Sayang Bandung: Ikon-ikon Industri Kreatif Menantangmu Untuk Buang Sampah Sembarangan | Kamu Sanggup?

Sayang Bandung: Ikon-ikon Industri Kreatif Menantangmu Untuk Buang Sampah Sembarangan | Kamu Sanggup?

Ridwan Kamil, walikota Bandung periode 2013-2018, dan timnya mempunyai ide-ide kreatif untuk kampanye program-programnya. Termasuk di antaranya adalah kampanye harian Selasa Tanpa Roko, Rebo Nyunda, dan Kamis Inggris. Kampanye terkini dari Kang Emil, panggilan akrab sang Walikota, adalah denda 50 juta bagi orang yang membuang sampah sembarangan. Biasanya aturan seperti ini disampaikan dengan ancaman. Tapi Kang Emil mensosialisasikannya dengan tantangan yang menarik.

Orang-orang yang membaca papan iklan di atas seperti ditantang untuk berani memilih membayar denda daripada mentraktir Iis, seorang mahasiswi, representasi gadis pujaan citizen. Nyampah atau traktir? Aduh si akang, jangan kelamaan mikirnya atuh, Iis teh udah nunggu dari tadi. Sayangnya, walau citizen tidak buang sampah sembarangan, Iis tetap harus lama menunggu kalau citizen anak kosan yang setiap akhir bulan makan mi instan seperti Si Juki. Boro-boro traktir orang lain, memberi makan diri sendiri saja citizen hampir tidak mampu. Jleb!

Apabila citizen sedang ada banyak rezeki dan sanggup mentraktir Iis sekaligus membayar denda, lantas citizen merasa sanggup nyampah? Tunggu dulu. Citizen perlu bersedekah seperti Si Bedil. Boleh sambil menitipkan doa, semoga citizen berjodoh dengan Iis. Ingat, usaha perlu disertai doa.

Kalau hubungan Iis dengan citizen tidak berjalan lancar, masih banyak gadis cantik yang menantang citizen untuk nyampah atau menghabiskan waktu bersama mereka. Misalnya Momo Chan, cosplayer yang aktif di pop event. Daripada membayar denda karena nyampah, lebih baik citizen makan bersama Momo Chan di maid café, kan? 50 juta bisa buat makan berapa hari di maid café tuh?

Ah, sesekali buang sampah sembarang nggak apa-apa lah. Yakin nih? Kalau kata Sasha, karakter novel Vandaria Saga: Winterflame, uang sebesar satu kali denda tidak cukup lho. Kalau citizen tidak benar-benar tertib, bisa-bisa citizen menjadi jones alias jomblo ngenes seumur hidup. Aduh… sakitnya tuh di sini.

Citizen tidak merasa tertantang oleh gadis-gadis cantik di atas? Berarti citizen perlu bersiap-siap untuk tantangan berikutnya. Master Fakry, public figure yang selalu menyemarakkan pop event di tanah air, menantang citizen untuk nyampah atau mendapatkan kursi istimewa pada jumpa fans Master Fakry berikutnya.

Setelah menghadapi semua tantangan itu, citizen masih berani buang sampah sembarangan? Coba saja! Maka citizen akan berhadapan dengan Joel dari The Last of Us… eh, ini Fachrul R.U.N., penulis Vandaria Saga: Winterflame.

Ampun, Kakak!

Tentu masih ada banyak meme Sayang Bandung lainnya. Meme Sayang Bandung apa yang paling membuatmu merasa tertantang, citizen?


SHARE
Previous articleAdian Napitupulu Gagal Paham Kenapa Dia “Dibantai” Netizen
Next article35 Generasi Lama Naruto, Bagaimana Kabar Mereka?
Meskipun menyandang nama musik, Melody Violine lebih senang menulis daripada bermain musik. Itulah mengapa ia memutuskan untuk kuliah di Program Studi Indonesia FIB UI hingga lulus pada tahun 2009. Selain menjadi kontributor Duniaku, ia menerjemahkan novel-novel dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, termasuk di antaranya adalah adaptasi novel Assassin's Creed (Oliver Bowden).