Redmi Note vs Galaxy Note 4, 10 Hal yang Membuat Android Xiaomi Lebih Unggul Dari Samsung

Redmi-Note-Galaxy-Note-4 Di ranah smartphone, kompetisi biasanya melibatkan Android melawan Apple, atau Apple melawan Samsung. Namun saat ini pemain baru seperti Xiaomi merubah pola pikir. Xiaomi tidak berhenti menantang posisi Android yang saat ini diduduki Samsung dengan bebragai lini Android mereka yang murah namun tidak murahan dan justru sangat worth it dimiliki. Bahkan banyak pengamat berpendapat jika salah satu faktor yang mendorong lesunya laporan keuntungan Samsung untuk akhir tahun 2014 ini tidak lain adalah karena beratnya kompetisi dengan vendor smartphone asal Tiongkok, termasuk Xiaomi (baca: 6 Fakta Terbaru Samsung Galaxy S6 yang Perlu Kalian Ketahui). Redmi-Note-3 Dan bicara kompetisi, seperti yang kita ketahui Xiaomi akhirnya memutuskan mulai menjual smartphone raksasa mereka Redmi Note pekan ini, setelah selama dua bulan sebanyak 85 ribu Redmi 1S sukses beredar di Indonesia melalui Flash Sale hanya dalam waktu kurang dari 2 bulan (baca: Xiaomi Redmi Note Resmi di Indonesia! Android Octa-Core Ini Dijual Hanya 2 Juta Rupiah!). Xiaomi (melalui retailer online Lazada) terakhir menjual Redmi 1S 6 November 2014 kemarin. Mereka menyediakan 15 unit, dan ludes terjual hanya dalam waktu 10 menit! Seperti Redmi 1S, di negara asalnya sebenarnya Redmi Note sudah eksis lama, sejak Maret 2014 lalu, dan berhasil membuat banyak pihak tercengang karena mampu terjual ratusan bahkan jutaan unit dengan mudahnya melalui pemesanan online. Redmi-Note-7 Di Indonesia sendiri kita sudah mengetahui jika Redmi Note akan masuk ke pasar lokal sejak pertengahan tahun ini (baca: Xiaomi Menjual 10 Ribu Smartphone Octa-Core Redmi Note Hanya Dalam Waktu 1 Detik!). Seharusnya untuk perijinan, Redmi Note bisa dijual resmi bersamaan dengan Redmi 1S. Namun tentu keduanya akan saling sikut, karena harga yang tidak terpaut jauh, namun spesifikasinya jelas meningkat nyaris 2 kalinya. Selain itu, mulai menjual Redmi Note di awal November ini juga beralasan. Samsung baru saja mulai menjual phablet terbarunya, Galaxy Note 4 (baca: Galaxy Note 4) mulai awal bulan ini. Promosinya pun gencar, dan iklan Galaxy “NOTE” 4 pun ada dimana-mana.

NOTE yang lebih murah?
NOTE dengan harga yang lebih cerdas?

Menurut kami, Xiaomi, seperti juga LG yang juga baru akhir Oktober 2014 lalu, meluncurkan phablet G3 Stylush (baca: LG G3 Stylus Siap Dirilis, Indonesia Juga Pasti Kebagian) dengan mendompleng kata NOTE (di iklannya jelas tertulis, “Get a NOTE with Amazing Price”) yang harganya hanya 3 juta, bisa ikutan numpang tenar berkat embel-embel NOTE tersebut. Namun apa yang ditawarkan Xiaomi jelas sebuah NOTE yang lebih Amazing harganya, dan juga spesifikasinya.  Untuk sebuah smartphone besar di rentang harga 2 jutaan, Redmi Note adalah pilihan yang sangat worth it (tentu saja, jika kalian berhasil mendapatkannya dalam penjualan rebutan Flash Sale). Selain Note yang lebih worth it, ternyata penulis menemukan jika Xiaomi Redmi Note itu justru lebih unggul lho dibandingkan Galaxy Note 4. Gak percaya? Langsung saja lihat pemaparan penulis di bawah!


