Gamedev Bali Juga Bersemangat Menyambut Global Game Jam 2015!

GGJ 2015

Komunitas developer game Surabaya yang dikenal dengan sebutan GADAS mulai menyalakan “kompor” Global Game Jam 2015 (GGJ 2015) sejak awal Desember lalu (baca: Developer Surabaya Mulai “Tabuh Genderang” Global Game Jam 2015!). Bak gayung bersambut, “kompor” yang sudah dinyalakan oleh GADAS ini pun akhirnya menjalar ke Bali, dan akhirnya komunitas developer game di Bali pun menyatakan keikutsertaannya dalam GGJ 2015 ini!

Tahun lalu, Bali juga merupakan satu diantara tujuh kota penyelenggara GGJ 2014 (baca: Gebrakan Game Developer Indie Bali di Global Game Jam 2014 Denpasar!). Untuk tahun ini, panitia GGJ 2015 Bali menargetkan jumlah peserta yang lebih banyak dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya. “Yang jelas targetnya sih lebih banyak dari tahun lalu, tahun lalu ada 16 orang peserta kalau gak salah,” ungkap Gusti Putu Aditya, ketua panitia GGJ 2015 Bali saat dihubungi oleh Duniaku.net. “Target tahun ini harus dua kali lipat dari tahun lalu, karena persiapan tahun lalu hanya H-3 dan H-1 untuk venue karena berubah dari starting awal,” sambung Kadek Sudiartha, anggota panitia lainnya.

GGJ 2015 Bali

Selain target jumlah peserta yang dua kali lebih banyak dibandingkan tahun lalu, panitia GGJ 2015 Bali juga memiliki misi lain dalam pelaksanaan event tahunan ini. “Targetnya sih mau cari bibit-bibit baru gamedev dari kalangan anak SMA dengan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Saya juga sedang gencar sosialisasi ke komunitas-komunitas kreatif yang berpotensi disalurkan ke gamedev, seperti komunitas manga, dan musik,” ungkap Gusti. Sosialisasi sendiri bukan hanya dilakukan ke sekolah-sekolah dan komunitas. Bahkan, Gusti mengaku sosialisasi sudah dilakukan sejak Denpasar TIK Festival yang berlangsung Oktober 2014 kemarin! “Yang mampir stand gamedev Bali diinterogasi, kalau pengen bikin game, Januari nanti ada event keren, wajib ikut. Kemaren sih cukup antusias, sekarang juga kalau lihat respon di Facebook juga cukup rame,” lanjutnya.

GGJ 2015 Bali akan digelar di STMIK Primakara yang sudah di-approve oleh panitia GGJ pusat. Sampai artikel ini ditulis, tercatat ada sekitar 19 orang peserta yang sudah mendaftar ke jam site Bali. Panitia GGJ 2015 Bali sendiri berharap adanya kegiatan GGJ 2015 ini bisa menghidupkan iklim komunitas gamedev di Bali. “Kita pakai GGJ ini untuk starter-nya. Jadi di GGJ 15 tujuannya buat membangun minat pemuda-pemuda Bali yang belum tau gamedev, jadi suka gamedev, dan akhirnya jadi ikutan gamedev. Supaya gamedev di Bali bisa hidup, rame macem Bandung, Jakarta, Jogja ato Surabaya,” pungkas Gusti.

STMIK Primakara
STMIK Primakara yang menjadi jam site untuk GGJ 2015 Bali

Bagi yang belum tahu, GGJ adalah sebuah event tahunan dimana para developer game di seluruh dunia bersama-sama mengembangkan game selama dua hari penuh di jam site negara masing-masing. Game-game ini nantinya akan di-submit di website resmi GGJ, dan bisa dimainkan secara gratis oleh gamer di seluruh dunia. GGJ 2015 akan diselenggarakan pada tanggal 23 hingga 25 Januari 2015 yang akan datang. Tahun ini diprediksikan GGJ 2015 di Indonesia akan lebih meriah dibandingkan tahun lalu dengan dukungan dari berbagai pihak, seperti salah satu publisher papan atas Indonesia, Megaxus yang siap mendanai pengembangan dan mempublikasikan game hasil GGJ 2015 yang berpotensi dan menarik (baca: Megaxus Siap Publikasikan Game Hasil Karya GGJ 2015!).

Bagaimana dengan regional lain? Siap untuk menyelenggarakan GGJ 2015 juga? :D


SHARE
Previous articleYuk, Ikutin Perjalanan Sinterklas Lewat Google Santa Tracker!
Next articleDoa Kalian Terkabul, Konami Siapkan Suikoden Baru!! Xenosaga dan FF XII Juga Diremake!
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.