Jepang Kembali Menginvasi dan Memanjakan Penggemarnya di Indonesia Lewat Film

 

10616234_10152759393315569_246031785793041580_n

Mungkin banyak diantara kalian yang dulunya menggemari anime yang ditonton dari TV lokal yang pernah menayangkan anime. Hingga kini, penggemar budaya Pop Culture Jepang di Indonesia sendiri bertambah dengan pesat seiring berjalannya waktu. Melihat pasar yang menjanjikan, mungkin hal itulah yang membuat para organizer akhir-akhir ini berani mengadakan acara Pop Culture Jepang dengan standar internasional setelah sekian lama hanya menatap mereka di balik layar, seperti Anime Festival Asia contohnya. Makin sering artis Jepang yang diundang konser di Indonesia, begitu juga dengan film. Saya sendiri sudah sejak dulu memimpikan melihat movie Jepang terbaru di bioskop lokal, yang akhirnya belakangan ini mulai terwujud. Beberapa bioskop sepertinya melihat peluang ini, diantaranya seperti Blitzmegaplex dan Platinum Cineplex.

1

Sebenarnya bukan akhir-akhir ini saja Blitzmegaplex menayangkan anime. Sejak beberapa tahun lalu, mereka sudah memulainya dengan menayangkan movie Evangelion 1.0 dan Evangelion 2.o, namun tampaknya saat itu waktunya belum benar-benar tepat, dan responnya pun agak kurang, sehingga agak lama, mereka tidak pernah menayangkan lagi anime movie di bioskop. Namun mulai tahun lalu, terlihat beberapa anime movie kembali bermunculan, seperti Pokemon the Movie: Genesect and the Legend Awakened contohnya. Tidak lama, mulai menyusul anime karya Hayao Miyazaki, seperti The Wind Rises.

2

Puncaknya adalah pada tahun ini, ketika mereka mulai menayangkan beberapa movie dari anime terkenal, seperti versi live action dari Rurouni Kenshin atau yang mungkin dikenal dengan Samurai X dan juga movie dari Detective Conan: Dimensional Sniper, yang mendapat tanggapan cukup memuaskan dan jumlah penonton yang tidak sedikit. Live action dari Rurouni Kenshin sendiri terbagi menjadi tiga film, namun yang ditayangkan di Indonesia hanya film kedua dan ketiganya saja. Anime movie lainnya yang pernah tayang adalah K: Missing Kings. Sebentar lagi, Blitzmegaplex juga akan menayangkan anime movie yang judulnya juga sudah cukup familiar di Indonesia, yaitu Seint Seiya: Legend of Sanctuary. Meskipun film ini sempat akan batal tayang karena masalah lisensi, namun akhirnya film ini tetap akan tayang.

4

Beberapa film lain yang akan menyusul tayang adalah versi live action dari Lupin the 3rd, yang dibintangi oleh Shun Oguri yang akan mulai tayang pada tanggal 14 November 2014, dan juga film dokumenter dari band rock terkenal dan juga pernah datang ke Indonesia untuk konser, Fool Cool Rock. Fool Cool Rock sendiri adalah film dokumenter dari band One OK Rock, dan hanya ditayangkan selama 3 hari di Indonesia, mulai tanggal 14-16 November 2014, hanya di tiga bioskop Blitzmegaplex, yaitu di Grand Indonesia, Central Park, dan Paris Van Java Bandung. Film lainnya yang akan menyusul di akhir dan awal tahun adalah movie terbaru dari Initial D dan juga movie terbaru Naruto, The Last. Serta tidak lupa juga, film 3D Doraemon: Stand by Me yang pastinya sudah ditunggu-tunggu oleh banyak orang, yang akan tayang di bulan Desember.

3

Selain Blitzmegaplex, ada bioskop lain yang telah memulai langkahnya untuk menayangkan anime movie atau film live action Jepang, yaitu Platinum Cineplex, yang berada di Sidoarjo dan Solo. Bagi kalian yang tidak berada di Jakarta, mungkin akan cukup beruntung untuk menonton anime movie atau live action Jepang di kota di mana Platinum Cineplex berada. Saya sendiri berharap, semoga judul-judul yang bisa ditayangkan makin bertambah. Jadi, bagi kalian yang sudah berencana dan tidak sabar untuk menonton film-film tersebut, catat jadwalnya ya biar tidak ketinggalan!


SHARE
Previous articleTetsuya Nomura Bikin Artwork Spesial Utada Hikaru ala Kingdom Hearts!
Next articleHoi Cinta, Ini lho Bedanya Purnama di Jakarta dan di New York!!

Merupakan penggemar anime sejak SMP, dan terus berlanjut hingga sekarang bekerja. Belakangan ini suka memperhatikan dan ikut dalam konser-konser dari artis Jepang favorit. Saat ini bekerja sebagai Graphic Designer, yang menurutnya cukup asik dilakukan karena seperti bekerja sambil bermain. Kairi juga seorang gamer dan genre favoritnya adalah RPG. Sebagai salah satu kontributor untuk majalah Zigma dan Omega, menulis merupakan caranya membagi informasi kepada orang lain tentang hal-hal yang disukainya dengan lebih informatif, dari segi pandang seorang penggemar.