The Legend of Zelda Baru Ini Bisa Bikin Kalian Jadi Pengen Punya Wii U

The-Legend-of-Zelda-Wii-U-3

Jika Hyrule Warriors tidak termasuk sebagai game utama serial The Legend of Zelda, sedangkan The Legend of Zelda: The Wind Waker HD (baca: The Legend Of Zelda: Wind Waker HD Dirilis Akhir Tahun 2013 Untuk Wii U) yang dirilis untuk Wii U 20 September 2013 lalu sekadar remake saja, lantas kapan konsol terbaru Nintendo, Wii U, bisa mendapatkan game Zelda-nya sendiri?

Selama event E3 2011 lalu, Nintendo menggoda penggemar serial Zelda dengan sebuah tech demo berjudul Zelda HD Experience. Saat itu Nintendo (melalui Shigeru Miyamoto) memang mengakui mereka sedang mengembangkan The Legend of Zelda baru dengan grafis HD untuk konsol barunya. Namun game tersebut tidak pernah disinggung lagi lebih dari setahun. Baru pada Januari 2013, Nintendo resmi mengkonfirmasikan The Legend of Zelda Wii U tersebut. Belum diketahui seperti apa penampilannya, karena kita baru mendapatkan trailer awalnya setengah tahun kemudian. Selama E3 2014 yang digelar awal Juni 2014 kemarin, The Legend of Zelda Wii U diperlihatkan ke publik, dan dijadwalkan bakal dirilis pada tahun 2015 mendatang.

The-Legend-of-Zelda-Wii-U-4

Sejauh ini diketahui sebuah setting yang sangat luas, reslistis, dan juga untuk pertama kalinya, berkonsep open world. Kita bisa masuk lokasi dari banyak arah, sehingga membuat eksplorasi menjadi penting, tidak hanya terpaku pada ritme permainan dari satu dungeon ke dungeon lain. Gaya grafisnya sendiri juga sedikit mengarah ke cel-shading. Overall, bukan seperti sebuah game Zelda yang kita kenal. Zelda baru ini bertujuan untuk menantang apa yang seharusnya diharapkan dari sebuah game The Legend of Zelda, seperti kalian tetap bisa menyelesaikan dungeon dalam urutan tertentu, sehingga pengalaman single player-nya tetap terjaga.

Namun melihat fungsi multiplayer dalam Hyrule Warriors cukup sukses diterima (bukan secara split screen, melainkan satu pemain mendapat layar TV, dan pemain lain di layar GamePad), tidak menutup kemungkinan Zelda Wii U ini juga mengadopsi konsep serupa.  Nintendo mengetahui jika game ini memerlukan waktu pengembangan yang panjang, sehingga mereka merilis remake The Wind Waker sebagai selingan agar penggemarnya tidak terpaku menunggu game ini cukup lama.

Selama E3 2014, Shigeru Miyamoto kembali menyebutkan ambisinya saat ini, yang ingin merubah tradisi serial Zelda. Dan untuk itu, pihaknya masih bermasalah dengan bagaimana membuat sebuah dunia open world yang sangat besar tanpa jeda apa pun, dan memungkinkan kalian bisa memasuki semua area dari mana saja, dalam visual tiga dimensi.

Trailer pertama game ini menunjukkan Link (yang sempat dianggap karakter baru, berjenis kelamin wanita, karena terlihat ”cantik”) mengendarai kuda di Hyrule Field, bertarung dengan monster yang sepertinya juga baru, menggunakan senjata yang tidak pernah eksis dalam game Zelda sebelumnya, sebuah busur dan anak panah yang ujungnya bisa berubah bentuk. Lihat saja langsung trailernya di bawah:

Play Nintendo – Nintendo E3 Digital Event

produksi wii u

The Legend of Zelda Baru Ini Bisa Bikin Kalian Jadi Pengen Punya Wii U

Wii U butuh lebih banyak game semacam ini.... dari pengembang third-party!

Abaikan

The-Legend-of-Zelda-Wii-U-1

Trailer sinematik Zelda HD Experience memperlihatkan Link bertarung melawan monster laba-laba berukuran besar dalam kualitas visual HD. Melihat game-game Zelda sebelumnya, tech demo ini memang terlihat sangat mengagumkan, tidak heran jika banyak yang menantikan kehadirannya.


