Acer Liquid Jade S, Android Super yang Anti Bikin Kantong Celana Bengkak!

Acer-Liquid-Jade-S-2

Acer mengkonfirmasikan beberapa smartphone barunya selama Consumer Electronic Show 2015. Salah satunya Acer Liquid Jade S. Penerus Acer Liquid Jade yang sudah memenangkan Good Design Awards Jepang ini [baca: Acer Konfirmasikan Wearable Device Pertamanya, Liquid Leap dan Liquid Jade] mengajukan prosesor jenis baru, yang sudah mengajukan teknologi prosesor 64-bit dengan delapan core melalui chipset MediaTek MT6752M.

Acer-Liquid-Jade-S-3

Memang yang paling terlihat menarik dari Acer Liquid Jade S ini adalah chipset MediaTek MT6752M. Silikon tersebut menggunakan prosesor dengan instruction set ARMv8-A (yang sudah berteknologi 64-bit, dan siap mendukung Android 5.0 Lollipop), ada delapan core prosesor ARM Cortex-A53 yang kecepatanhya 1.7 GHz, dipadukan dengan GPU Mali-T760MP2 yang memiliki dua core dengan kecepatan tiap core 700 MHz. Keseluruhan mesinnya meningkat dua kali lebih cepat dari Liquid Jade sebelumnya, yang hanya MediaTek MT6582 dengan empat core yang kecepatannya 1,3 GHz.

Acer-Liquid-Jade-S-4

Selain itu, untuk menampilkan antar mukanya Acer Liquid Jade S mengajukan layar IPS 5-inchi dengan resolusi HD atau 720 x 1280-pixel (sama seperti sebelumnya) serta berpelindung Corning Gorilla Glass 3, jatah RAM 2GB (meningkat dari 1 GB), internal storage yang diperbesar menjadi 16GB (dari 8 GB). Kemudian kameranya masih sama, 13-megapixel dengan bukaan lensa f1.8. Hanya kamera selfienya saja yang di-upgrade, dari 2-megapixel menjadi 5-megapixel.

Acer-Liquid-Jade-S-5

Sayangnya, pembenahan di beberapa bagian membuat profil tubuhnya tidak setipis sebelumnya yang hanya 7.5 mm. Kini Acer Liquid Jade S tebalnya menjadi 7.78mm. Meskipun makin tebal, namun justru kapasitas baterainya meningkat 200-mAh menjadi 2,300-mAh — ya, sama seperti sebelumnya, baterainya jenis tanam. Fitur baru lainnya, Acer Liquid Jade S juga sudah mendukung koneksi 4G LTE, dan juga mempertahankan speaker dengan audio yang didukung proses software DTS (Digital Theater System) HD.

Acer-Liquid-Jade-S-6

Satu yang mungkin hanya disadari pengguna Acer Liquid Jade, untuk penerusnya ini Acer sekali lagi menerapkan konsep hybrid dual SIM. Artinya, dua slot kartu SIM-nya tidak semuanya bisa digunakan bersama-sama seandainya kalian ingin memasukkan kartu micro SD. Karena di salah satu slot-nya juga merupakan slot hybrid, bisa menerima entah itu kartu SIM berjenis nanoSIM, sekaligus juga kartu microSD (pilih salah satunya). Slot hybrid tersebut memberi user kebebasan menggunakan slot tersebut, meskipun menurut penulis yang pernah menggunakan Acer Liquid Jade justru menjadi kekurangannya, karena mereka yang ingin menggunakan kedua slot SIM sekaligus juga microSD, harus memilih salah satunya.

Acer menjanjikan Acer Liquid Jade S sudah menjalankan Android 4.4.4, dan bakalan ada update ke Android 5.0 Lollipop setelah dirilis pertengahan tahun nanti mulai Januari 2015 ini di wilayah Eropa, dengan banderol harga Rp. 4,5 jutaan. Padahal baru akhir tahun 2014 kemarin Liquid Jade mulai dijual di Indonesia, eh, sudah dikonfirmasikan penerusnya… Namun seharusnya material baru yang bertekstur di sisi belakangnya itu lebih menarik daripada glossy seperti sebelumnya (yang licin), dan menambah nyaman ketika kita menggenggamnya.

Acer Liquid Jade S – A new saga begins (Features & Highlights)

Acer Liquid Jade S, Android Super yang Anti Bikin Kantong Celana Bengkak!

Begitu tipis, sampai kalian gak sadar kalau lagi ngantongin sebuah smartphone!

Abaikan

Acer’s Liquid Jade smartphone – Slim and sleek never looked this good

Acer Liquid Jade S, Android Super yang Anti Bikin Kantong Celana Bengkak!

Begitu tipis, sampai kalian gak sadar kalau lagi ngantongin sebuah smartphone!

Abaikan

Sumber: Acer


SHARE
Previous articleTeaser Ant-Man, Ungkapkan Informasi yang MINImum
Next articleAcer Liquid Z410 Ikutan Xiaomi Redmi 2, Android 4G Dengan Harga Murah
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.