Lords of the Fallen, Game Tiruan Dark Souls Berkarakter Mirip Kratos, Masuk Android dan iOS

Lords-of-the-Fallen-1

Juni 2013 lalu, developer Deck13 Interactive dan CI Games mengkonfirmaiskan Lords of the Fallen. Game action RPG tersebut dikembangkan oleh beberapa orang yang pernah tergabung dengan tim developer serial The Witcher. Pengembangnya menyebut Lords of the Fallen sebagai perpaduan antara Dark Souls dan BorderlandsGame tersebut sudah dirilis akhir Oktober 2014 lalu untuk PS4, XOne dan PC Windows.

Apa yang kami sukai, karakter utamanya seorang anti-hero, bernama Harkyn, yang berusaha menembus dunia iblis dengan harapan bisa menebus semua dosa masa lalunya, karena memang dunia dimana game ini berlangsung, semua dosa manusia tidak akan terlupakan, serta tergambar jelas melalui wajah mereka. Karakter Harkyn yang bad-ass dan gundul mirip Kratos memang menjadi daya tarik tersendiri, dan juga perannya dalam menjatuhkan dewa jahat dan para pasukan iblis. Namun kita juga tidak bisa menghiraukan begitu saja tingkat kesulitannya yang dibuat hardcore, yang sayangnya membuatnya terus dibayangi Dark Souls-nya From Software. Kalian bisa membaca kembali preview game ini melalui ulasan kami sebelumnya (baca: Lords of the Fallen, IP Baru City Interactive, Padukan Dark Souls dan Borderlands).

Lords-of-the-Fallen-2

Kabar terbarunya, developer Deck13 Interactive mengkonfirmasikan jika action RPG mereka ini juga akan masuk ke platform mobile tahun 2015 mendatang. Platform yang dituju sudah bisa ditebak, Android serta iOS.

Menurut developer, versi mobile tersebut bukan port dari versi konsol dan PC-nya, atau kemungkinan besar berupa spin-off. Tidak ada informasi tambahan selain dikonfirmasikannya proyek mobile tersebut. Namun sebelumnya, sang produser Tomasz Gop mengatakan jika pihaknya juga sudah mengembangkan sekuel Lords of the Fallen untuk konsol.

Lords-of-the-Fallen-3

Lords of the Fallen menambah daftar panjang game papan atas konsol yang ikut mencoba peruntungan masuk platform mobile. Sebelumnya, 2K Games membawa BioShockXCOM: Enemy Unknown dan XCOM: Enemy Within dari konsol ke mobile, walaupun semua game tersebut sekadar port saja.

Tidak mengherankan ketika kami mendengar kabar jika game ini akan berlanjut tahun depan. Saat ini Lords of the Fallen 2 sudah dalam proses penembangan, dan bakal cocok disangdingkan dengan Bloodborne-nya From Software. Apalagi setelah mengetahui angka penjualannya temasuk lumayan untuk sebuah game yang budget pengembangannya 42 juta zloty, atau sekitar Rp. 152 milyar tersebut terjual 200 ribu kopi dari 700 ribu kopi yang sudah disebarkan ke pasaran sejak dirilis akhir Oktober lalu.

Lords-of-the-Fallen-4

Awal November kemarin developer juga mengkonfirmasikan DLC pertamanya, “Ancient Labyrinth” yang akan dirilis akhir tahun ini. Campaign baru tersebut terfokus pada puzzle dan eksplorasi, serta pertarungan yang lebih menantang melawan undead demon. Apa yang akan dihadapi pemain antara lain, seorang iblis berkekuatan sihir yang berubah kekuatannya sepanjang pertarungan, adanya lokasi baru seperti The Library yang dipenuhi puzzle, teka-teki di sepanjang area dan juga lebih banyak mengungkapkan sejarah dunia Harkyn, mekanis gameplay yang mengutamakan puzzle, quest dan side-quest baru, serta armor dan senjata baru.

LORDS of the FALLEN Gameplay – Old Monastery

Lords of the Fallen, Game Tiruan Dark Souls Berkarakter Mirip Kratos, Masuk Android dan iOS

Lords of the Fallen menambah daftar game konsol papan atas yang masuk Android dan iOS.

Abaikan

Lords of the Fallen – Sins Trailer

Lords of the Fallen, Game Tiruan Dark Souls Berkarakter Mirip Kratos, Masuk Android dan iOS

Lords of the Fallen menambah daftar game konsol papan atas yang masuk Android dan iOS.

Abaikan


SHARE
Previous articleResident Evil Revelations 2 Terdengar Beda Setelah Diperankan Orang Jepang
Next articleSaatnya Lindungi Dompet, Steam Holiday Sale Sudah Dimulai!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.