Protagonis Film Populer Yang Malah Datangkan Bencana Besar

Sampai saat ini film blockbuster yang kamu tonton pasti mengusung plot pertentangan pihak baik dan jahat, dari yang bertema superhero seperti parade film Marvel / DC atau percintaan seperti Bridget Jones Diary semuanya sama. selalu ada pihak baik dan pihak jahat, semuanya jelas – hitam putih !!

Nah, kadangkala tanpa disadari, kehadiran protagonis film justru mendatangkan bencana yang lebih besar daripada dibawa lawannya. Coba bayangkan kamu sedang lihat film populer dan protagonisnya sama sekali tidak muncul, kamu pasti kaget bahwa sebenarnya keadaan bisa jadi lebih baik.


1

Rebel Alliance Di Star Wars Bikin Ribuan Trilyun Nyawa Terancam


death star destroy

Di permukaan, plot Star Wars sangat sederhana, ada sekelompok orang baik (yang bergabung dalam Rebel Alliance) berusaha menggulingkan tirani di Galaksi yang dipimpin Emperor Palpatine. Cerita ini dibumbui sedikit adegan inses dan Han Solo yang entah bagaimana bisa berkomunikasi dengan Chewbaca.

Well, tapi ternyata cerita tidak sesederhana itu, walaupun beberapa sumber menjelaskan tujuan Galactic Empire membangun angkatan perang raksasa (termasuk Death Star) adalah untuk menghancurkan Rebel Alliance. Tapi logika mungkin berkata sebaliknya.

Okay, kita sekarang  mulai dari pasukan Rebel Alliance, seperti layaknya pasukan pemberontak pada umumnya, mereka tidak memiliki persenjataan yang lengkap. Kapal angkasa paling besar yang dimiliki rebel Alliance adalah Home One dengan panjang 1,3 kilometer.

Mari kita bandingkan dengan salah satu kapal angkasa milik Galactic Empire, Executor yang memiliki panjang lebih dari 8 kilometer. Dari ukurannya saja sudah bisa ditebak siapa yang akan menang dalam pertempuran ini, belum membandingkan senjata dan kapabilitas tempur lainnya.

executor dan escort

Padahal Executor hanya satu dari puluhan kapal angkasa raksasa yang dimiliki oleh Galactice Empire. Jadi tidak masuk akal jika Galactic Empire perlu membangun kapal angkasa yang lebih besar lagi misalkan Death Star untuk memberangus Rebel Alliance.

Apalagi dengan strategi gerilya yang biasanya digunakan oleh Rebel Alliace, alih alih membangun angkatan tempur raksasa, Galactic Empire harusnya membunuh beberapa tokoh di Rebel Alliance seperti dijelaskan dalam strategi standar anti insurgen ini.

Salah satu kemungkinan yang paling masuk akal sebagai alasan Galactic Empire membangun angkatan perang raksasa adalah untuk menghadap ancaman invasi dari Yuuzhan Vong.

Dengan kehancuran pasukan tempur milik Galactic Empire pasca pertempuran dengan Rebel Alliance, sangat mungkin bahwa kali ini invasi Yuuzhan Vong akan berhasil. Tentu invasi ini akan menjadi bencana besar bagi penduduk di wilayah Galactic Empire. Apalagi Yuuzhan Vong dikenal sebagai spesies yang sangat suka berperang.

Yuuzhan wong blood

Perang sebelumnya dengan Yuuzhan Vong juga sangat berdarah, tidak kurang dari 700 Trilyun nyawa melayang dalam pertempuran yang berlangsung selama 4 tahun tersebut

Yang jelas, walaupun hidup dibawah tirani Galactic Empire tidak nyaman. Tapi jelas lebih enak daripada habis mampus dibantai oleh makhluk dari galaksi lain kan?

Lanjut ke halaman 2…