Sebelum Kiamat Bulan Tabrak Bumi, Jalan-jalan Dulu di Kota Pertama Majora’s Mask 3D

The-Legend-of-Zelda-Majora5

Melengkapi Nintendo Direct yang digelar November 2014 lalu [baca: Nintendo Konfirmasikan The Legend of Zelda Majora’s Mask 3D], broadcast presentasi online terakhirnya pekan kemarin, dan Nintendo memastikan kapan game The Legend of Zelda terbaru mereka untuk 3DS bakal dirilis. The Legend of Zelda Majora’s Mask 3D bakal dirilis untuk 3DS di Amerika Utara pada 13 Februari 2014. Game ini memang sudah diendus sejak lama oleh para penggemar serial ini, karena memang mereka meminta Nintendo meremake Majora’s Mask, yang pertama kali dirilis untuk Nintendo 64 tahun 2000 lalu.

The-Legend-of-Zelda-Majora7

Menjelang perilisannya, produser serial The Legend of Zelda, Eiji Aonuma terus tampil langsung memberikan presentasi apa saja fitur baru yang mereka terapkan untuk game remastered yang menyeberang dari Nintendo 64 ke handheld 3DS ini, selain bundel edisi terbatasnya yang sudah kami ulas sebelumnya [baca: Bulan Bakal Nabrak Bumi Selama Valentine 2015, Bersamaan Dirilisnya Majora’s Mask 3D]. Kita Kami sudah menyertakan video di bawah melalui artikel sebelumnya, namun kali ini kita ajak kalian melihatnya lebih dekat:

Sebelum Kiamat Bulan Tabrak Bumi, Jalan-jalan Dulu di Kota Pertama Majora’s Mask 3D

Lihat keadaan bumi dalam Majora's Mask 3D, tiga hari sebelum ditabrak bulan...

Abaikan

Save point berbentuk owl...!
Save point berbentuk owl…!

Apa yang menjadi highlight video tersebut, Aonuma mengenalkan pada kita karakter yang akan kita temui di awal permainan selama menjelajahi Clock Town, kemudian juga ada save point berwujud burung hantu, yang mendapatkan revisi desain dalam Majora’s Mask 3D kali ini. Untuk mendukung permainan secara mobile, disediakan Feather Statues, yang memungkinkan Link menyimpan permainan kapan saja. Kami juga melihat Tingle terbang melalui balon (dia juga muncul dalam Hyrule Warriors, baca di sini: DLC Terbaru Hyrule Warriors Bikin Link Makin Tak Terkalahkan).

Gambar kiri: Topeng yang mirip dengan wajah anaknya mayor, entah apa efeknya bagi Link; gambar kanan: Para Bombers, dari mereka kalian bisa dapatkan banyak informasi apa yang terjadi di Clock Town. Mereka memberi Link notebook yang berisi apa saja event yang terjadi di kota.
Gambar kiri: Topeng yang mirip dengan wajah anaknya mayor, entah apa efeknya bagi Link; gambar kanan: Para Bombers, dari mereka kalian bisa dapatkan banyak informasi apa yang terjadi di Clock Town. Mereka memberi Link notebook yang berisi apa saja event yang terjadi di kota.

Di menit 6:30 kalian juga bisa melihat fitur baru, lainnya Case Memo, yang menjadi bagian Bomber’s Notebook, serta mempermudah kalian menambahkan note kapan pun menemukan informasi baru, sekaligus membantu selama menjalankan quest, daripada kalian repot menyediakan kertas dan pena tersendiri untuk mencatat apa yang terjadi di sepanjang permainan. Fitur tersebut disediakan di sana mengingat banyak masukan gamer versi aslinya di Nintendo 64, yang mengaku melewatkan banyak even rahasia yang tersebar di sepanajang permainan, hanya karena tidak sempat mencatat.

Ada trik dengan memutar kembali waktu dan mendapatkan Rupee seperti ini lagi.
Ada trik dengan memutar kembali waktu dan mendapatkan Rupee seperti ini lagi.

Kemudian pada menit ke 14:20, kalian juga bisa melihat bagaimana Link menemukan silver Rupee. Mungkin kalian belum mentetahuinya, ketika menggunakan Ocarina untuk kembali ke masa lalu, maka silver Rupee di posisi yang sama juga muncul kembali, dan menambah uang untuk memainkan mini-game. Seperti yang kembali didemokan oleh Aonuma melalui video di bawah ini, Shooting Gallery.

Sebelum Kiamat Bulan Tabrak Bumi, Jalan-jalan Dulu di Kota Pertama Majora’s Mask 3D

Lihat keadaan bumi dalam Majora's Mask 3D, tiga hari sebelum ditabrak bulan...

Abaikan

Minii-game ini harganya 20 Rupee, dan kalian perlu mengenai target warha merah, serta menghindari yang biru. Pengendaliannya sekalin melalui tombol, juga mendeteksi sensor Gyro handheld kalian.

Screenshot kiri: Seperti inilah Bomber’s Notebook. Kalian bisa menggunakannya untuk memeriksa peta dan menemukan apa saja event yang terjadi, bahkan juga bisa memberitahu kalian kapan event itu terjadi. Screenshot kanan: Kepala para tukang kayu, dikenal sebagai Mutoh, dia sibuk mempersiapkan carnival yang bakal diadakan di Clock Town tiga hari kemudian, tanpa dia sadar bahwa dunia juga bisa hancur tertabrak bulan dalam tiga hari...
Screenshot kiri: Seperti inilah Bomber’s Notebook. Kalian bisa menggunakannya untuk memeriksa peta dan menemukan apa saja event yang terjadi, bahkan juga bisa memberitahu kalian kapan event itu terjadi. Screenshot kanan: Kepala para tukang kayu, dikenal sebagai Mutoh, dia sibuk mempersiapkan carnival yang bakal diadakan di Clock Town tiga hari kemudian, tanpa dia sadar bahwa dunia juga bisa hancur tertabrak bulan dalam tiga hari…

Majora’s Mask 3D ini menjadi game The Legend of Zelda pertama yang menampilkan atmosfer dunia yang lebih aneh dan menakutkan dibandingkan sebelumnya. Mengajukan nuansa gelap, bahkan dunia dikisahkan akan berakhir hanya dalam waktu tiga hari karena bulan yang menghantam dunia. Tugasmu sebagai sang pahlawan legendaris adalah menyelamatkannya dari kehancuran. Remake ini bakal menjaga tingkat tantangan game aslinya, namun dengan penyesuaiaan agar bisa juga dinikmati oleh semua kalangan pemain, bukan sekadar veteran serial Majora’s Mask saja.

Dan yang satu ini, Captain Viscen, yang menentang diadakannya carnival, karena baginya keselamatan penduduk menjadi prioritas nomer satu.
Dan yang satu ini, Captain Viscen, yang menentang diadakannya carnival, karena baginya keselamatan penduduk menjadi prioritas nomer satu.

SHARE
Previous articleGrow Home, Inilah Proyek Kreatif Baru dari Ubisoft!
Next articleIni Benar-benar Gawat, Mr. Satan Menjadi Musuh Dalam Dragon Ball Xenoverse!
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.