1

Prosesornya Sudah True Octa-Core


Redmi-Note-1

Redmi Note menjadi salah satu dari banyak smartphone asal Tiongkok yang menerapkan chipset MediaTek MT6592 yang memiliki prosesor octa core. MediaTek MT6592 (lebih jelasnya baca di sini) pertama kali diperkenalkan Juli 2013 lali, dan menjadi sistem pertama yang kedelapan core prosesornya bisa berjalan bersamaan, dan menggunakan 8 core ARM Cortex-A7 yang sudah terbukti hemat baterai dengan kecepatan 1.7 GHZ. Dengan prosesor sekencang itu, tenaga mesin Redmi Note tidak akan sampai kedodoran dan menjalankan task dengan sigap. Di sisi lain, Galaxy Note 4 (terutama yang beredar di Indonesia) juga sama-sama menggunakan prosesor octa core. Chipset Samsung Exynos 7 Octa 5433 yang memiliki kombinasi Quad-core 1.3 GHz Cortex-A53 & Quad-core 1.9 GHz Cortex-A57 tersebut memang menjadi salah satu yang terkencang di dunia saat ini. Hasil benchmark (dari aplikasi AnTutu) saja bisa mencapai hampir 50 ribuan. Sedangkan Redmi Note hanya berkisar antara 27 – 32 ribuan saja, atau separuh dari yang bisa diraih Galaxy Note 4. Untuk nilai memang tidak sepadan. Namun kita tidak bisa lupakan soal harga. Galaxy Note 4 ditawarkan resmi 9,5 jutaan di Indonesia, sedangkan Redmi Note hanya 2 juta. Untuk 1 Galaxy Note 4, kalian bisa membeli 5 Redmi Note (yah, nambah 500 ribu sih!). Demikian jelas, Redmi Note jauh lebih worth it dengan harga 2 jutaan, kalian sudah mendapatkan prosesor octa core, dan tidak perlu malu dihina gadgeter lain pengguma merk besar sekalipun, karena mereka pasti masih berkutat di prosesor quad, atau bahkan masih dual core di rentang harga yang sama!


2

Memiliki Pengolah Grafis Dengan Empat Core


MediaTek-Gameloft-3

Selain prosesor cepat, chipset dalam Redmi Note juga sudah didukung dengan GPU yang mumpuni, dan bahkan satu keluarga dengan punya Galaxy Note 4. MediaTek MT6592 SoC menggunakan GPU Mali-450 MP4 dengan empat core yang clock speed-nya mencapai 700 MHz. Untuk menjalankan semua game yang eksis di Play Store-nya Google, GPU tersebut sudah lebih dari cukup. Selain itu, GPU yang disuplai oleh produsen semikondiktor ARM itu juga cukup populer, sehingga seharusnya tidak ada masalah kompatibilitas dengan game tertentu. Sedangkan Galaxy Note 4 menggunakan GPU ARM Mali T760 yang memiliki jumlah core maksimal sampai 16 pada kecepatan 600 Mhz tiap core, atau 2 generasi lebih tinggi dari yang diusung Redmi Note. Di atas kertas, memang perbandingkan kemampuannya sangat jauh.

Redmi-Note-9

Namun kembali pada kebutuhan, jika kalian suka ngegame, dan hanya membutuhkan sistem yang bisa menjalankan semua game di PlayStore, apalagi game sosial semacam HayDay dan Clash of Clan, GPU yang diusung Redmi Note sudah lebih dari cukup untuk melahapnya (game seberat Modern Combat 5 saja kuat kok, baca: Prosesor Octa-Core MediaTek MT6592 Pamer Kemampuan Melalui Modern Combat 5). Tidak perlu menggunakan gadget yang harganya saja lebih mahal dari mesin game seperti PS4 atau Xone yang notabene kemampuannya juga berkali lipat lebih besar dibandingkan Galaxy Note 4.


