Nokia Kembali! Bangkitkan N-Series Dengan OS Android Dalam Bentuk iPad mini yang Mirip iPhone

Nokia-N1-1

Setahun lalu divisi ponsel Nokia memang sudah dibeli oleh Microsoft (baca: Microsoft Membeli Nokia Seharga Rp. 79,3 Trilyun! Tanda Kematian Brand Smartphone Nokia?), dan kita sudah siap jika ke depannya tidak akan ada lagi merk Nokia di pasaran (baca: Nokia Resmi Milik Microsoft Mulai 25 April, Namanya Berubah Menjadi Microsoft Mobile Oy).

Namun kenyataan sepertinya berkata lain. Masih ada Lumia 930 dan dual-SIM Lumia 630 yang sangat affordable karena dengan harga yang murah sudah menjalankan Windows 8.1 (dan beberapa fitur barunya begitu mirip Android, baca: Nokia Mulai Menjual Flagship Lumia 930 dan dual-SIM Lumia 630). Selain itu, Nokia yang masih memiliki hak atas teknologi networking, serta juga aplikasi pemetaan mereka, akhirnya memutuskan membuka akses peta HERE juga ke semua Android, aplikasi peta offline yang selama ini paling dibanggakan smartphone Nokia dan Windows Phone (baca: Waktunya Pensiunkan Google Maps, Nokia Berikan Peta Offline-nya ke Semua Android).

Nokia-N1-2

Namun yang lebih mengejutkan, kemarin Nokia membuktikan jika ternyata mereka belum sepenuhnya menarik diri dari persaingan gadget mobile. Nokia bangkit, dan perangkat pertama yang diumumkan paska Microsoft resmi mengakuisisi divisi ponsel mereka ternyata sebuah tiruan iPad mini, yang menjalankan OS Android 5.0 Lollipop. Untungnya, di atas kertas, kita masih bisa menjagokan tablet mini ini dibandingkan tipikal tablet lain di kelasnya, termasuk itu iPad mini.

Nokia menyebutnya sebagai Nokia N1. Yang digembar-gemborkan Nokia, tablet ini menggunakan antar muka besutan mereka sendiri, Nokia Z Launcher, yang diklaim membuat pengoperasiannya sederhana, dengan cara penggunanya opsi mencorat-coret langsung di layar menggunakan jari untuk menemukan aplikasi yang dimulai dengan huruf depan yang ditulis pada layar. Nokia yang paham perkembangan OS Android, langsung memilih chipset Intel yang teknologinya sudah 64-bit dengan prosesor quad-core.

Nokia-N1-4

Seperti Lumia mereka sebelumnya, Nokia N1 menjanjikan build yang kokoh. Untuk mencapainya, Nokia memilih casing unibody aluminum yang tetap membuatnya ringan sekaligus kuat. Diagonal layarnya 7.9-inchi, penempatannya menganut proses zero air gap untuk meminimalkan celah dari lapisan terluar dan layarnya, sehingga tetap didapatkan dimensi yang tipis. Resolusi layarnya pun bukan main, 1536 x 2047-pixel! Detail lainnya, layar dari material IPS tersebut dilapisi juga dengan perlindungan Corning Gorilla glass 3 serta pencahayaannya menggunakan penerangan LED. Oh ya, karena memang ingin masuk di segmen yang sama seperti iPad mini (dan juga Nexus 9), Nokia pun memilih aspect ratio 4:3 untuk tablet Android pertamanya ini.

Nokia-N1-3

Lebih jauh mengenai chipsetnya, yang digunakan di sini Intel Atom Z3580, dan empat core prosesornya beroperasi maksimal pada clock speed 2.3GHz. Mendukung prosesornya, ada memory 2 GB LPDDR3 RAM yang memiliki kecepatan 800 MHz, serta GPU  PowerVR G6430. Mesin tersebut di atas kertas sudah termasuk yang terkuat saat ini, dan pantas disandingkan dengan monster lain seperti Snapdragon 8xx terbaru, atau Exynos 5 Octa-nya Samsung.

Output audionya diserahkan pada sepasang speaker stereo yang masing-masing kekuatannya 0.5W, tingkat sensitifitas 90dB, yang mampu mencapai kurang dari 10% harmonic distortion. Kedua speaker diposisikan di sisi bawah tablet, sehingga kalian akan tetap bisa mendengar suaranya meskipun tablet ini diletakkan dalam posisi layar menghadap ke atas. Tepat di tengah speaker tersebut kalian dapati port MicroUSB Type-C yang reversible, dimana kabelnya bisa diposisikan bolak-balik, tidak kuatir salah posisi ketika mau menancapkan kabel ke port tersebut. Nokia N1 ini pun menjadi perangkat Android pertama yang menerapkan teknologi yang memang tergolong baru ini.

Nokia-N1-5

Lebih lanjut, di sisi eksternal, dimensi Nokia N1 adalah tinggi 200.7mm x lebar 138.6mm x dan ketebalan 6.9mm. Casing aluminium pada panel depan dan belakangnya memberi kontribusi ketipisan tablet ini, termasuk juga membuatnya ringan, hanya 318 gram beratnya (keseluruhan penampilannya mengingatkan kami pada iPhone pertama, yang diperbesar tentunya). Sektor fotografi diserahkan pada kamera utama 8-megapixel di sisi belakang, yang mampu melakukan fokus otomatis, serta dilengkapi dengan kamera depan beresolusi 5-megapixel dengan fokus tetap. Sisa spesifikasinya, ada internal storage 32GB, baterai lithium polymer 5300-mAh. WiFi, Bluetooth 4.0, dan OS Android 5.0.

Lanjut ke halaman 2…

1
2

SHARE
Previous articleGundam Burger Kini Tersedia di Tokyo
Next articleTiga Final Fantasy Untuk Smartphone di 2015!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.