Gak Punya Save Data Dragon Age Lama untuk Persiapan Main Inquisition? Tak Masalah!

Bisa dibilang Bioware adalah salah satu produsen RPG terbaik dunia saat ini. Selaras dengan esensi role playing, pemain betul-betul punya kontrol terhadap jalan cerita permainan. Hal ini pula yang kemudian menjadi daya jual seri Mass Effect dan Dragon Age. Tak berhenti di sana, Bioware juga punya tradisi unik, yaitu transfer data dari game pendahulu ke game terbaru. Artinya jika pemain melakukan transfer data ini, semua keputusan yang diambil di game sebelunmnya akan memiliki dampak di sekuelnya. Hal semacam ini yang membuat pemain terikat secara emosional terhadap seri-seri Bioware. Tapi bagi mereka yang belum pernah memainkan game Bioware, tentunya ini akan membuat entry barrier makin tinggi.

Anggap saja, kamu sudah memainkan Dragon Age: Orgins dan melanjutkannya di Dragon Age II, lalu tiba-tiba data permainanmu hilang, atau konsol lamamu sudah dijual, nah ini tentu menjadi masalah. Kamu jadi malas main Dragon Age: Inquisition karena sudah tidak punya data save-save-an game sebelumnya. Hal yang sama juga dialami oleh pemain yang ingin mencoba Dragon Age untuk pertama kalinya. Lalu apa solusi yang ditawarkan Bioware?

keep

Dragon Age Keep. Inilah tool baru yang disediakan oleh Bioware untuk mengatasi masalah-masalah di atas. Lewat Keep ini, kamu bisa impor data dari Origins dan Dragon Age II, kemudian diekspor ke Dragon Age: Inquisition. Syaratnya hanya satu: kamu cukup punya akun Origins.

Transfer data semacam ini bukan hal yang pertama kali diterapkan dalam game. Sebelumnya ada seri Suikoden yang terkoneksi antara prekuel dengan sekuelnya. Namun Bioware menawarkan sesuatu yang baru. Tidak suka dengan opsi-opsi yang kamu ambil sebelumnya? Tenang saja, kamu tidak perlu memainkan ulang Origins atau Dragon Age II. Kamu bisa mengubah sejarah langsung lewat Tapestry di Keep.

Dragon-Age-Inquisition-15

Bagaimana dengan yang data save-save-annya hilang? Atau belum pernah main Dragon Age sebelumnya? Jangan khawatir, tinggal buat akun Origins, kemudian bangun sejarahmu dengan tool ini.

Tak hanya itu, Dragon Age Keep ini juga menghadirkan prekuel dari Dragon Age: Inquisition, yang berjudul The Last Court. Web game ini gratis! Siapa tahu, The Last Count akan memberikan bonus-bonus khusus di Inquisition.

 


SHARE
Previous articleKurang Ajar, Jokowi Dijadikan ‘Tukang Masak’ oleh Koran Australia!
Next articleJadi Menurutmu Nutella itu Selai Cokelat Paling Enak? Pikir lagi!
Mengawali karier menulisnya pada tahun 1997 sebagai kontributor rubrik game majalah Mentari Putera Harapan. Namanya mulai dikenal setelah dia turut membidani lahirnya majalah game pertama di Indonesia, Game Master. Begitu banyak majalah yang lahir dari buah pemikirannya. Sebut saja Game Master, 3D Magazine, Ultima Nation, hingga Zigma dan Omega. Tidak hanya dikenal sebagai jurnalis dan konseptor, GrandC juga seorang penulis cerita. Saat ini dia banyak disibukkan dengan pengembangan Vandaria, dunia fiksi ciptaannya.