatkan kekuatan mereka ketika dewasa dan terkena sebuah zat bernama Terrigen Mists). Jadi, bisa dikatakan Marvel sedang membangun cerita dan pondasi dalam Marvel Cinematic Universe menggunakan konsep yang serupa dengan X-Men, tetapi tanpa menggunakan X-Men.

Dengan kata lain, The Inhumans adalah pengganti X-Men dalam Marvel Cinematic Universe.

Dilarang menyebut mereka Mutant!
Quicksilver dan Scarlet Witch, jangan sebut mereka Mutant!

Hal ini juga mungkin bisa digunakan sebagai origin/cerita asal dari Quicksilver dan Scarlet Witch yang keduanya akan muncul dalam The Avengers: Age of Ultron. Quicksilver dan Scarlet Witch, dalam versi komiknya, adalah mutant dan anak dari Magneto. Nah, karena origin ini tidak mungkin diceritakan kecuali ada izin dari Fox (yang sangat tidak mungkin terjadi), maka kemungkinan besar Quicksilver dan Scarlet Witch akan diceritakan sebagai Inhumans.

Alasan yang mungkin lainnya adalah karena Inhumans hidup di bumi, atau dekat bumi, tetapi akar kekuatan mereka berasal dari luar angkasa. Karena itulah, The Inhumans bisa berperan sebagai penghubung yang sempurna antara superhero bumi dengan tim luar angkasa seperti Guardian of the Galaxy.

The Inhuman bisa menjadi jembatan penghubung antara Guardian of the Galaxy dengan The Avengers
The Inhuman bisa menjadi jembatan penghubung yang sempurna antara Guardian of the Galaxy dengan The Avengers

Meskipun begitu, proyek The Inhumans ini juga berisiko. Selain karena mereka kurang dikenal seperti yang sudah disebutkan diatas, mereka pada dasarnya bukanlah superhero. Mereka hanyalah sekumpulan orang yang mendapatkan kekuatan super. Lalu karakter nomor satu mereka, Black Bolt, hampir tidak pernah berbicara sama sekali –dia berbicara pun hanya untuk menghancurkan sesuatu/seseorang. Menceritakan sepak terjang The Inhumans lewat Black Bolt sangatlah sulit –kecuali Marvel ingin membuat sebuah film bisu. Selain itu, juga dibutuhkan tokoh yang bisa menghubungkan dunia Inhumans dengan manusia. Karakter yang mungkin akan menjadi tokoh utama The Inhumans adalah Crystal. Dia adalah Inhuman yang paling banyak menghabiskan waktu dengan manusia. Dalam versi komiknya, Crystal menikah dengan Quicksilver, pernah menjalin hubungan dengan Johnny Storm, dan pernah menjadi anggota Fantastic Four maupun The Avengers.

Berisiko atau tidak, Marvel tampaknya cukup percaya diri untuk membawa The Inhumans ke layar lebar, mengingat tim superhero yang sebelumnya tidak cukup terkenal, Guardian of the Galaxy, cukup sukses.  Kita lihat saja apakah The Inhumans yang direncanakan akan rilis pada 2 November 2018 mendatang ini sukses atau tidak.


SHARE
Previous articleBocor! Loki dan Heimdall Bakal Muncul di Avengers: Age of Ultron?
Next articleHobi Rakit Gundam Udah Mainstream! Dosen Ini Punya “Hobi” Nyergap Ambulans!
Veteran game survival-horror terutama game seri Resident Evil dan Dead Space. Menurutnya, game survival-horror adalah obat terbaik dalam menangani stress (karena ketakutan, jadi lupa sama stress-nya). Selain memainkan game, dia juga gemar mengikuti anime, manga, comic, film dan novel. Saat ini sibuk menulis banyak judul light novel di Wattpad, light novel-nya yang berjudul The Alternative sudah dicetak.