Tukang Bubur Ini Dapat Puluhan Juta Rupiah dengan Main Clash of Clans!

duniaku-clashofclans-4

Clash of Clans masih menjadi satu game mobile yang ramai diperbincangkan. Mulai dari anak-anak hingga dewasa dan dari berbagai profesi pun menggandrungi game yang dibesut oleh Supercell tersebut. Bahkan seorang penjual bubur ayam pun berhasil meraup puluhan juta rupiah berkat kemahirannya memainkan game ini!

Dikutip dari Tribun Sumsel, seorang tukang bubur ayam berusia 29 tahun, Teguh Imam Santoso mengaku mendapatkan hampir Rp 20 juta dari memainkan game ini! Ternyata sambil menunggu pembeli, Teguh tidak lepas dari smartphone miliknya untuk membangun pasukan dan kota yang lebih kuat di game tersebut. Lantas, darimana Teguh mendapatkan uang dari memainkan game tersebut? Rupanya, Teguh menjual akun-akun yang sudah dimainkannya tersebut kepada pemain lainnya!

“Ya iseng-iseng saja awalnya, tapi Alhamdulilah sekarang lumayan menghasilkan,” ungkap Teguh seperti dikutip dari Tribun Sumsel. Akun-akun yang dijual Teguh sendiri memiliki harga yang bervariasi, mulai dari Rp 600.000 hingga Rp 2 juta per akunnya. Bahkan Teguh mengaku, salah satu akunnya yang sudah TH (Town Hall) 10 kemarin dilego hingga mencapai Rp 20 juta! “Bahkan TH 10 mentok, kemarin bisa dihargai sampe 20 juta,” lanjutnya. Wow!

duniaku-clashofclans-3

Teguh sendiri mengaku memainkan game ini perlu kesabaran, dan belum tentu orang yang menghabiskan banyak uang untuk membeli gem bisa mencapai level setinggi itu. “Jadi kalo level 10 TH (Town Hall) mentok dihargai Rp 20 juta itu wajar,” ungkapnya. Bagi kamu yang saat ini memainkan Clash of Clans dan ingin tahu bagaimana strategi membuat base defense yang sulit ditembus kamu bisa menyimak artikel kami lainnya. (baca: Kumpulan Strategi Base Defense Clash of Clans yang Sulit Ditembus)

Jadi bagaimana pak Teguh? Setelah dapat puluhan juta dari Clash of Clans apakah sudah siap naik haji juga? #eh…

[Sumber: Tribun Sumsel]

[ads_pokkt]


SHARE
Previous articleMelihat Sepak Terjang Nokia Memburu Hacker Dalam Digimon Story Cyber Sleuth
Next articleBerkomentar “Sadis” Tentang Musibah Air Asia, Orang-orang Ini Di-“Bantai” Netizen
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.