Komik Mortal Kombat X Siap Hadirkan Fatality di Setiap Edisinya

mortal kombat x dc comics

SPOILER ALERT

BLOOD & GORE

Seperti yang diberitakan sebelumnya, komik Mortal Kombat X terbit sebagai prelude dari game Mortal Kombat X. Komik yang diterbitkan oleh DC Comics ini rilis dalam versi digital pada. Dan dengan format seperti komik Injustice: God Among Us, Mortal Kombat X rilis per chapter tiap minggunya (atau dalam kala tertentu), dan nantinya akan terbit edisi digital dan cetaknya berupa kumpulan chapter-chapter tersebut.

Walaupun ini adalah komik terbitan DC Comics, namun itu tidak menghalangi Netherrealm untuk menghadirkan Fatality -sebuah trend eksekusi penghabisan lawan setelah pertarungan ala Mortal Kombat- di setiap edisinya. Sehingga jangan aneh komik ini penuh adegan berdarah-darah hingga komik ini pun dikategorikan untuk dewasa (Mature).

Mortal Kombat X (2)

Apakah Hsu Hao akan kembali beraksi di Mortal Kombat X??

Mortal Kombat X dibuka dengan Kenshi yang sedang berusaha menyelamatkan putranya yang bernama Takeda dari kejaran Red Dragon Clan. Hsu Hao hampir saja mengeksekusi Kenshi, namun ternyata taktik Kenshi berbuah hasil. Ia memang memancing para pengejar ke wilayah Shirai Ryu -klan ninja yang dipimpin oleh Hanzo Hasashi alias Scorpion.

Mortal Kombat X (2)

…sepertinya sih tidak… :D

Kenshi yang sebenarnya sedang dalam misi menyerang Daegon, pemimpin Red Dragon Clan, kembali menginfiltrasi Red Dragon dan menitipkan Takeda di dalam didikan Shirai Ryu.

Di sisi lain, Kamidogu, divine equipment yang bersebaran di segala realm Mortal Kombat sepertinya kembali menjadi pusat cerita. Kamidogu yang disimpan Red Dragon Clan, tampak sedang diinfiltrasi Sub-Zero. Tanpa diduga, ternyata ini adalah jebakan dari Kano, yang tampaknya mengincar Kamidogu ini.

Mortal Kombat X (3)

Dan begitulah asal muasal codet di mata Sub-Zero…

Di cerita kedua, Takeda berlatih di bawah tempaan Scorpion, bersama teman seperguruannya, Fox. Namun tampaknya sesuatu yang buruk akan terjadi karena Raiden mengingatkan Scorpion akan bahaya yang akan datang. Ternyata sesuatu terjadi pada Fox, yang selain mengincar Kamidogu di Shirai Ryu, ia juga mengincar Takeda. Siapakah Takeda sebenarnya? Apakah ia akan menjadi karakter penting di Mortal Kombat X?

Mortal Kombat X (1)

Walau begitu, hingga saat ini (telah rilis 2 chapter), masih banyak misteri yang menggantung dari kisah komik Mortal Kombat X ini. Contohnya adalah penetapan timeline, dijabarkan bahwa kisah Mortal Kombat X ini berlangsung pada “Years Ago”. Kita mengetahui bahwa terdapat jeda 25 tahun sejak Mortal Kombat (2011) ke Mortal Kombat X nanti, namun komik ini tidak menjelaskan seberapa dekat -atau jauh- pengisahannya dari event di Mortal Kombat X. Beberapa petunjuk yang terlihat adalah desain kostum masih campur baur antara Mortal Kombat 2011 dengan Mortal Kombat X -berdasarkan trailer yang rilis baru-baru ini-. Namun tetap tidak terdapat acuan yang jelas pada alur waktunya.

Selain itu tentu keberadaan tokoh-tokoh di sini juga menjadi tanda tanya besar. Beberapa karakter muncul walaupun seharusnya sudah mati di Mortal Kombat (2011), contohnya adalah kemunculan Sub-Zero. Karena seharusnya Sub-Zero (Kuai Lang), yang menjadi Cyber Sub-Zero sudah tewas di tangan Sindel. Sub-Zero satu lagi (Bi Han) bahkan sudah dibunuh Scorpion dan menjadi Noob Saibot. Lantas, siapa yang menjadi Sub-Zero ini?

Tentunya karena baru beberapa chapter yang rilis, misteri seperti ini tidak akan langsung terungkap. Namun setidaknya untuk sementara kita bisa menerka-nerka bahwa pusat cerita Mortal Kombat X mungkin akan mengangkat masalah Kamidogu, yang bisa jadi akan melibatkan karakter seperti Daegon (namanya telah disebut di komik ini), Shujinko, Shinnok (sekilas muncul di akhir cerita Mortal Kombat 2011), dan lainnya.

Komik Mortal Kombat X ditulis oleh Shawn Kittelsen dan artis Dexter Soy.


SHARE
Previous articleBenarkah Seseorang Akan Mimisan Jika TERANGSANG?
Next articleTrailer Terbaru Avengers: Age of Ultron, Iron Man dan Hulk Berantem!
Toto yang merupakan pemerhati dunia komik dan game ini pernah menjalani karier sebagai editor buku anak selama 3 tahun. Bekerja dalam dunia anak membuat jiwa mudanya selalu ada dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini, orang yang melanjutkan karier nya sebagai perancang pameran ini suka bereksplorasi seni melalui tulisan dan gambar (desain), yang kebanyakan terinspirasi dari berbagai komik dan game kesukaannya.