7 Aktor Yang Seharusnya Jadi Superhero, Tapi Malah Jadi Supervillain

Bagus tidaknya tokoh antagonis akan mempengaruhi bagus tidaknya sebuah cerita. Terutama dalam film superhero, ceritanya akan semakin bagus jika supervillainnya semakin kuat –dalam artian tidak hanya dari segi fisik, tetapi juga mampu membuat superhero kerepotan. Tapi tahukah kamu kalau 7 aktor dibawah ini, awalnya ditunjuk dan diaudisi untuk menjadi superhero tetapi berakhir menjadi supervillain? Berikut ini 7 aktor yang seharusnya jadi superhero, tapi malah jadi Supervillain:


1

Tom Hiddleston – Thor (2011)


loki

Tom Hiddleston telah tiga kali dalam tiga film yang berbeda berperan sebagai Loki. Aktingnya begitu baik sehingga rasanya sulit membayangkan aktor lain untuk menggantikan dia sebagai Loki. Tapi, sebelum film pertama, Tom Hiddleston sempat diseleksi untuk berperan sebagai…

loki thor 2

…Thor. Yep, Tom Hiddleston seharusnya menjadi Thor, dan bukannya Chris Hemsworth. Produser Craig Kyle menjelaskan bagaimana proses audisi Hiddleston untuk menjadi Thor.

“At first Tom Came in for Thor. He trained. He came in. He was ripped. He did a tremendous job, but he wasn’t Thor.”

Video dibawah ini menunjukkan bagaimana Hiddleston menjadi Thor. Dan ya, saya pikir dia lebih cocok berambut hitam daripada pirang.

7 Aktor Yang Seharusnya Jadi Superhero, Tapi Malah Jadi Supervillain

Tom Hiddleston harusnya jadi Thor, bukan Loki?!

Abaikan


2

Christopher Mintz-Plasse – Kick-Ass (2010)


redmist

Setelah bermain cukup apik dalam film Superbad, Christopher Mintz-Plasse menerima tawaran untuk bermain dalam film adaptasi komik Kick-Ass. Berikut komentar Mintz-Lasse (via Examiner) mengenai tawaran tersebut:

“I’ve never done anything action. I don’t look like I shouldn’t do anything action-oriented. So it was a great honor that they sent me the script, and then I realized that I’m playing a kid who should not be doing action in a movie, and he has no superpowers or anything.”

Dan kini kita mengenalnya sebagai villain Red Mist (dan Motherf*cker dalam Kick-Ass 2). Padahal, sebelumnya dia diaudisi untuk berperan sebagai…

red mist

Dave Lizewski, a.k.a. Kick-Ass. Mintz-Plasse tidak hanya cocok sebagai supervillain, tetapi juga karena sutradara Matthew Vaugh tidak menyukainya. Mintz-Plasse menjelaskan:

“Yeah, I read for the role of Kick-Ass, and [director Matthew Vaughn] hated it. He hated everything I did in the audition, but he gave me the role of Red Mist.”

Setelah pencarian yang membuat film-nya terhenti selama enam bulan, akhirnya Aaron Taylor-Johnson ditemukan dan berperan sebagai Kick-Ass. Dan Taylor-Johnson memainkan Kick-Ass dengan baik, lebih baik daripada Mintz-Plasse. No offense Mitz-Plasse.

1
2
3

SHARE
Previous articleFlappy Bird Bangkit Lagi…dalam Bentuk Arcade!
Next articleAh, Andai Saja Anime Star Wars Ini Benar-benar Ada…
Veteran game survival-horror terutama game seri Resident Evil dan Dead Space. Menurutnya, game survival-horror adalah obat terbaik dalam menangani stress (karena ketakutan, jadi lupa sama stress-nya). Selain memainkan game, dia juga gemar mengikuti anime, manga, comic, film dan novel. Saat ini sibuk menulis banyak judul light novel di Wattpad, light novel-nya yang berjudul The Alternative sudah dicetak.