Terinspirasi League of Legends dan DotA 2, Sony Terjun ke Arena MOBA dengan Kill Strain

Kill-Strain-2

Selama PlayStation Experience akhir pekan kemarin, salah satu studio first-party Sony, SCE San Diego (yang selama ini menangani serial game olah raga Major League Baseball) mengkonfirmasikan Kill Strain, sebuah game shooter online multiplayer yang sarat kompetisi, dibuat dengan tampilan top-down (kamera disorot dari atas), dan eksklusif untuk PlayStation 4. Rencananya game ini akan dirilis tahun depan.

Dalam pengenalannya selama event, Sony menyebut Kill Strain ini sebagai game “lima-versus-dua-versus-lima” dimana musuh bisa dengan cepat menjadi rekan setim kalian.

Beberapa fitur yang disebutkan, seperti setting di atas tundra membeku dimana percobaan sumber energi baru ditemukan, sekaligus juga adanya wabah yang menyebar dan mengancam dunia. Sumber energi tadi mampu merubah manusia menjadi monster mutasi yang mengerikan. Kemudian kalian berperan sebagai seorang manusia mercenary yang bertugas menangani wabah tersebut, sekaligus memperebutkan sumber energi untuk kepentingan masing-masing pihak. Dan selama pertarungan, rekan satu tim bisa saja dengan mudah berubah pihak karena infeksi dari wabah. Bisa jadi pada keadaan terburuk, karaktermu akan menjadi satu-satunya yang tersisa melawan musuh.

Kill-Strain-3

Sony sudah membuka pendaftaran versi beta-nya, yang bisa kalian akses melalui laman resmi game ini. Selama PlayStation Experience, game ini juga disediakan demo versi alpha-nya. Demo tersebut cukup membuat media bisa memahami seperti apa konsepnya, yang menurut kami menjadi perpaduan game MOBA seperti League of Legends dan kontrol ala game arcade shooter yang mengadopsi kendali dua stick untuk menggerakkan karakter dan mengarahkan tembakan.

Dua tim, manusia mercenary, dan monster mutant akan berkompetisi di sini. Dua tim manusia, masing-masing ada lima anggota, yang bertugas mengumpulkan sumber daya, serta juga tentu saja mengumpukkan kill. Sedangkan tim ketiga, tidak lain tim mutan yang melawan kedua tim manusia, sambil menularkan infeksi sehingga manusia tadi masuk ke sisi mereka. Kalian player bisa kehilangan peran, ketika karakter terinfeksi, dan ketika itu terjadi, akan berubah secara permanen. Awal pertarungan peta kompetisi memang 5v2v5, namun seiring pertarungan yang berjalan antara 20 hingga 30 menit, bisa berubah menjadi 4v3v5 atau 3v5v4.

Kill-Strain-4

Kill Strain ini mungkin sama seperti tipikal game zombie lainnya. Namun dengan adanya tiga tim, menjadikannya berbeda. Manusia bisa terinfeksi dan bermutasi menjadi monster / zombie, dan berubah menjadi zombie itu lebih menyedihkan daripada karakter tewas oleh tim musuh. Tim manusia dalam Kill Strain (sebutan tim manusia dalam game) nantinya memiliki kepribadian tersendiri, dan berbeda-beda penampilannya. Seperti Hero dalam League of Legends atau DotA 2, kalian akan disuguhi karakter alternatif selain default-nya yang bisa dibeli (wah, jangan-jangan ini game free-to-play!?). Perlengkapannya beragam, mulai senjata api jarak jauh, flamethrower, hingga mengenakan kostum exosuit yang disebut MEC. Di sisi lain, para mutant adalah karakter melee, bertarung dari jarak dekat, dan bisa melompat.

Untuk versi beta-nya, akan dilakukan paling cepat awal 2015 mendatang.


SHARE
Previous articleSmaug Kasih “Pemanasan” Sebelum The Battle of the Five Armies
Next articleKilling Floor 2 Membawa Mod Terbaru Unreal Tournament ke PS4
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.