Menebak Setting Zelda Wii U Dari Screenshot Perdananya


The-Legend-of-Zelda-Wii-U-2

Menurut sutradara serial The Legend of Zelda, Eiji Aonuma, berdasarkan screenshot resmi yang dirilis Nintendo selama E3 2014 kemarin, bahwa semua yang kalian lihat melalui screenshot di atas bisa dijelajahi. Kalian bisa berjalan sejauh mata memandang, seperti pegunungan yang menurut mata Link dalam screenshot terebut terlihat kecil dari kejauhan. Screenshot di atas juga memberi banyak kemungkinan lokasi yang bisa kalian temui.

Terlihat ada gunung berapi (mungkin Death Mountain), bisa juga ada Lake Hylia di dana (yang berada di seberang pegunungan berapi dan Lost Wood), atau banyaknya pohon di sisi kanan terebut akan mengantarkan kita ke Lost Wood, dan mengacu pada setting Hyrule selama ini seharusnya Hyrule Castle berada sedikit ke Barat dari Death Mountain, dan rerumputan di sisi bawah screenshot tersebut bisa menjadi sasaran aksi potong rumput pedang Hyrule-nya Link. Beberapa kemungkinan lokasi yang bisa kita tuju dari satu screenshot di atas, yang bakal menjadikan dunia Hyrule dalam game ini sebagai Hyrule open-world pertama (setting lautan yang luas dalam Wind Waker sendiri secara teknis bukanlah Hyrule).

Mendengar kata open-world, dan Link berada di punggung kudanya, sepertinya nanti kita akan lebih banyak menghabiskan waktu berkuda dengan Epona dalam menyusuri dunia Hyrule. Mungkin saja, untuk mempermudahnya (atau mempercepatnya) melalui dunia yang sangat luas, Epona, atau bahkan Link, kini dibekali kemampuan untuk terbang.


Trailer Gameplay Pertama Zelda Wii U


The-Legend-of-Zelda-Wii-U-5

Hari ini Nintendo merilis trailer gameplay pertama game The Legend of Zelda open-world untuk Wii U selama The Game Awards di Las Vegas (ya, di kota yang sama dimana Sony menggelar PlayStation Experience). Video dibuka dengan matahari menyinari setting game. Menurut sutradara Eiji Aonuma, pihaknya ingin menunjukkan betapa cantiknya adegan tersebut, yang memperlihatkan Link menaiki bukit sampai ke puncaknya. Aonuma menambahkan, karena game ini dibuat open-world yang sangat luas, dia membuat banyak lokasi yang posisinya tinggi, sehingga kalian mendapatkan pemandangan yang cantik, sampai menara yang berada di kejauhan langsung terlihat.

Dari sana, Link menetukan travel marker, yang muncul pada world map di GamePad, dan kemudian dia langsung melompat dari puncak bukit, meluncur menggunakan parasut ke bawah, menaiki kudanya, dan mulai bergerak ke tempat dimana marker tadi berada. Selama menaiki kuda, kalian tidak perlu menyentuh control stick. Epona akan bergerak dengan sendirinya (Link bisa mengambil apel yang tumbuh di pohon selama bergerak di atas Epona). Namun kalian mendapat kendali untuk kamera, sekaligus mengayunkan pedang dan menembakkan anak panah. Mempermudahmu, selama membidik pergerakan bisa dibuat melambat.

Melalui trailer di bawah, Shigeru Miyamoto juga mengkonfirmasikan jika Star Fox baru (baca: Nintendo dan Shigeru Miyamoto Konfirmasikan Star Fox, Project Giant Robot dan Project Guard) untuk Wii U akan dirilis tahun depan, sebelum The Legend of Zelda.

The Legend of Zelda Wii U – Gameplay

produksi wii u

The Legend of Zelda Baru Ini Bisa Bikin Kalian Jadi Pengen Punya Wii U

Wii U butuh lebih banyak game semacam ini.... dari pengembang third-party!

Abaikan


SHARE
Previous articleSERAM! Iklan McDonald Buatan Jepang Ini Akan Hantui Tidurmu
Next articleOfficial Trailer Justice League: Throne of Atlantis: Perebutan Tahta Raja Atlantis
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.