Volume Perlihatkan Seperti Apa Jadinya Jika Metal Gear Solid Menyatu Dengan Minecraft

Inilah Metal Gear Solid dengan karakter Robin Hood…

Volume-3

Mike Bithell, developer game indie yang sebelumnya menciptakan salah satu game indie terbaik tahunn 2013 lalu, Thomas Was Alone, mengkonfirmasikan proyek game keduanya Agustus 2013 lalu, yang berjudul Volume. Game yang masih sama, hanya membutuhkan budget rendah untuk pengembangannya ini ([outbound_link text=”sekitar Rp. 580 jutaan” link=”http://www.eurogamer.net/articles/2013-08-13-turn-up-the-volume-mike-bithell-switches-gears-for-difficult-second-album”]) akan dirilis untuk PlayStation 4 (dengan target 60 frames per second serta resolusi Full HD 1080p) serta PlayStation Vita secara timed exclusive. Selama satu bulan, Volume hanya ada di platform Sony tersebut, dan kemudian menyusul muncul di PC Windows serta Mac. Berikut trailer keduanya yang memperlihatkan musuh (Pawn, Turret, Knight, Rogue, Hound, dan Archer) yang akan kalian lawan selama permainan:

Enemy Reveal Trailer

[youtube_embed id=”GHn8uzFA9uE”]

Berbeda dibandingkan Thomas Was Alone [baca: Merambahnya Tren Developer Indie, Tanda Ketidakpuasan Terhadap Publisher Besar?] yang berjenis action platformer, Volume merupakan game stealth, yang oleh Bithell sendiri jelas mengklaim jika pihaknya mendapatkan inspirasi untuk aspek user-generated konten game ini selama memainkan serial Metal Gear, khususnya ketika melihat bagaimana Hideo Kojima, mendesain versi prototype level dalam Metal Gear Solid 2: Substance menggunakan balok LEGO. Bithell pun kemudian mendesain level editor dalam Volume-nya, dengan visual mirip LEGO, memungkinkan pemain dengan bebas menempatkan ratusan elemen lingkungan yang sudah disiapkan ke atas level inti game ini dan menciptakan misi simulasinya sendiri. Nantinya bisa seperti LittleBigPlanet, atau yang lebih pas lagi, Minecraft, Bithell berharap Volume memiliki komunitas yang aktif dan akan terus mengevolusikan level gamenya.

Volume-5

Cerita Volume merupakan perwujudan modern dari legenda Robin Hood. Robert Locksley, seorang pencuri biasa, yang menemukan alat bernama “Volume”, yang memungkinkan user mensimulasikan aksi perampokan, yang menjadi bagian dari usaha usaha kudeta rahasia militer. Alat tersebut memiliki kepandaian buatan (disuarakan Danny Wallace, yang juga menyuarakan narator dalam Thomas Was Alone), serta akan selalu memandu Robert. Robin Hood modern itu pun menggunakan alat tersebut untuk menyebarkan video simulasi aksi kriminal tingkat tinggi melalui internet. Musuh yang dihadapi Locksley sendiri adalah Guy Gisborne, CEO sebuah perusahaan yang diceritakan sudah mengambil alih Inggris.

Volume-6

Lanjut ke halaman 2 untuk detail gameplay game ini…

Share this article

TENTANG PENULIS
Doni

Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.