The Banner Saga Dirilis di Android, Membawa Dongeng Viking dan Artwork Cantik Disney

The-Banner-Saga-2

Nama The Banner Saga sempat terdengar awal tahun ini, ketika King, developer dibalik banyak game mobile sukses seperti Candy Crush Saga dan Farm Heroes Saga, melancarkan aksi serang ke arah developer yang dianggap melanggar IP mereka. The Banner Saga adalah salah satu “korbannya.”

Game yang mendapatkan nafas hidup melalui kampanye pendanaan masal Kickstarter mulai Maret 2012, dan berhasil mendapatkan suntikan dana mencapai USD 723,886 dari 20 ribuan backer terdebut dikembangkan oleh Stoic. Apa yang dipermasalahkan King di sini adalah penggunaan kata “Saga”, yang mana dikabarkan bahwa King memiliki sekitar 13 trademark yang menggunakan kata tersebut (baca: Akhirnya King Batalkan Pendaftaran Merek Candy). Meskipun King mengatakan bahwa aksi tersebut hanya dilakukan untuk melindungi hak mereka dan tidak berniat untuk menghentikan Stoic menggunakan kata tersebut. Stoic sendiri tidak mau diam, dan siap bertarung di pengadilan untuk mempertahankan nama game yang mereka kembangkan (baca: Serangan Balik, Kali ini King yang Dituduh Menjiplak Game).

The-Banner-Saga-3

Di luar insiden “apalah arti sebuah nama” tersebut, The Banner Saga merupakan salah satu RPG mobile yang dikembangkan dengan sangat cantik artwork-nya, dan begitu baik mengisahkan mitos Norwegia / Norse, serta memadukannya melalui sebuah gameplay yang dalam.

The Banner Saga mengikuti nasib caravan berisi tim karakter kalian selama menyusuri lansekap yang suram dan membeku. Dan di sepanjang perjalan mengintai di balik pohon adalah Dredge, ras jahat yang doyan perang dan membenci manusia. Dalam game yang skenarionya begitu dalam ini, setiap piluhan yang diambil selama dalam dialog dan pertarungan mempengaruhi bagaimana kisahnya bakal terungkap. Cara penyampaian ceritanya memang tidak umum untuk sebuah RPG, dan penyampaian ceritanya lebih terfokus pada cerita yang bertalian satu-sama-lain melalui banyak karakter utama.

The-Banner-Saga-4

Pertama kali mengetahui game ini, gaya visualnya langsung mengingatkan kami pada animasi Disney yang begitu kuat kesan klasiknya. Dengan kapasitas mencapai 1.7 GB, kami tidak heran jika Stoic mampu menghadirkan visual yang mengagumkan, dan akan membuat kalian terkesan sepanjang permainan di tengah lingkungan yang tertutup salju. Perhatikan saja latar belakangnya, yang semuanya ditampilkan sebagai gambaran tangan dengan gaya animasi klasik Disney. Terlihat begitu cantik. Kemudian model karakternya juga menyatu di tengah dunianya.

The-Banner-Saga-5

Game yang sejatinya dirilis untuk PC Windows dan Mac, PS Network, dan Xbox Live Arcade awal tahun ini, kemudian muncul untuk mobile, diawali dengan iOS awal Oktober lalu, dan kini versi Android-nya dirilis 20 November kemarin. Harganya memang sedikit mahal dari versi iOS, yaitu Rp. 121,378. Tinggi untuk ukuran game mobile, namun tanpa sedikit pun in-app purchase, nilai tersebut tidak sebanding dengan kualitas yang kalian dapatkan. Oh ya, karena game ini juga menjalankan Adobe Air, kalian yang memainkannya menggunakan Android 5.0 Lollipop mungkin akan alami error.  Semoga saja developer segera tanggap dan merilis update-nya.

The-Banner-Saga-6

Dan jika sebelumnya kalian pernah memainkan tipikal game turn-based strategy, pasti bakal segera terbiasa dengan gameplay The Banner Saga ini. Berhati-hati dalam memilih langkah selama bertarung menjadi keharusan, karena setiap hero memiliki kemampuan yang berbeda. Dan ketika mencapai medan pertarungan, sangat penting memperhatikan armor, seperti juga perlu untuk terus memantau health karakter. AI musuh juga tidak mudah untuk diremehkan, karena ketika pada akhirnya bisa menang, kondisi pasukan kita kadang hanya tersisa satu atau dua orang saja. Penanda keberhasilanmu dalam game ini adalah bendera dari kelompokmu yang akan semakin panjang sesuai jumlah unit dalam tim.

The-Banner-Saga-7

Inti permainan The Banner Saga ini adalah membawa kelompokmu bertahan hidup dari awal hingga akhir permainan, baik dalam per-tarungan maupun dalam mengatur persediaan dalam tim. Semua pilihan dalam setiap pengambilan keputusan masing-masing karakter tentunya akan menjadikan pengalaman bermain menjadi berbeda. The Banner Saga ini merupakan game yang cantik secara visual, skenario yang me-nantang, penggabungan elemen game-play yang menarik, serta dibalut dalam kisah petualangan para Viking.

The-Banner-Saga-8

Salah satu yang membuat game ini menarik juga menantang adalah dari sisi ceritanya, dimana pengambilan keputusan yang tidak mudah diketahui konsekuensinya menjadi keunggulan tersendiri. Kalian tidak bisa menerka apa saja kemungkinan yang bisa terjadi untuk setiap keputusan yang diambil. Ikuti naluri, tambahkan beberapa alasan logis, dan berharap saja hal baik akan terjadi. Game ini bisa menjadi sangat sulit, namun berbagai kemungkinan skenario tersebut bisa menjadi sangat luar biasa.

The-Banner-Saga-9

Kamu bisa menghadapi kondisi yang jauh lebih membuat stress dalam hal ini daripada terlibat dalam pertarungannya sendiri. Apalagi ditambah dengan tidak adanya sistem save secara manual (selain autosave berkala) yang memaksamu untuk bertahan dengan pilihan yang telah kamu ambil. Namun jika dirasa terlalu sulit, kamu bisa menyesuaikan pengaturan tingkat kesulitannya kapan saja. Namun bahkan dalam tingkatan easy sekalipun, The Banner Saga merupakan sebuah game RPG taktik yang menantang.

The-Banner-Saga-10 The-Banner-Saga-11

Dapatkan The Banner Saga di: Android Google Play Store (Rp. 121,378) | iOS Apple App Store (Rp. 119,000)

The Banner Saga Dirilis di Android, Membawa Dongeng Viking dan Artwork Cantik Disney

Game mobile lainnya yang bebas IAP, namun worth it untuk dimainkan...

Abaikan


SHARE
Previous articleSuka Suikoden? Maka Harus Mencoba Americana Dawn!
Next articleSiapa Pun Bisa Menjadi Manajer Klub Bola Melalui Football Manager Handheld 2015
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.