Yakuza Zero Ajarkan Bagaimana Kalian Bisa Menjadi Manajer Para Gadis Virtual

Yakuza-Zero-1

Meskipun kemungkinan besar tidak ditranslasikan ke luar Jepang, Yakuza Zero yang akan dirilis 12 Maret 2015 mendatang untuk PS3 dan PS4 ini tetap menarik untuk diikuti. Apalagi banyak hal baru yang dimasukkan Sega ke dalamnya, dan memang sesuai dengan kenyataan kondisi Jepang pada masa dimana game ini berlangsung. Seperti yang sudah kami tuliskan sebelumnya (baca di sini: Ternyata Goro Majima Juga Suka Kabaret di Yakuza 0! dan Gulat Bikini, Club Hostess, Bahkan Adu Tamiya Pun Ada Dalam Yakuza Zero), salah satu karakter utama Yakuza Zero, Goro Majima, selain jago berantem melawan para preman jalanan, dia juga bertanggung jawab mengelola klub cabaret-nya sendiri, yang disebut Sunshine dalam sebuah mini-game. Kemarin Sega menunjukkan bagaimana cara kalian mengelola klub tersebut.

Majima adalah manajer klub kabaret Sunshine, dan tujuannya adalah untuk mengalahkan rival klub lainnya untuk menjadi yang terbaik di tengah distrik Osaka. Namun sebelum meluluskan ambisi menjadi yang terbaik di Soutenburi (area fiksi di Osaka), awalnya kalian perlu menyiapkan pondasi bisnis yang kuat, yaitu berhasil mendapatkan keuntungan. Dan agar bisa menghasilkan uang, kalian harus membuat persiapan yang benar, diawali dengan memilih gadis yang tepat untuk meramaikan klub tersebut.

Yakuza-Zero-2

Yakuza-Zero-3

Ada banyak gadis yang bisa dipilih, namun kalian perlu memilihnya dengan kriteria berdasarkan kondisi tubuh dan juga kemampuan mereka (diperlihatkan melalui statistik setiap cewek). Tentu saja gadis dengan status yang tinggi tidak mau dibayar rendah. Penting di sini untuk memikirkan keseimbangan antara gaji dan uang yang bisa mereka hasilkan agar klub tersebut mendapatkan keuntungan.

Yakuza-Zero-4

Kalian juga masih mendapatkan sesi berkomunikasi intim dengan para gadis seperti seri Yakuza sebelumnya. Namun kali ini adegan tersebut menjadi sebuah sesi training khusus, dimana Majima akan berbicara dengan mereka, dan mendapatkan kepercayaannya, menjadikan mereka tumbuh sebagai gadis cabaret idaman. Melakukan hal itu bisa meningkatkan parameter mereka, sekaligus bisa juga menghabiskan waktu seperti dengan aktivitas karaoke dengan gadis-gadis kabaret tersebut.

Yakuza-Zero-5

Yakuza-Zero-6

Setelah klub tersebut dibuka untuk umum, kalian Juga harus memeriksa apa yang terjadi secara real-time. Karena ada kalanya pengunjung tidak puas dan marah, serta kalian juga bisa melihat jika pengunjung bervariasi, ada yang golongan kaya dan yang biasa. Sebagai manajer, Majima juga perlu mengawasi terus para gadis yang bekerja. Jaga agar stamina mereka tetap ada, karena jika habis, mereka tidak bisa bekerja. Istirahatkan mereka jika terlihat kelelahan.

Yakuza-Zero-7

Yakuza-Zero-9

Kalian juga akan mendapatkan lebih banyak gadis untuk bekerja di klub dengan menyelesaikan skenario tambahan atau dengan mencarinya di sekitar kota, bisa juga dengan mengalahkan klub rival dan merebut gadis primadona yang mereka miliki. Persaingan dengan klub rival dihitung berdsasarkan jumlah penjualannya. Jika berhasil menang, kalian bisa mendapatkan gadis terbaiknya. Jika kalah, reputasi klub akan turun, dan juga bisa kehilangan banyak pelanggan.

Yakuza Zero Ajarkan Bagaimana Kalian Bisa Menjadi Manajer Para Gadis Virtual

Cuma jadi manajernya saja lho ya... dilarang minta lebih!

Abaikan

Karena Yakuza Zero juga bersetting di Jepang di akhir tahun 80-an, maka kebanyakan kabinet arcade yang bisa kalian mainkan juga dipenuhi dengan game retro Sega, seperti Space Harrier, Fantasy Zone, dan OutRun. Menariknya, game tersebut bisa dimainkan secara streaming melalui PlayStation Vita sebagai bagian fitur Remote Play (fitur yang sempat heboh gara-gara iklan salah sasaran: Gara-gara Iklan PS Vita-nya Salah Sasaran, Sony Dikecam Netizen!).

Yakuza-Zero-10


SHARE
Previous articleSeperti I Am Legend, Zombie Dalam Dying Light Ini Lebih Beringas Saat Malam Hari
Next articleYuk Berkenalan dengan Para Pembicara di GDG 2014! – Bagian 2
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.