3

Bisa Hemat Biaya Paket Data


Redmi-Note-3

Redmi Note memiliki dua slot kartu SIM, dengan ukuran kartu standar, jadi jika kalian saat ini masih menggunakan kartu SIM dengan ukuran standar, juga tidak repot harus memotong kartu tersebut sebelum bisa menggunakannya (kalau Galaxy Note 4, mutlak harus dipotong, karena slot-nya berukuran micro). Dua slot kartu bisa menjadi solusi berhemat paket data internet. Saat ini sudah lumrah ditawarkan kartu perdana internet dengan kuota yang cukup besar. Biasanya, kartu semacam itu kalau kuotanya udah habis, ya tinggal dibuang saja. Namun jika smartphone kita hanya ada satu slot saja, misalnya pada Galaxy Note 4, akan merepotkan ketika ingin berhemat biaya paket data dengan membeli perdana semacam itu. Mau ditaruh dimana… hehe! Dengan dua slot kartu SIM, semuanya menjadi fleksibel, dan tentu saja, hemat biaya.


4

Kameranya Pas Untuk Selfie


Redmi-Note-4 Redmi Note mengunakan kamera depan dengan resolusi 5-megapixel. Cukup baik untuk kalian gunakan berfoto selfie. Apalagi seperti Xiaomi lainnya, mode beauty siap membantu membuat hasil foto wajah menjadi lebih menarik. Dan jika kalian kurang puas, masih ada Camera360 yang bisa membuat hasil foto makin bening. Untuk kamera depan ini, Galaxy Note 4 kalah telak, karena hanya mengajukan kamera dengan dengan kualitas 3.7-megapixel saja.


5

Gak Ngebosenin Interface-nya


Xiaomi-MIUI

Xiaomi tidak diragukan lagi sudah terkenal lebih awal berkat antar muka MIUI-nya yang begitu dinamis. Ciri khasnya, tidak ada laci / drawer / kalian lebih mengenal sebagai tempat dimana semua aplikasi yang di-install berada. Semuanya menjadi satu di home screen. Mirip-mirip iPhone, namun ada dukungan theme yang bisa merubah dengan instan mulai penampilan ikon, folder, wallpaper, efek-efek visualnya, sampai jenis tulisannya juga bisa berubah. Ada ratusan theme bisa kalian unduh melalui pasar digital MIUI. Sementara itu Galaxy Note 4 masih mengajukan antar muka TouchWiz-nya Samsung. Memang ada perubahan di sini, dan mirip dengan tampilan yang ada pada Galaxy S5 — yang lebih flat seperti pada Material Design-nya Android 5.0 Lollipop. TouchWiz bisa kalian temukan di Galaxy Samsung termurah sekalipun. Dan satu yang kurang kami sukai, tidak ada dukungan theme di sana seperti MIUI. Jika bosan, ya kalian dipaksa install launcher pihak ketiga, yang biasanya akan mematikan juga beberapa fungsi menarik yang didapatkan melalui TouchWiz.


6

Gak Ribet Jika Mau Nge-ROOT!


Cara root-nya semudah kita melakukan update secara manual!
Cara root-nya semudah kita melakukan update secara manual!

Untuk para gadgeter yang hobi ngoprek, root untuk Android adalah kondisi wajib yang harus mereka capai sebelum melangkah lebih jauh. Entah itu restore data, perbaiki kekurangan sistem standarnya, atau ingin membuat Anroid menjadi lebih cepat (atau lebih irit), bisa dicapai melalui root. Samsung terkenal mudah untuk yang satu ini (baca: Cara Mudah Dapatkan Akses Root Untuk Samsung Galaxy Note 4), namun itu pun tetap membutuhkan beberapa langkah proses, dan harus terkoneksi ke PC. Proses rooting Redmi Note ternyata lebih mudah lagi, karena kalian tinggal mengunduh file yang dibutuhkan, dan semua proses bisa dijalankan melalui smartphone.


7

Custom ROM-nya Bejibun!


