Ubisoft: Assassin’s Creed dengan Setting Asia? Kenapa Nggak!

Assassin's Creed Chronicles: China

Tahun ini Ubisoft merilis dua game Assassin’s Creed (AC) dengan dua setting berbeda. Pertama ada AC Rogue yang ber-setting di Amerika (baca: Review Assassins’s Creed Rogue, Pembuktian dari Si Anak Tiri Ubisoft), dan kedua ada AC Unity yang ber-setting di Eropa (baca: Segala Hal Tentang Assassin’s Creed Unity yang Perlu Kalian Ketahui). Belum ada tanda-tanda Ubisoft bakal merilis seri AC yang ber-setting di Asia.

Benar, memang ada AC Chronicles China yang dirilis untuk mendampingi AC Unity (baca: Game Assassin’s Creed Selanjutnya Angkat Karakter Wanita dari China). Namun AC Chronicles China sendiri sifatnya hanya spin off dan “bonus” Season Pass, bukan game utama seperti AC Unity maupun AC Rogue. Pertanyaannya, apakah Ubisoft tidak tertarik untuk mengeksplorasi Asia sebagai setting seri utama AC?

Assassin's Creed Chronicles: China

Ubisoft bukannya tidak ingin mengeksplorasi Asia sebagai setting seri utama. Mereka mengungkapkan bahwa bukan hal yang mustahil untuk membawa seri AC dengan setting Asia. Hal ini disampaikan oleh salah satu staff Ubisoft, Stephanie Perotti saat menghadiri peluncuran PS4 dan PS Vita di China minggu lalu (baca: Akhirnya Gamer China Bakal Bisa Maen PS4 dan PS Vita Secara Legal). “Saya tidak berpikir bahwa kami pernah mengatakan tidak tertarik dengan sejarah China dan Asia. Kami hanya belum memiliki kreativitas untuk membuat cerita yang benar dalam konteks yang benar pula,” ungkap Perotti. “Jika kami memiliki seorang kreator AC yang ingin menghabiskan banyak waktu untuk mempelajari sejarah, kami bisa memahami sejarah China atau Jepang dan membuat game tentang itu,” lanjutnya.

Pernyataan dari Perotti ini seperti menggaungkan kembali pernyataan dari Alex Hutchinson, Creative Director dari AC III. Dalam sebuah kesempatan, Alex juga pernah mengatakan bahwa seri AC selanjutnya mungkin akan cocok di Jepang dan akan terasa sangat familiar dengan gameplay-nya. “Zaman feodal Jepang akan cocok sekali dengan gameplay Assassin’s Creed,” ungkap Hutchinson. Jepang sendiri merupakan salah satu sejarah yang paling diinginkan fans AC agar dibuatkan game-nya. Bahkan ada seorang artist yang sudah membuat konsep dari AC V Rising Sun dengan setting Jepang yang sepertinya akan menarik bila direalisasikan oleh Ubisoft (baca: Seperti Inikah Wujud Assassin’s Creed dengan Setting Jepang?).

duniaku-acjepang-4

Jadi atau tidaknya AC dengan setting Asia, sepertinya kita harus menunggu sedikit lebih lama. Untuk tahun depan, Ubisoft sudah menyiapkan AC Victory yang mengambil sejarah era Victoria di Inggris (baca: 10 Prediksi Sejarah yang Harus Ada dalam Assassin’s Creed Victory).

Selain Jepang, kira-kira sejarah Asia mana yang ingin kamu lihat ada dalam game utama AC?

[Sumber: Kotaku]


SHARE
Previous articleBelajar Dari Panda, Inilah Alasan Kenapa Perempuan Suka Pakai Make Up
Next articleResident Evil Revelations 2 Terdengar Beda Setelah Diperankan Orang Jepang
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.