May’n Berharap, Roti Prata Bisa Dibawa Ke Jepang!

may'n anime festival asia

Penyanyi yang satu ini bisa dibilang sebagai duta anisong AFA. Bagaimana tidak, setiap diadakan event Anime Festival Asia di Singapura, May’n tidak pernah absen menjadi bintang tamu. Bagaimana kesannya setelah 7 kali berturut-turut di AFA Singapura? Berikut ini penuturannya.

Q: Ini sudah kesekian kalinya anda tampil di AFA. Apa yang selalu anda rindukan dari Singapura?

May’n: Banyak, bagi saya Singapura sudah seperti rumah kedua saya.

Q: Anda adalah salah satu dari sedikit artis yang dibuatkan versi Nendoroid-nya. Bagaimana rasanya ketika anda melihat diri sendiri dalam wujud sebuah Nendoroid?

May’n: Saya adalah fans dari Nendoroid. Ketika pembuatan Nendoroid-nya, saya sendiri ikut turut serta memerhatikan design dan bajunya untuk memastikan bahwa Nendoroid-nya terlihat bagus.

Q: Bisa cerita sedikit tentang maskot baru anda?

May’n: Ini adalah maskot baru saya yang saya beri nama Hippo’n, gabungan dari hippo (kuda nil), binatang favorit saya dan juga ‘n dari May’n. Maskot ini dibuat bekerja sama dengan Tatsunoko Production.

Q: Anda sudah datang dan tampil di sini berkali-kali, Adakah perubahan yang anda lihat pada fans, ketika pertama kali datang dan sekarang?

May’n: Para penonton di sini sekarang bisa dibilang sangat mirip dengan penonton di Jepang, dilihat dari makin banyak orang yang membawa lightstick dan juga teriakan seperti ‘oi!’ ‘oi!’ dan ‘encore’ yang mirip seperti penonton di Jepang.

may'n anime festival asia

Q: Baru-baru ini juga anda tampil di Singapura dalam rangka Dots and Lines World Tour. Apa perbedaannya tampil di tour dengan di AFA?

May’n: Jika tour saya bisa memilih beragam lagu untuk dinyanyikan, namun jika di AFA, karena ini adalah event anime, saya hanya bisa memilih beberapa lagu.

Q: Jika anda bisa membawa makanan dari Singapura ke Jepang, makanan apa yang ingin dibawa?

May’n: *menjawab dengan lantang tanpa ragu* Roti prata! Saya akan senang sekali dan berharap ada yang mau membuka toko roti prata di Jepang. Saya juga suka makan kuetiaw, sangat enak.

Q: Apa inspirasi anda dalam bermusik?

May’n: Ketika di konser, para fans bernyanyi bersama, dan ketika saya bisa melihat fans saya.

Q: Ketika konser Dots and Lines Tour di Shanghai anda sempat menyanyikan lagu Jay Zhou. Apakah ada nasihat atau petunjuk untuk menyanyikan lagu tersebut? Mengingat menyanyikan lagu yang bukan bahasa sendiri itu lumayan sulit?

May’n: Tidak ada, saya hanya terus mendengarkan lagunya. Untuk menyebutkan bahasa dan kata-katanya memang tantangan tersendiri karena saya tidak memiliki guru untuk mengajari saya, dan saya mempelajarinya hanya dengan terus mendengarkan lagunya.

Sekian wawancara dengan May’n. Di akhir dia juga mengatakan, dalam namanya May’n, di mana terdapat kata-kata ‘may’ yang berarti bisa, May’n ingin menyanyikan banyak macam genre musik sebanyak mungkin.


SHARE
Previous article6 Fakta yang Perlu Kalian Ketahui Dari Disgaea 5: Alliance of Vengeance
Next articleKabar Baik, Pintu Darurat Pesawat Ternyata Bisa Dibuka!
Merupakan penggemar anime sejak SMP, dan terus berlanjut hingga sekarang bekerja. Belakangan ini suka memperhatikan dan ikut dalam konser-konser dari artis Jepang favorit. Saat ini bekerja sebagai Graphic Designer, yang menurutnya cukup asik dilakukan karena seperti bekerja sambil bermain. Kairi juga seorang gamer dan genre favoritnya adalah RPG. Sebagai salah satu kontributor untuk majalah Zigma dan Omega, menulis merupakan caranya membagi informasi kepada orang lain tentang hal-hal yang disukainya dengan lebih informatif, dari segi pandang seorang penggemar.