Pirateers 2 dari Labu Games Sabet Gelar Game Adventure Terbaik 2014!

Pirateers 2

Empat game buatan developer Indonesia berjuang untuk memperebutkan gelar Game of The Year 2014 versi salah satu portal game Flash terbesar di dunia, Armor Games [baca: Yuk Dukung Game Indonesia untuk Sabet Gelar Game of The Year 2014!]. Empat game tersebut antara lain Mighty Knight dari Firebeast Studio, Multishop Tycoon dari Maulidan Games, Must-A-Mine dari Toge Productions, dan Pirateers 2 dari Labu Games. Setelah menjalani proses voting selama beberapa hari yang melibatkan para pengguna Armor Games, akhirnya hanya satu game yang berhasil meraih gelar: Pirateers 2 dari Labu Games!

Pirateers 2 berhasil meraih gelar game terbaik di kategori Adventure dengan mengumpulkan 25% suara menyisihkan beberapa judul lain seperti The Deepest Sleep, Loot Heroes, dan Demons Down Under. Sayang, prestasi dari Pirateers 2 ini gagal diikuti oleh tiga game lainnya. Sebut saja, Multishop Tycoon dan Must-A-Mine yang kalah bersaing dengan Clicker Heroes di kategori Sim/Idle, dan Mighty Knight yang harus rela menjadi runner up di kategori Action.

duniaku-pirateers2-2

Mighty Knight sendiri layak mendapatkan apresiasi lebih, karena berhasil menjadi Runner up di kategori paling prestisius, Game of The Year 2014 secara keseluruhan. Mighty Knight harus kandas di “partai final” setelah dikalahkan oleh Gemcraft Chasing Shadows yang akhirnya merebut gelar tersebut. Gelar menjadi game Adventure terbaik yang diraih oleh Pirateers 2 ini sendiri diharapkan bisa lebih memuluskan jalan mereka agar bisa berhasil menembus Steam. Seperti yang kita tahu, sejak akhir tahun lalu, Pirateers 2 sudah memulai kampanye mereka di Steam Greenlight untuk mengumpulkan dukungan sehingga bisa di-Greenlit dan dipublikasikan di Steam [baca: Labu Games Bawa Pirateers 2 Berkampanye di Steam Greenlight!] .

Selamat sekali lagi untuk Pirateers 2 dan Labu Games! Semoga gelar ini bisa menjadi motivasi bagi developer lain untuk mencapai atau bahkan melebihi pencapaian tahun ini di Game of The Year 2015 tahun depan.


SHARE
Previous articleWWE Immortals, Game WWE Rasa Injustice
Next articleIni Alasan Dibalik Penutupan Square Enix Smileworks Surabaya
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.