Xiaomi-MIUI-2

Setelah mendapatkan akses root, kalain yang hobi ngoprek smartphone pasti ingin menguji hardware yang dimiliki dengan ROM custom lainnya. Untuk Redmi Note, tidak perlu kuatir, karena pengembangan custom ROM untuknya berkembang dengan dengan pesat smartphone ini dijual awal tahun ini. Mulai modifikasi antar muka MIUI standarnya yang mempermudah kalian menempatkan semua data game di memory eksternal, sampai yang berbasis Android 5.0 Lollipop pun juga ada. Galaxy Note 4 juga berpotensi mendapatkan banyak alternatif ROM / OS dari standar dengan interface TouchWiz yang diberikan Samsung. Namun sampai sejauh ini, penulis belum menemukan custom ROM untuk phablet tersebut. Yang ada, malah fitur-fitur khusus Galaxy Note 4 yang sudah berhasil di-port melalui custom ROM untuk phablet Samsung sebelumnya, yaitu Galaxy Note 3 dan Galaxy Note 2.


8

Konfigurasi Tombol Softkey-nya Gak Bikin Bingung!


Redmi-Note-2

Apa yang kami sukai dari Redmi Note adalah Xiaomi masih memberikan tiga tombol softkey yang umum kita temui di tipikal Android. Dari kiri ke kanan, adalah tombol Menu, Home dan Back. Perubahan yang lebih baik dari Redmi 1S, ketiga tombolnya kini terlihat lebih jelas karena menggunakan backlight. Sedangkan Samsung, penulis sendiri heran, kenapa justru merubah fungsi tombol Menu yang biasanya ditempatkan di sisi kiri, menjadi tombol Recent Apps, seperti Galaxy S5. Hanya butuh penyesuaian saja, namun penulis yang menggunakan semua phablet Samsung, beranjak pada konfigurasi barunya, agak bingun juga, karena akses fungsi tombol Menu menjadi lebih susah, dari yang biasanya hanya satu sentuhan tombol saja. Bagi kalian yang juga lebih banyak menggunaan Android dari banyak vendor, konfigurasi tombol softkey pada Redmi Note itu juga pasti tidak membingungkan.


9

Gak KuPer Gan! Dikit-dikit Dapat Updatean!


Xiaomi-MIUI-3

Interface MIUI kerap ditiru dan diterapkan ke custom ROM untuk produk lainnya, Alasannya, dukungan theme dan kaya fitur standar yang harusnya baru bisa ditemui jika meng-install aplikasi pihak ketiga. Selain itu yang memicu banyak pengguna Android menyukai MIUI-nya Xiaomi adalah karena dukungan update-nya yang sangat cepat. Mereka memang tidak segera memberikan update OS ke versi yang terbaru, namun Xiaomi tidak membiarkan smartphone-nya KUrang PErhatian dengan selalu segera memperbaiki software mereka untuk smartphone tertentu, seandainya ditemukan bug di dalamnya. Komunitasnya pun sangat ramai, dan terus memberikan feedback untuk perkembangan MIUI-nya Xiaomi. Jadi walaupun belum mendapatkan KitKat, atau Lollipop jauh dari bayangan, Xiaomi sebenarnya sudah memberikan fitur yang diunggulkan dari KitKat melalui MIUI-nya. Samsung sendiri juga sangat cepat dalam memberi update untuk Galaxy mereka, namun intensitasnya tidak secepat Xiaomi.


10

Merasa Jadi Orang Paling Beruntung Se-Indonesia!


Redmi-Note-8

Untuk yang satu ini, pasti sudah dirasakan mereka yang membeli Redmi 1S kemarin. Bayangkan saja, hanya 5000 unit (atau meningkat sampai 15 ribu) diperebutkan oleh jutaan orang yang ingin mendapatkannya melalui Flash Sale. Penulis sendiri menjadi salah satu dari jutaan mereka yang beruntung, karena mungkin ada kesaalahan sistem, sekali klik tombol Buy saja bisa mendapatkan dua unit sekaligus… hehe! Sementara yang lain bahkan sampai bela-belain membeli lebih mahal dari mereka yang mendapatkannya dengan harga Flash Sale, hanya untuk menebus rasa kecewa. Kalau Galaxy Note 4 bagaimana? Gak perlu sampai antri Flash Sale juga bisa kalian dapatkan dengan mudah.